Pernahkah kamu berfikir untuk pergi dan kabur meninggalkan rumah ?, banyak sekali alasan kenapa tidak sedikit anak-anak muda ingin kabur dari rumahnya, diantara mereka mempunyai alasan yang cukup baik namun, tidak sedikit pula yang alasannya tidak baik atau bahkan buruk.

Hal terpenting yang harus kamu fikirkan ketika mulai ingin melangkahkan kaki kamu keluar dari rumah untuk kabur (melarikan diri) adalah bahwa kabur dari rumah itu adalah keputusan yang jauh lebih sulit, karena kamu akan menghadapi kehidupan yang tentunya akan berbalik 360 derajat dari kehidupan kamu di rumah. Mungkin biasanya di rumah ketika malam hari tubuh kamu biasa berbaring di atas kasur yang empuk dan nyaman namun, ketika kamu memutuskan untuk pergi dari rumah maka kamu akan berhadapan dengan dinginnya dara malam tanpa alas tanpa selimut, ada banyak MARA bahaya yang bisa datang kapan saja dan dimana saja, dan mungkin kamu akan sering merasakan lapar setiap harinya.

Walaupun seperti itu, mungkin juga memang ada alasan yang wajar kenapa kamu memutuskan untuk kabur dari rumah.

Silahkan kamu baca artikel ini untuk membantu kamu mempertimbangkan konsekuensinya, dan mengetahui bagaimana cara memulainya apabila pada akhirnya nanti kamu benar-benar memutuskan untuk kabur dari rumah.

Mempertimbangkan Baik dan Buruknya

Pikirkan alasan kenapa Kamu ingin Kabur

Sebelum hendak memutuskan melangkahkan kaki keluar dari rumah untuk kabur, sebaiknya kamu memikirkan terlebih dahulu alasan kenapa kamu bisa memutuskan diri untuk kabur dari rumah, apakah kamu punya alasan yang benar-benar logis (masuk akal)  atau mungkin kamu hanya jenuh dan kesel dengan keadaan dan situasi kamu saat ini? banyak banget perbedaan antara kabur dengan alasan yang logis atau baik (misalnya Kamu berada dalam bahaya yang bersifat fisik) dan kabur kerena alasan yang buruk (Kamu bertengkar kecil dengan orang tua Kamu), Sebaiknya kamu fikirkan ulang keputusan kamu itu dan jangan membuat keputusan ketika hati kamu sedang dalam kondisi kurang baik (emosi) karena nantinya justru kamu sendiri yang akan menyesal pada akhirnya.

Pikirkan bagaimana perasaan orang-orang terdekat kamu

Manusia merupakan makhluk sosial. Kita saling bersama semata-mata bukan senantiasa hanya karena kebutuhan tertentu, tetapi juga karena diantara kita pasti pernah merasa gembira ketika kita bersama dengan orang-orang terdekat kita. Coba pikirkan bagaimana perasaan mereka ketika kamu bertindak dengan keputusan Kamu itu. Kamu mungkin banyak berhutang budi dengan mereka, banyak jasa-jasa dan kebaikan mereka yang mungkin sampai detik ini Kamu belum bisa balas. Mungkin Kamu tidak mengetahuinya, tetapi mereka memikirkan pasti sangat khawatir dan memikirkan Kamu.

  • Pikirkan Orang Tua Kamu. Walaupun mungkin kasih sayang dan cinta mereka terlihat namun, pasti orang tua kamu sangat mencintai dan menyayangi kamu lebih dari apapun, salah satu buktinya adalah mereka rela untuk berjuang demi membesarkan mu dengan melakukan apapun demi kamu agar kamu bisa tumbuh besar dan dalam keadaan baik-baik saja, itu bukti bahwa mereka menginginkan masa depan yang baik untuk kamu karena mereka ingin agar anak-anaknya kelak bisa lebih baik dari mereka. Mungkin pertengkaran dan berselisih pendapat keinginan sering terjadi dengan orang tua, akan tetapi hal tersebut tidak akan pernah bisa untuk membuat cinta mereka kepada Kamu berubah.
  • Pikirkan anggota keluarga Kamu lainnya. Adik, kakak, bibi, paman, kakek dan nenek – mereka semua memiliki hubungan yang lebih dalam dengan kamu daripada sekadar teman. Pasti akan sangat mungkin keluarga kamu akan merasa terluka dan bertanggung jawab atas kepergian Kamu, walaupun sebenarnya mereka sama sekali tidak alasan kenapa kamu harus pergi.

