Apa Itu Motivasi ?

Sering kita dengar terkait kata-kata motivasi yang ada di sekitar kita. Banyak juga seorang motivator mulai terkenal diberbagai media. Sebuah motivasi tentunya sangat kita butuh untuk memberikan dorongan semangat dalam diri.

Adanya sebuah motivasi tidak hanya berupa kata-kata, akan tetapi sebuah dorongan yang kuat dari dalam diri. Biasanya akan timbul di saat kita ingin menggapai sesuatu yang kita inginkan.

Disini saya akan menjabarkan terkait apa itu motivasi ? apa saja jenis, teori, dan faktor-faktornya ?.

Apa itu Motivasi ?

motivasi

Secara asal usul suatu kata, motivasi berasal dari bahasa latin yaitu “Movere” yang mengartikan menggerakan.

Selain itu juga, ada yang mengatakan bahwasannya motivasi berasal dari bahasa inggris yaitu “Motivation ” yang bisa kita artikan yaitu sebagai suatu “Dorongan”

Jadi kita bisa simpulkan arti dari motivasi adalah suatu perubahan yang terjadi pada dalam diri seseorang karena adanya sebuah gejala emosi, jiwa, maupun perasaan sehingga terjadilah suatu dorongan untuk melakukan sesuatu hal yang menjadi sebuah kebutuhanatau keinginan yang dicapainya, baik itu positif maupun negatif.

Memang pada umumnya, sebuah motivasi bisa didapatkan oleh faktor eksternal atau orang lain, dan internal atau dari diri sendiri.

Baca juga: Cara Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri

Adanya sebuah motivasi di dalam diri seseorang akan memiliki sebuah tekanan ataupun dorongan untuk melakukan suatu tindakkan tanpa adanya sebuah rasa keterpaksaan.

Pengertian Motivasi Menurut Beberapa Para Ahli

Beberapa para ahli telah mengemukakan terkait definisi motivasi seperti dibawah ini.

1. Weiner

Menurut Weiner terkait definisi motivasi ( yang dikutip Elliot et al. ) yaitu sebuah kondisi internal yang bisa membangkitkan seseorang untuk melakukan suatu tindakan, dapat mendorong seseorang untuk mencapai suatu tujuan tertentu

2. G. R. Terry

G. R. Terry Berargumen bahwa motivasi adalah suatu rasa ingin yang ada didalam diri seseorang yang merangsangnya untuk melakukan suatu tindakan.

3. Robbins and Judge

Menurut Robbins and Judge, motivasi adalah sebuah proses yang menjelaskan arah dan ketekunan seseorang untuk melakukan suatu hal yang dituju.

4. Edwin B. Flippo

Edwin B. Flippo menjelaskan bahwa motivasi adalah suatu bentuk usaha didalam organisasi dalam mengarahkan anggota didalam organisasi itu untuk mencapai Goals atau tujuan akhir dalam pekerjaan tersebut sehingga dapat diraih.

Fungsi dan Tujuan Motivasi

Setelah kita membahas tentang definisi motivasi menurut para ahli, sekarang kita akan membahas fungsi dan tujuan adanya motivasi tersebut.

Maka dari itu di bawah ini akan dijelaskannya fungsi dan tujuannya seperti berikut :

1. Menjadi Pendorong Awal Langkah

Adanya motivasi di dalam diri seseorang untuk menuntun dalam awal langkah hidup. Seperti langkah awal untuk menggapai cita-cita, sebuah prestasi yang akan diraih, maupun yang kamu impikan atau rencanakan kedepannya.

Motivasi inilah yang akan terus mendorong kamu untuk terus optimis dan semangat bergerak melakukan hal-hal positif didalam hidup.

Baca juga: Hanguskan Rasa Pesismis, Wujudkan Jiwa Optimis

Sehingga, apa motivasimu hari ini, itu menentukan hasil akhir yang akan diraih.

2. Menentukan Sebuah Keputusan Dalam Sebuah Tindakan

Disaat kita nyemplung dalam sebuah kehidupan, pasti banyak yang namanya sebuah tindak-tindakan yang akan diambil, baik sebuah tindakan yang beresiko kecil, atau sebuah tindakan yang beresiko besar.

Dari situ sebuah tujuan dan motivasi berperan dalam menentukan sebuah tindakan yang diambil.

Apakah sebuah tindakan yang dipilih sudah tepat ? bagaimana hasil setelah kita lakukan tindakan itu ? itu semua tergantung motivasi yang tertanam di dalam diri kamu.

Oleh karena itu, tentukan motivasi terbaik agar segala keputusan dari sebuah tindakan yang diambil berdampak baik untuk kehidupan.

3. Memfilter Suatu Perbuatan

Dari motivasi, kamu akan bisa menentukan dari setiap perbuatan yang perlu dilakukan atau tidak perlu untuk dilakukan.

Baca juga: Malas?, berikut Cara Ampuh Mengatasi Rasa Malas

Dalam artian, kamu akan mampu menentukan perbuatan yang berbuah hal yang baik kedepannya.

