Conditional Sentence

Conditional Sentence | Pengertian, Perbedaan dan Jenis

Diposting pada

Hello, Fellas! If I know you, I will be your friend.

Pernah lihat kalimat seperti di atas? Yup! Kalimat tersebut adalah conditional sentence.

Apa itu conditional sentenceLet’s check it out! Conditional sentence atau yang akrab disebut if and main clause adalah salah satu materi yang cukup rumit dan juga cukup banyak dalam materi gramatikal bahasa Inggris.

Conditional sentence atau kalimat bersyarat adalah sebuah kalimat yang memiliki 2 klausa, yaitu if clause sebagai klausa syarat atau perandaian dan main clause sebagai klausa utama.

Dimana kedua klausa tersebut saling berkatian untuk menghasilkan suatu makna dalam satu bentuk kalimat sempurna (sentence).

Apa itu If clause dan Main Clause?

Sebagaimana yang sudah kita sebutkan di awal, bahwa di dalam conditional sentence terdapat 2 klausa, yaitu if clause dan main clause. Tapi, apa maksudnya?

  • If clause adalah klausa perandaian, ditandai dengan kata “if” dalam bahasa Inggris yang berarti jika.
    Bisa juga disebut kalimat syarat. Maksudnya adalah kalimat syarat dari kalimat hasil yang ada, kalau kalimat ini ada/terpenuhi, maka kalimat hasilnya pasti ada/terpenuhi.
  • Main clause adalah klausa utama dari kalimat sempurna tersebut yang berarti inti kalimat tercantum di sini.
    Bisa juga disebut kalimat hasil. Maksudnya adalah hasil dari kalimat syarat.

Perbedaan If Clause dan Main Clause

Walaupun keduanya saling terikat dalam pembentukan suatu makna dalam satu kalimat sempurna, tapi terdapat beberapa perbedaan dari keduanya. Dan di antara perbedaannya, yakni :

  1. Maksud yang disampaikan berbeda
    Jika if clause sebagai kalimat perandaian, sedangkan main clause sebagai kalimat utama.
  2. Perbedaan tenses setiap tipe
    Tenses yang digunakan pada if clause dan main clause pasti berbeda (apapun tipenya). Walaupun saling berkaitan jika dalam satu tipe, tapi tenses-nya pasti berbeda antara if clause dan main clause.
    Untuk mempermudah hafalan dalam rumus, sebut saja tenses-nya meningkat.
  3. Penggunaan kata if 
    Jelas sekali perbedaanya bahwa if clause adalah klausa yang meangandung kata if di dalamnya.
    Sedangkan main clause adalah kalimat utama (yang tidak ada kata if di dalamnya).

Jenis-Jenis Conditional Sentence

Conditional sentence ini terbagi ke dalam beberapa jenis atau type, ada 4 type, yakni :

1. Type 0

Adalah sebuah fakta. Presentase kemungkinan kebenarannya adalah 100%.
Rumus : 

If + simple present atau past + (,) +  simple present atau past 

If + subject + verb 1 (s/es) atau verb 2 + complement + (,) + subject + verb 1 (s/es) atau verb 2 + complement

E.g : If I eat chicken, I am always dizzy.

2. Type 1

Adalah sebuah rencana di masa depan, yang mungkin saja terjadi atau mungkin saja tidak, tapi kemungkinan besar adalah terjadi. Maka dari itu, presentase kemungkinan kebenarannya adalah 99%.
Rumus : 

If + simple present + (,) + simple future
If + subject + verb 1 (s/es) + (,) + subject + will + verb 1

E.g : If he comes to me, I will hug him.

3. Type 2

Adalah sebuah perandaian atau khayalan yang  terjadi dari fakta saat ini, akan tetapi belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga: Mengenal Passive dan Active Voice

Kemungkinannya kebenarannya bisa jadi benar, bisa jadi salah. Maka presentase kemungkinan kebenarannya adalah 50%.
Rumus : 

If + simple past + (,) + simple past future
If + subject + verb 2 + complement + (,) + subject + would + verb 1 + complement

Atau

if + past continuous + (,) + past future continuous
if + to be (were) + verb ing + complement + (,) + subject + would + be + verb ing + complement

E.g :  

  • if I had some money, I would buy that bag.
  • if I were not learning, I would be working.

4. Type 3

Adalah sebuah perandaian yang tidak mungkin terjadi dari fakta masa lalu tetapi pernah terjadi sebelumnya. Atau mudahnya, penyesalan. Maka presentasenya kemungkinan kebenarannya adalah tidak ada (karena sudah terjadi).
Rumus : 

If + past perfect + (,) + past future perfect
If + subject + had + verb 3 + complement + (,) +  subject + would + have + verb 3 + complement

Atau

If + past perfect continuous + past future perfect continuous
If + subject + had + been + verb ing + complement + (,) + subject + would + have + been + verb ing + complement

E.g : 

  • if she had not been there, my teacher would not have punished her.
  • If he had not been sleeping, he would have been working.

Note : 

  • Pada umumnya, pola penyusunan conditional sentence adalah if clause + (,) + main clause. Tapi sebenarnya bisa juga disusun menjadi main clause + if clause. Seperti,: if I were u, I would be rich bisa diubah menjadi I would be rich if I were u.
  • Dalam conditional sentence, penggunaan to be dari tenses past adalah were (tidak menggunakan was, sekalipun pada subject tunggal). Seperti contoh di atas.
  • Dalam type 2 dan type 3 syarat dan hasil tidak selalu menggunakan tipe yang sama, kadang juga menggunakan tipe yang berbeda
  • Dalam type 2 dan type 3 kadang kala kata ”if” tidak ditulis. Sehingga menyebabkan pertukaran posisi antara subject dan auxiliaries. Biasanya, pad if clause dengan kata kerja bentuk “were, had, dan should.” Seperti, were I you, I would slap that man. Kata if sebelum were dihilangkan, kemudian posisi dan were ditukar.

Tabel Rumus 

Type If clause (syarat)Main clause (hasil)
Type 0Simple present atau pastSimple present atau past
Subject + verb 1 (s/es) atau verb 2 + complementSubject + verb 1 (s/es) atau verb 2 + complement 
Type 1Simple present Simple future 
Subject + verb 1 (s/es)Subject + will + verb 1
Type 2Simple pastSimple past future
Subject + verb 2 + complementSubject + would + verb 1 + complement
Type 3Past perfectPast future perfect
Subject + had + verb 3 + complementSubject + would + have + verb 3 + complement

Note type 2 dan type 3 mempunyai opsi lain (lihat perinciannya di atas).

Gimana sekarang? Sudah paham kan tentang conditional sentence? Semoga artikel ini membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kalian.

Well, it’s over here. Keep reading and keep learning! See you on the next post! Cherrio.

“Language is the bridge of the world.” 
-unkown.