Pikirkan teman-teman Kamu. Teman merupakan bagian yang tidak dapat kita pisahkan dari lingkungan sosial kita. Seringkali Mereka tertawa dengan Kamu, menghibur Kamu ketika sedih, dan bahkan kadang-kadang mereka menganggap Kamu sebagai saudara sendiri. Kabur dari rumah bisa membuat mereka merasa sangat kehilangan sosok kamu.

Beberapa Negara menganggap Kabur dari Rumah adalah Tindakan Ilegal

Walaupun ada mayoritas negara di dunia tidak akan menghukum anak di bawah umur (di bawah 18 tahun) karena keputusannya untuk kabur dari rumah, beberapa negara bagian di AS menganggapnya ilegal. Diantaranya : Georgia, Idaho, Nebraska, South Carolina, Texas, Utah, West Virginia, dan Wyoming, kabur dari rumah merupakan pelanggaran hukum negara, yang berarti bahwa tindakan ini adalah melanggar hukum jika Kamu berusia di kurang dari 18 tahun.

Pikirkan Alasan kenapa Kamu Kabur dari Rumah

Mungkin kamu memiliki alasan kenapa kamu memutuskan untuk kabur dari rumah, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memikirkan alasan kenapa kamu harus kabur dari rumah, karena memikirkan alasan tersebut akan membantu kamu menyelesaikan masalah sebelum sesuatu yang buruk terjadi terjadi.

Berikut ini adalah beberapa statistik yang mungkin dapat menjadi pertimbangan Kamu:

  • 47% anak-anak yang kabur dari rumah menjelaskan bahwa mereka memiliki masalah besar dengan salah satu atau kedua orang tuanya. Carilah orang dewasa lain yang bisa memberi Kamu saran tentang cara menyelesaikan masalah dengan orang tua Kamu, Jika kamu tidak menemukannya maka, segera hubungi KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia).
  • Lebih dari 50% anak-anak yang kabur dari rumah mengatakan bahwa orang tua mereka mengusir mereka dari rumah atau sebenarnya mereka mengetahui bahwa Kamu akan kabur dari rumah namun mereka peduli. Jika orang tua mengusir Kamu atau tidak peduli jika Kamu akan kabur dari rumah, segera hubungi atau kunjungi KPAI. Hal ini tidak bermaksud bahwa kamu berkhianat kepada orang tua kamu, karena memang kamu layak mendapatkan perlindungan tersebut, itu merupakan hukum negara dan hak kamu sebagai warga negara indonesia.
  • 80% anak-anak perempuan yang kabur dari rumah dan tidak punya tempat tinggal mengalami kekerasan fisik dan seksual. Jika Kamu merupakan korban kekerasan fisik atau seksual, segera cari orang dewasa yang bisa Kamu percaya (mungkin orang tua Kamu, mungkin juga orang lain) dan segera cari kantor polisi untuk melaporkan hal tersebut.

Buat Daftar Keuntungan dan Kerugian Kamu Kabur dari Rumah

Sering kali, ketika Kamu menuliskan pikiran Kamu di kertas bisa memberi efek yang menenangkan, yang membuat semua alasan atas masalah yang menyebabkan kamu kabur dari rumah menjadi lebih jelas. Berikut ini beberapa keuntungan dan kerugian jika Kamu memutuskan diri untuk kabur dari rumah.

