Pengertian Klorofil (Zat Hijau Daun)

Mungkin kita sering mendengar atau menemukan istilah klorofil saat membaca maupun mempelajari ilmu biologi, pengertian klorofil sendiri adalah bagian terpenting pada tumbuhan, salah satu fungsinya … selengkapnya

Informasi Pendaftaran UTBK TA 2020/2021 lengkap! Ketentuan,Syarat…

Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh…

Pada artikel kali ini saya akan memberikan sedikit informasi penting seputar pendaftarkan UTBK 2020, simak bak-baik ya teman-teman..

Pembukaan

Siapa yang tidak mengenal LTMPT, pastinya seluruh murid SMA khususnya kelas 12 pastinya sudah familiar dengan kata yang satu ini, LTMPT (Lembaga Penyelenggara Tes Masuk Perguruan) merupakan lembaga yang bertujuan untuk menyeleksi para calon mahasiswa maupun mahasiswi yang hendak mendaftarkan diri ke perguruan tinggi negeri, menurut Wikipedia  lembaga ini berada dibawah naungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penerimaan mahasiswa baru PTN (perguruan tinggi negeri) tahun 2020 dilaksanakan dengan menggunakan 3 jalur masuk dimana setiap jalurnya memiliki Kuota yang berbeda-beda, diantara jalur-jalur masuknya adalah:

  • SNMPTN (seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri), dengan kuota minimum sekitar 20% dari seluruh daya tampung setiap PTN
  • SBMPTN (seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri) atau biasa kita sekarang kita kenal dengan UTBK (ujian tulis berbasis komputer), kuota jalur ini relatif cumul banyak yaitu berkisar minimun 40% pada setiap PTN nya
  • Mandiri, ini adalah jalur seleksi yang digelar oleh masing-masing PTN dan ketentuannya berdasarkan masing-masing PTN, kuota pada jalur ini sekitar 30% dari keseluruhan kuota pada PTN.

Pada jalur masuk tersebut jelas mana yang memiliki kuota paling banyak, tapi dibalik banyaknya jumlah kuota berimbang juga dengan banyaknya peminat pada jalur masuk yang satu ini.

Menurut informasi, ketua LTMPT menyebut bahwa ada sebanyak 698.505 siswa yang terdaftar di sbmptn (ubtk) pada gelombang pertama (13 april – 04 mei 2019)

Pada gelombang keduanya (11 Mei – 26 Mei 2019) terdapat sebanyak  597.115 yang telah mendaftarkan diri pada SBMPTN (utbk)

Woww.. banyak sekali ya.. diperkirakan setiap tahunnya akan terus mengalami kenaikan karena setiap tahun pasti ada saja yang gap year (tidak kuliah 1-beberapa tahun setelah lulus) yang kemudian mendaftarkan diri pada SBMPTN ditahun berikutnya, bayangkan jika pendaftar sebanyak itu dan kuotanya terbatas, kemungkinan masuknya pun akan lebih kecil, eitss… nggak juga kok, tergantung semangatt dan perjuangan kita juga, kesempatan akan terbuka lebar bagi siapa saja yang mau berjuang dan berusaha untuk menggapainya.

Apa itu UTBK?

UTBK adalah singkatan dari Ujian Tulis Berbasis komputer, yapss… sesuai dengan namanya, ujian ini full menggunakan sistem komputer terhubung dengan internet yang menghubungkan setiap komputer ke server pusat, sehingga hasil ujian akan akan dengan lebih cepat dan mudah untuk dianalisa.

Adapun materi yang diujikan pada UTBK ini antara lain terbagi menjadi 2 bagian umum, diantaranya : 

  1. TPS (tes potensi skolalistik)
  2. TPA (tes potensi akademik)

| Baca juga: Mengenal Tes Verbal pada UTBK (SBMPTN) | Kumpulan Materi Saintek | Kumpulan Materi Soshum

selengkapnya

Pengertian CERPEN, NOVEL, dan DRAMA

Cerpen

Pengertian

  • Cerpen atau cerita pendek adalah salah satu bentuk prosa yang berupa karangan pendek.
    Kependekan dari cerpen bukan hanya dari bentuknya yang lebih padat dan singkat dibandingkan dengan novel, melainkan juga dari aspek masalah yang dibatasi.
  • Cerpen dibatasi dengan hanya membahas salah satu unsur fiksi dalam aspek yang terkecil.

Ciri-ciri Cerpen

  1. Tema berkisar pada masalah yang relatif sederhana.
  2. Tokoh yang dimunculkan hanya beberapa orang.
  3. Latar yang digambarkan hanya sebentar dan terbatas.
  4. Alur lebih sederhana.

Novel

Pengertian

  • Novel adalah karya fiksi prosa (karangan yang berasal dari khayalan atau rekaan penulis) secara tertulis, biasanya dalam bentuk cerita.
    Novel lebih panjang dan lebih kompleks dibandingkan dengan cerpen dan tidak dibatasi keterbatasan struktural.
  • Isi novel mengisahkan problematika kehi­ dupan seseorang atau beberapa tokoh secara utuh.

