Apa itu Bisnis

Apa itu Bisnis?, Berikut Pengertian Bisnis Ringkas dan Mudah

Diposting pada

Kamu ingin memulai bisnis? Cobalah pahami terlebih dahulu pengertian bisnis berikut ini.

Di zaman yang serba modern ini banyak sekali cara untuk menghasilkan rupiah yang menguntungkan. Salah satunya dengan berbisnis. Banyak orang yang memulai melirik bidang ini.

Berbisnis mulai dari sekala kecil yaitu usaha mikro kecil menengah (UMKM) sampai dengan menggunakan modal yang cukup besar.

Banyak orang yang mencoba peruntungan mereka dibidang ini. Apakah kamu mau mencoba membuka bisnismu juga? Tetapi sebelum memulainya, tentunya kamu diharapkan paham terlebih dahulu mengenai pengertian bisnis.

Berikut ini adalah pembahasan singkat mengenai bisnis serta berbagai hal yang bisa menambah wawasan kamu.

Pengertian Bisnis

Secara umum, kegiatan bisnis merupakan kegiatan jual beli yang menghasilkan sejumlah keuntungan bagi pihak produsen.

Dalam ilmu ekonomi, pengertian bisnis ialah suatu kegiatan usaha individu atau kelompok yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan (laba) dan dalam usaha memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sumber: WikiPedia.Org

Kata bisnis berasal dari bahasa Inggris yaitu kata “business” dari kata dasar “busy “ yang berarti “sibuk”. Sehingga memiliki arti, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan/laba dari apa yang telah diusahakan.

Tujuan Bisnis

Ketika kita mulai mendirikan sebuah bisnis, ketahuilah bahwa setiap perusahan mempunyai tujuan yaitu bisnis.

Namun, tujuan umum dari bisnis adalah untuk menghasilkan suatu jenis barang atau jasa untuk mendapatkan laba. Laba dapat anda peroleh dari seberapa besar modal, usaha, dan waktu yang telah kita dihabiskan.

Fungsi Bisnis

Kegiatan bisnis ini memiliki fungsi untuk mengelola suatu bahan baku dari yang awalnya kurang bernilai menjadi sesuatu yang bernilai tinggi. Hal ini menjadikan barang tersebut memiliki nilai ekonomi yang menguntungkan yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat setelah diolah.

Jadi, mulai saat ini lihatlah peluang usaha disekitar lingkungan kita. Siapa tau hal itu dapat kita kelola dan menjadi suatu bisnis yang menjanjikan.

Kenapa Bisnis itu Penting?

Jika kita ingin memulai suatu bisnis, kita harus bisa melihat apa dampak positif dan negatif dari bisnis yang akan kita jalani. Setelah itu tentukan tujuan jangka pendek dan jangka panjangnya. Lantas mengapa bisnis itu penting?

Melalui kegiatan bisnis suatu perusahaan dapat membantu memenuhi kebutuhan dan keinginan dari masyarakat yang beraneka ragam dan majemuk, sehingga konsumen merasa terpuaskan.

Setiap perusahaan yang berkinerja dengan baik dan mampu memberikan layanan yang memuaskan konsumen, maka dipastikan akan memperoleh profit (keuntungan) dan usahanya akan terus berkembang dengan pesat.

Disisi lain, kegiatan bisnis dapat membantu pemerintah untuk menyerap tenaga kerja dari masyarakat sebagai bagian dari sumber daya ekonomi.

Baca juga: Pengertian Sumber Daya Ekonomi

Tenaga kerja ini dibutuhkan dalam berbagai tahapan dalam proses produksi, distribusi, dan pemasaran.

Metode-Metode dalam Bisnis

metode-metode bisnis

Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, seorang pembisnis harus mampu mengelola dan mengombinasikan sumber daya yang dimilikinya dengan beberapa metode dalam berbisnis, yaitu:

1. Money

Uang (money) merupakan modal awal bagi seorang pemula dalam menjalankan bisnis.

2. Men

Manusia (men) berperan sebagai tenaga kerja dalam proses produksi barang dan jasa. Kemudian, mereka juga mempunyai peran penting sebagai pemakai produk (konsumen).

3. Material

Ini berkaitan erat dengan bahan baku yang akan dioleh menjadi bahan barang jadi atau barang siap pakai.

4. Method

Metode (method) yang baik yaitu langkah-langkah yang dalam menjalankan bisnis secara efektif dan efisien.

5. Machine

Mesin (mechine) merupakan faktor pendukung jika kita akan menjalankan bisnis secara besar. Mesin dapat menunjang barang-barang produksi dan menghasilkan kualitas yang bagus.

6. Market

Saat semua barang dan jasa sudah siap, maka yang dibutuhkan adalah strategi dalam menjual. Hal ini dilakukan agar konsumen tertarik dan membelinya.