Keuntungan:

  • Kamu Bebas dari penelantaran dan kekerasan baik itu bersifat verbal, fisik atau seksual maupun pelecehan
  • Kesempatan untuk mendapatkan banyak pengalaman dengan berpergian, melihat tempat-tempat baru, dan bertemu orang-orang baru
  • Merasa lebih bebas dan memungkinkan kamu untuk menjadi lebih dewasa, tidak peduli betapa keras kamu menghadapi hidup, kamu akan berjuang dan berusaha untuk bertahan hidup.
  • Membentuk kemandirian, menumbuhkan perasaan dan kebiasaan untuk dapat melakukan semua hal sendiri.

Kerugian:

  • Kamu akan menghabiskan waktu malam diluar baik itu di jalan, di kolong jembatan atau emperan, bahkan di atas mungkin dibawah kolong jembatan.
  • Kemungkinan besar kamu akan merasa depresi, terisolasi dan lemah (32% dari anak-anak yang kabur dari rumah sewaktu-waktu mereka pernah mencoba untuk bunuh diri)
  • Kemungkinan besar kamu akan mendapatkan kekerasan, narkoba, penyakit dan prositusi di jalanan.
  • Merasa kesepian (tidak memiliki siapa-siapa yang bisa diajak bicara, merasa tidak ada orang yang mau peduli dengan Kamu atau semua hal yang kamu lakukan tidak membawa perubahan sama sekali.

Berusaha untuk Redam Emosi Kamu sebelum Kamu membuat Keputusan Besar

Mungkin kita sering membiarkan emosi dalam diri kita mengambil alih keputusan hidup kita dan kita menganggap bahwa hal tersebut adalah masuk akal. Bisa jadi keputusan tersebut baik namun, bisa juga buruk karena emosi kita meyakinkan fikiran kita bahwa ini adalah keputusan yang baik dan masuk akal. Belajar meredakan emosi Kamu dan gunakan waktu Kamu untuk memikirkan pilihan yang mungkin bisa mengubah hidup Kamu, tunggu sekitar satu minggu sebelum kamu memutuskan untuk melakukan sesuatu. Setelah satu minggu, mungkin otak rasional kamu akan memiliki waktu untuk bisa membuat sebuah keputusan besar.

Memulai Langkah

Buat sebuah Rencana

Pikirkan semua yang akan kamu lakukan untuk menghadapi resiko-resiko yang akan terjadi. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu pertimbangkan:

  • Apa yang akan kamu lakukan ketika kamu sakit?
  • Apa yang kamu lakukan ketika kamu ditangkap/diculik?
  • Bagaimana cara kamu mendapatkan makanan?
  • Bagaimana cara kamu membersihkan badan?
  • Bagaimana cara kamu mencegah dan menghindar dari berbagai mara dan bahaya?

Cara kabur dari rumah

Cari tempat tinggal yang Aman bersama orang yang benar-benar Kamu Percaya

Jika kamu memiliki orang-orang yang benar-benar kamu percaya, maka kamu bisa tinggal bersama mereka setidaknya selama beberapa waktu, tapi jika kamu tidak menemukan itu, dimana kamu akan  tinggal?

Bawa benda-benda penting dengan satu tas

Bawalah barang-barang yang sekiranya penting dan jangan terlalu banyak membawa barang, bawa makanan, baju ganti, uang, jaket, pakaian, sikat gigi, pasta gigi, shampo, sabun dan barang-barang lain yang dibutuhkan. Berikut adalah barang-barang tambahan yang bisa kamu pertimbangkan untuk dibawa:

  • Peta (bisa juga menggunakan smartphone)
  • Payung
  • Selimut
  • Pisau Lipat

Tunggu saat yang tepat untuk kabur

Saat kamu memutuskan diri untuk kabur dari rumah pastikan kamu kabur disaat yang tepat yaitu saat kamu mempunyai waktu yang panjang dan dimana orang-orang sekitar kamu tidak menyadari kepergian kamu.

Carilah transportasi yang tepat

Ketika kamu memutuskan untuk kabur dari rumah pastikan kamu tak menggunakan transportasi yang salah, jika kamu ingin pergi ke kota kamu bisa menaiki bus kota atau jika kamu ingin berpergian keluar kota kamu bisa menggunakan transportasi bus antar kota.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.