Ciri-ciri Novel

  1. Tema lebih rumit karena terdapat gabungan beberapa tema yang dijadikan sebuah cerita utuh.
  2. Tokohnya lebih banyak dengan berbagai macam sifat dan karakter.
  3. Latar digambarkan dalam waktu yang lebih lama dan mencakup wilayah geografi yang lebih luas.
  4. Alur lebih panjang dan kompleks dan terjadi perubahan nasib pada tokoh­tokoh dalam novel.

Unsur Intrinsik Cerpen dan Novel

Tema

Tema adalah pokok masalah atau gagasan ide yang menjadi struktur cerita.

Alur (Plot)

Alur atau plot atau disebut juga dengan jalan cerita adalah rangkaian peristiwa yang membentuk sebuah cerita.

  1. Secara umum tahap alur terdiri atas:
    Pengenalan situasi cerita (exposition).
  2. Pengungkapan peristiwa (complication).
  3. Menuju pada adanya konflik (rising action).
  4. Puncak konflik (turning point).
  5. Penyelesaian (ending).

Konflik merupakan inti dari sebuah alur. Jenis­jenis konflik secara umum, di antaranya:

  1. Pertentangan manusia dengan dirinya sendiri (konflik batin).
  2. Pertentangan manusia dengan sesamanya.
  3. Pertentangan manusia dengan lingkungannya, baik itu lingkungan ekonomi, politik, sosial dan budaya.
  4. Pertentangan manusia dengan Tuhan atau keyakinannya.

Jenis­ jenis alur

1. Berdasarkan kuantitas alurnya

  • Alur tunggal
    Alur yang hanya memiliki satu garis pengembangan cerita.
  • Alur ganda
    Alur yang memiliki beberapa garis pengembangan cerita.

2. Berdasarkan urutan peristiwa

  • Alur maju (progresif)
  • Alur mundur (regresif)
  • Alur maju­mundur/campuran

3. Berdasarkan kualitas kepaduannya

  • Alur erat
    Alur yang hubungan antara peristiwa yang satu dan yang lain begitu erat sehingga bagian­bagian pembentuk peristiwa dalam cerita tidak dapat dilepaskan.
  • Alur renggang
    Alur yang hubungan antara satu peristiwa dengan peristiwa lain terpisah atau terjalin secara renggang.

Latar (Setting)

  • Latar atau setting dalam karya sastra tidak hanya terbatas pada penempatan lokasi­ lokasi tertentu yang bersifat fiksi, tetapi juga berwujud adat istiadat, tata cara, kepercayaan, dan nilai­nilai yang berlaku di tempat yang bersangkutan.
  • Latar meliputi:

1. Latar waktu

Penggambaran waktu kejadian, seperti pagi, siang, malam hari, dan sebagainya.

2. Latar tempat

Penggambaran letak dari suatu kejadian/ cerita.

misal: Indonesia, sekolah, Jakarta, dan sebagainya.

3. Latar budaya/suasana

Penggambaran budaya atau suasana yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa atau cerita dalam cerpen/novel.

Penokohan

Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh­tokoh dalam cerita.

Teknik yang digunakan pengarang untuk menggambarkan tokoh dalam cerita, di antaranya:

1. Teknik analitik
Karakter tokoh diceritakan langsung oleh pengarang.

2. Teknik dramatik
Karakter tokoh dikemukakan melalui:

  • Penggambaran oleh tokoh lain.
  • Penggambaran fisik dan perilaku tokoh.
  • Penggambaran lingkungan kehidupan tokoh.
  • Penggambaran tata kebahasaan tokoh melalui dialog antartokoh.
  • Pengungkapan jalan pikiran tokoh.

Point of View (Sudut Pandang)

Sudut pandang adalah posisi pengarang dalam membawakan cerita.

Posisi Pengarang

1. Teknik analitik
Karakter tokoh diceritakan langsung oleh pengarang.

2. Teknik dramatik
Karakter tokoh dikemukakan melalui:

  • Penggambaran oleh tokoh lain.
  • Penggambaran fisik dan perilaku tokoh.
  • Penggambaran lingkungan kehidupan tokoh.
  • Penggambaran tata kebahasaan tokoh melalui dialog antartokoh.
  • Pengungkapan jalan pikiran tokoh.

1. Orang pertama
Pengarang berperan langsung sebagai tokoh yang terlihat dalam cerita yang bersangkutan. Biasanya menggunakan kata ganti orang pertama, seperti saya, beta, atau aku.

2. Orang ketiga
Pengarang hanya sebagai orang ketiga yang berperan sebagai pengamat atau berada di luar cerita. Biasanya menggunakan kata ganti dia, mereka, atau nama orang.

Amanat

Amanat merupakan pesan yang disampaikan pengarang. Amanat dapat berupa nasihat, harapan, kritik, dan sebagainya.

Gaya Bahasa

Gaya bahasa adalah corak pemakaian bahasa dalam cerita yang berfungsi untuk menciptakan suatu nada atau suasana persuasif serta merumuskan dialog yang mampu memperlihatkan hubungan atau interaksi antara sesama tokoh.

selengkapnya