Macam- Macam Bisnis

Beberapa bisnis yang sering dilakukan dalam berbagai sektor. Berikut macam-macam bisnis yang dapat Anda jadikan referensi :

  1. Produksi bahan mentah
  2. Manufaktur
  3. Konstruksi
  4. Pelayanan jasa
  5. Pertanian
  6. Peternakan dan perkebunan
  7. Perdagangan besar dan kecil
  8. Asuransi
  9. Bisnis berbasis Komunikasi
  10. Bisnis berbasis online

Kegiatan Bisnis

Layaknya sebuah sistem yang terorganisasi dengan baik dan efisien bisnis juga mempunyai kegiatan didalamnya. Berikut beberapa kegiatan dalam bisnis:

Perdagangan

Perdagangan dilakukan antara produsen dengan distributor. Kemudian para distributor menyalurkan ke toko-toko. Lalu selanjutnya sampai ke tangan konsumen.

Pengangkutan

Pengangkutan dapat dilakukan dengan alat-alat transportasi baik melalui jalur darat, air, dan udara. Hal tersebut tergantung dari besar kecilnya produk yang dihasilkan. Tujuannya agar dapat menjangkau daerah-daerah pelosok di Indonesia.

Pengangkutan sendiri sangat mempengaruhi kualitas dari produk barang kita yang nantinya akan sampai ditangan konsumen. Dalam proses ini pengangkutan yang cepat dan aman dapat menjadikan biaya pengiriman (ongkos kirim) menjadi jauh lebih efisien.

Penyimpanan

Sebelum suatu barang sampai ke tangan konsumen umumnya perusahan menyimpan stok barang tersebut di gudang mereka. Biasanya jumlah barang yang disimpan disesuaikan dengan permintaan dari konsumen di pasaran.

Untuk mencegah suatu produk tidak laku terjual, maka disarankan untuk tidak melakukan produksi secara besar-besaran pada awal proses. Ini dapat meminimalisir omset kerugian Anda.

Pembelanjaan

Sebagian besar pebisnis mengelola keuangan mereka dengan menggunakan manajemen yang tepat. Sehingga pada saat mengalami kekurangan modal mereka akan mencarinya melalui investor dan meminjam uang ke bank atau kreditur.

Pemberian Informasi

Promosi merupakan sesuatu yang penting dan harus ada pada suatu bisnis, tujuan utamanya adalah agar konsumen mengenal dan tertarik untuk membeli suatu produk. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya pemberian informasi barang seperti: penjelasan produk, manfaat-manfaat, keunggulan dan sebagainya.

Tanggung Jawab Sosial

Dalam suatu bisnis tidak hanya berkaitan dengan proses produksi dan untung ruginya saja. Sebagai pelaku bisnis mereka harus dapat menyeimbangkan komitmennya terhadap kelompok maupun individu.

A. Tanggung Jawab Sosial terhadap Konsumen

Beberapa contoh tanggung jawab sosial terhadap konsumen yaitu:

  1. Menyediakan produk-produk yang berkualitas
  2. Memenuhi 4 hak dasar konsumen
Hak-Hak Dasar Konsumen
  1. Konsumen memiliki hak atas produk yang aman.
  2. Konsumen memiliki hak untuk mengetahui seluruh aspek yanh berkaitan dengan suatu produk
  3. Konsumen mempunyai hak untuk didengar.
  4. Konsumen mempunyai jak untuk memilih apa yang mereka beli.

B. Tanggung Jawab Sosial Terhadap Karyawan

Beberapa tanggung jawab yang dilakukan kepada karyawan yaitu,

  1. Memberikan kenyamanan saat bekerja di perusahaan
  2. Memberi gaji/upah yang layak atas pekerjaan yang dihasilkan
  3. Memberikan jaminan kerja seperti asuransi kesehatan, cuti, rekreasi dan lain sebagainya.

Selain itu, para karyawan memiliki hak untuk mengetahui keadaan perusahaan dan adanya manajer yang responsif terhadap keluh kesah para pekerja.

C. Tanggung Jawab Sosial Terhadap Investor

Para investor berhak mengetahui kemajuan dan kendala perusahaan yang berkaitan erat dengan pengelolaan dana dan jual beli saham.

Baca juga: Manfaat Mengelola Keuangan Pribadi dengan Investasi

Hal ini dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara perusahaan dan investor diawal perjanjian.

Beberapa Hak Investor
  1. Mengetahui kapan pengembalian dana investasi dan pembagian hasilnya.
  2. Mengetahui resiko bisnis yang disampaikan melalui manager atau penanggung jawab.

D.Tanggung Jawab Sosial Terhadap Lingkungan

Tanggung jawab ini berkaitan dengan menjaga kelestarian lingkungan disekitar kawasan produksi. Misalnya apabila perusahaan mempunyai imbas polusi yang tinggi di sekitar tempat usahanya, maka solusinya adalah dengan meminimalisir tingkat asap maupun limbah yang dihasilkan dari produksi.

Selain itu perusahaan dapat melakukan pencegahan polusi dengan cara melakukan pembatasan jumlah karbon dioksida yang berasal dari cerobong asap akibat proses tahapan produksi barang. Kemudian, jika memiliki limbah cair perusahaan tidak membuang sembarangan disekitar lingkungan masyarakat.

Demikian penjelasan mengenai pengertian bisnis, semoga bermanfaat.

Avatar
Mahasiswi yang sedang berproses dan mencari jati diri

1 komentar.

Comments are closed.