Besaran, Satuan, dan Dimensi dalam Pengukuran Fisika + Tabel

Pernahkah kamu mendengar atau menemukan istilah besaran, satuan, dan dimensi?. Pastinya pernah ya, tapi apa sih besaran, satuan, dan dimensi itu?.

Besaran, satuan, dan dimensi sering kita jumpai dimana-mana, khususnya saat belajar ilmu fisika yaitu tentang pengukuran fisika.

Baca: Pengertian Fisika (Tujuan Fisika dan Teori Para Ahli)

Saat kamu memutuskan untuk belajar fisika, maka kamu harus memahami terlebih dahulu apa itu besaran, satuan, dan dimensi. Kenapa harus faham besaran, satuan, dan dimensi?, karena saat belajar ilmu fisika kamu akan sering menjumpai istilah yang berhubungan dengan pengukuran fisika baik besaran, satuan, dan dimensi.

Pada kesempatan kali ini admin pusatilmupengetahuan.com akan membahas tentang besaran, satuan, dan dimensi berikut ini:

Pengertian Besaran

Pada ilmu fisika besaran adalah sesuatu yang bisa diukur serta mempunyai angka atau dapat dinyatakan dengan angka. Untuk dapat dinyatakan sebagai besaran maka harus dapat diukur dengan kegiatan pengukuran.

Pengukuran adalah suatu kegiatan atau aktivtas tertentuk untuk membandingkan suatu besaran dengan satuan untuk dijadikan sebagai patokan sesuai dengan tujuan yang ditentukan.

Saat melakukan sebuah pengukuran maka dibutuhkan ketelitian yang tinggi agar hasil yang didapatkan akurat, hal tersebut karena pengukuran didalam ilmu fisika sangat rentan, dalam artian salah sedikit akan menimbulkan resiko yang berarti.

Pada ilmu fisika besaran dibagi menjadi 2 macam yaitu: besaran pokok dan besaran turunan.

Besaran pokok adalah besaran yang satuannya sudah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak dapat diturunkan dari besaran-besaran lainnya. Besaran pokok yang telah ditetapkan yaitu dalam SI (Sistem Internasional) berjumlah 7 besaran pokok yang yang memiliki satuan dan 2 besaran pokok yang tidak memiliki satuan. Sehingga setiap besaran memilliki satuan yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya.

Karena adanya perbedaan satuan pada besaran maka kita harus mengkonversi satu bentuk satuan dengan bentuk satuan lain untuk dapat menyelesaikan sebuah masalah pengukuran.

Tabel Besaran Pokok

Dibawah Ini tabel besaran pokok:

Tabel Besaran Pokok
Tabel Besaran Pokok

Pengertian Besaran Satuan

Satuan adalah sesuatu yang dapat dijadikan sebagai pembanding dalam pengukuran pada ilmu fisika.

Satuan berkaitan erat dengan besaran, karena besaran sendiri harus memiliki satuan dalam perhitungannya. Berdasarkan satuannya sendiri, besaran terdiri dari besaran pokok dan besaran turunan.

Tabel Besaran Satuan

Dibawah Ini tabel besaran satuan:

Tabel Besaran Satuan
Tabel Besaran Satuan

Sistem Satuan Internasional

Didalam ilmu fisika satuan telah ditetapkan berdasarkan hasil konferensi para ilmuwan fisikawan di Paris, konferensi tersebut menghasilkan adanya kesepakatan satuan yang disebut SI (Satuan Internasional).

Kesepakatan para ilmuan tersebut atau Systeme Internationale Unites (SI) adalah untuk membuat sistem satuan yang berfungsi untuk memudakan penyesuaian tertentu untuk memecahkan persoalan yang dihadapi.

Satuan internasional telah diakui secara internasional, karena sudah dibakukan. Satuan internasional tersebut dibuat dibuat dengan tujuan untuk menghindari kesalahpahaman yang muncul dalam bidang sains (ilmiah)) karena terdapat perbedaan satuan yang digunakan.

Tabel Besaran Satuan

Berikut 7 satuan internasional yang telah di tetapkan:

1. Satuan Standar Panjang (m)

Satuan besaran panjang berdasarkan Systeme Internationale Unites (SI) dinyatakan dalam meter (m).

Awal kemunculan satuan standar panjang ini adalah ketika adanya sistem metrik diperkenalkan, pada saat itu satuan meter diusulkan sebanding dengan sepersepuluh juta kali seperempat dari garis bujur bumi yang melalui kota Paris. Namun pada ilmuan menyangkal teori teori ini karena adanya ketidakpastian dalam perhitungannnya.