Teori-Teori Motivasi Menurut Para Ahli

Banyak sekali sebuah teori yang membahas terkait dengan motivasi. Dan hamper kebanyakan teori tersebut menyolek hubungan motivasi terhadap sebuah kebutuhan.

Dengan memiliki sebuah tujuan untuk memenuhi satu persatu kebutuhan tersebut, maka secara otomatis motivasi tersebut dapat mewujudkan.

Berikut dibawah ini ada sedikit pembahasan terkait teori-teori motivasi yang ada.

1. Teori Maslow

Teori ini dicetuskan oleh Abraham Maslow, ia adalah seorang psikologi pada tahun 1943. Teori tersebut mengungkapkan bahwa 5 kebutuhan yang dibutuhkan manusia berdasarkan hirarkinya atau kedudukan.

Dimulai dari kebutuhan yang mendasar, mencapai kebutuhan yang tertinggi. Berikut dibawah ini merupakan 5 kebutuhan manusia yang akan di bahas didalamnya.

Kebutuhan Fisiologis

Kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan yang berupa makanan, minuman, pakaian, udara, tempat tinggal, dan lain sebagainya yang bersangkutan dengan kebutuhan untuk bertahan hidup. Sehingga kebutuhan ini termasuk kebutuhan yang paling dasar.

Kebutuhan Keamanan

Suatu kebutuhan terhadap rasa aman, baik rasa aman terhadap kekerasan fisik ataupun kekerasan psikis. Contohnya, seperti lingkungan yang terbebas dari polusi, ataupun rasa aman terhadap kekerasan dan ancaman lainnya.

Kebutuhan Sosial

Kebutuhan ini terkait dalam hal mencintai dan dicintai. Dikarenakan manusia termasuk makhluk sosial, tentunya membutuhkan kehadiran orang lain didalam kehidupannya.

Kebutuhan Penghargaan

kebutuhan ini biasanya aka nada disaat semua kebutuhan telah terpenuhi, maka setiap orang ingin ada rasa diakui dan dihargai oleh orang sekitar.

Kebutuhan Aktualisasi Diri

kebutuhan ini adalah kebutuhan tertinggi. Kebutuhan ini merupakan suatu kebutuhan yang ingin memenuhi ambisi seseorang tersebut.

2. Teori Herzberg

Teori ini sering diketahui atau dikenal sebagai sebuah teori dua faktor atau nama lainnya teori M-H.

Teori ini menjelaskan bagaimana seorang pemimpin dapat mengendalikan beberapa faktor yang bisa menimbulkan kepuasan kerja ataupun tidaknya.

Berdasarkan hasil penelitian, dua kelompok faktor tersebut bisa memperdayakan individu dalam suatu organisasi yaitu sebuah motivasi.

Motivasi disini sebagai salah satu faktor dari sumber kepuasan sebagaimana halnya prestasi, penghargaan, dan tanggung jawab.

3. Teori MC Clelland

Hal terpenting dari teori ini adalah pada kekuatan yang ada dii dalam diri seseorang, yang merupakan sebuah motivasi prestasi.

Menurut MC Clelland, seseorang akan mendapatkan sebuah motivasi, jikalau di dalam dirinya memiliki sebuah kemauan untuk berprestasi. Terdapat 3 kebutuhan yang akan dipaparkan di dalam teori ini.

Kebutuhan Prestasi

Kebutuhan ini akan tercermin dari rasa keinginan untuk mengemban tugas yang bisa dipertanggung jawabkan

Kebutuhan Afiliasi

Kebutuhan ini akan memiliki sebuah perasaan yang dimiliki kelompok tersebut, atau diakui didalam kelompok itu dan akan timbul sebuah rasa dalam bersaing, serta tidak nyaman atas ketidak pastian dan resiko tinggi.

Menurut Mc.Clelland (dalam Munandar, 2006) kebutuhan afiliasi adalah suatu kebutuhan akan kehangatan dan sokongan dalam hubungannya dengan orang lain.

kebutuhan ini mengarahkan tingkah laku seseorang untuk mengadakan hubungan secara akrab dengan orang yang lainnya.

Baca juga: KEBUTUHAN AFILIASI DENGAN INTENSITAS MENGAKSES FACEBOOK PADA REMAJA (Journal)

Kebutuhan Kekuasaan

Kebutuhan ini akan muncul dari dalam diri seseorang yang ada rasa ingin memiliki pengaruh terhadap orang lain.

Nah mungkin itu saja terkait motivasi, semoga pemaparan diatas bisa kamu simpulkan mengenai motivasi sebenarnya.

Dan ingat :

“Motivasi terbesar itu bukan dari orang lain, melainkan motivasi terbesar itu datang dari dalam diri sendiri. Jadilah motivasi terbesar untuk diri sendiri”

Content Writer: Shidiq Al-Fikri

Bagikan Artikel melalui :