Jadi, para ahli menilai bahwa meter standar itu kurang teliti karena mudah berubah. Para ahli lalu menetapkan lagi patokan panjang yang nilainya selalu konstan (tetap).

2. Satuan Standar Massa

Satuan standar untuk massa adalah Kg (kilogram). Pada mulanya satu kilogram standar adalah suatu massa untuk sebuah silinder logam yang terbuat dari platina iridium yang disimpan di Sevres, Prancis.

Silinder platina iridium berdiameter 3,9 cm dan tinggi 3,9 cm. Massa 1 kilogram standar pada suhu 4°C mendekati massa 1 liter air murni.

3. Satuan Standar Waktu

Satuan SI waktu adalah s (sekon). Pada awalnya 1 second/sekon ditetapkan sama dengan 1/86400  rata-rata gerak semu pada matahari yang mengelilingi Bumi. 

Ternyata waktu yang ditetapkan tersebut kurang tepat karena adanya pergeseran, sehingga waktu tersebut tidak dapat digunakan sebagai patokan.

Kemudian pada tahun 1956 ditetapkan kembali bahwa satu sekon adalah waktu yang dibutuhkan oleh atom cesium-133 untuk dapat bergetar yaitu sebanyak 9.192.631.770 kali.

4. Satuan Standar Arus Listrik

Satuan standar arus listrik yaitu A (ampere). A (Satu ampere) adalah satuan listrik yang seringkali di singkat dengan amp. Satuan ini sendiri diambil dari nama salah satu pensum elektromagnetisme yaitu  André-Marie Ampère.

Satu ampere adalah suatu arus listrik yang dapat mengalir dari kutub negatif ke kutub positif, sehingga di antara dua penghantar lurus tersebut dengan panjangnya tak terhingga, dengan penampang yang dapat diabaikan, dan masing-masing ditempatkan pada tempat yang terpisah dengan jarak satu meter dalam vakum dan menghasilkan gaya sebesar 2 × 10-7 newton per meter.

5. Satuan Standar Suhu

Suhu menunjukkan derajat panas pada suatu benda. Satuan standar pada suhu sendiri adalah K (kelvin).

K (Kelvin) adalah satuan suhu mutlak pada termodinamika yang besarnya sama dengan 1/273,16 1 dari suhu titik tripel pada air.

Titik tripel sendiri menyatakan bahwa temperatur dan tekanan saat terdapat keseimbangan yang terjadi antara uap, cair, dan padat pada suatu bahan.

Apabila dibandingkan dengan skala pada termometer Celsius maka titik tripel air adalah  273,16 K dan 611, 2 Pa.

6. Satuan Standar Intensitas Cahaya

Pada SI (satuan internasional) intensitas cahaya mempunyai cd (satuan kandela), yang besarnya sama dengan besar intensitas sebuah sumber cahaya yang dapat memancarkan radiasi monokromatik dengan frekuensi  Hz. CD (candela) mempunyai intensitas pancaran 1/683 watt/steradian pada arah tertentu.

7. Satuan Standar Jumlah Zat

Pada satuan internasional (SI) untuk jumlah zat adalah mol. Satu mol sebanding dengan total jumlah zat yang mengandung partikel elementer yang jumlahnya sama dengan jumlah atom di dalam kg karbon-12.

Partikel elementer adalah suatu unsur fundamental yang dapat membentuk suatu materi di alam semesta. Partikel ini bisa berupa atom, elektron, molekul, dan lain-lain.

Pengertian Dimensi

Dimensi adalah cara suatu besaran tersusun atas besaran-besaran pokoknya.

Pada sistem SI (Satuan Internasional), ada tujuh besaran pokok yang memiliki dimensi, sedangkan dua besaran pokok tambahan lainnya tidak berdimensi.

Cara penulisannya sendiri dapat dinyatakan dengan lambang huruf tertentu yang kemudian diberi tanda kurung persegi.

Tabel Besaran Pokok dan Dimensinya

Berikut ini Tabel Besaran Pokok dan Dimensinya:

Tabel Besaran Pokok dan Dimensinya

Cara untuk mencari dimensi pada suatu besaran lain adalah dengan cara mengerjakan seperti pada perhitungan biasa.

Namun pada perkalian dimensi biasanya ditulis dengan tanda pangkat positif sedangkan untuk pembagian pada dimensi basa ditulis dengan tanda pangkat negatif.

Bagikan Artikel melalui :