Diet Sehat dengan Defisit Kalori

Diposting pada

Diet sehat adalah salah satu upaya terbaik untuk membentuk tubuh ideal yang pastinya menjadi idaman banyak orang, terutama para wanita. Diet juga selalu berkaitan dengan upaya untuk memangkas berat badan.

Tak jarang pula kata diet tersematkan kepada orang orang yang berlebihan berat badannya, atau bahkan untuk para penderita obesitas.

Nah tahukah kamu? Diet tidak hanya soal menurunkan berat badan, mengecilkan diameter perut, atau menekan porsi makan bagi orang orang yang menjalaninya.

Diet berasal dari bahasa Yunani Kuno yang berarti ‘cara hidup’ atau secara istilahnya, Diet adalah cara seseorang mengatur pola hidupnya. Yang salah satunya adalah pola makan yang menjadi kebiasaan hidup.

Seiring berjalannya waktu, manusia mengubah definisi diet tersebut sebagai cara atau metode untuk menekan porsi makanan untuk mencapai tujuan tertentu.

Maka dari itulah sekarang kita mengenal istilah diet dengan artian mengurangi porsi makan dan memilah milih makanan serta menghitung semua kalori yang masuk kedalam tubuh kita agar tubuh kita sesuai dengan yang kita inginkan. Atau juga kita bisa mengartikannya sebagai rencana penyesuaian pola makan.

Apakah Diet Sehat Hanya untuk Orang Gemuk dan Obesitas Saja?

Apakah Diet Sehat Hanya untuk Orang Gemuk dan Obesitas Saja?

Tentu saja tidak. Semua orang bisa menerapkan diet bahkan tanpa batasan umur sekalipun, kurus atau gemuk, sehat maupun sakit, kenapa bisa begitu? Ya karena diet merupakan sebuah pola makan yang menjadi gaya hidup.

Misalnya orang kurus yang ingin berisi bisa menerapkan diet pada pola makannya. ia bisa saja mengkonsumsi banyak makanan yang berlemak atau dengan kadar gula yang tinggi untuk menimbun lemak dalam tubuh agar terlihat berisi.

Namun hal tersebut tidaklah benar, karena untuk membuat tubuh berisi juga bisa dengan diet sehat dan tentunya lebih aman bagi tubuh. Jika ingin menaikkan berat badan, maka kita hagur memulai dengan cara yang sehat.

Jangan sampai kita makan makanan berlemak tinggi seperti eskrim, burger, soda, demi menaikkan timbangan. Saran yang benar adalah dengan makan setiap 3-4 jam sekali. Tentunya dengan makanan bergizi tinggi, dan olahraga yang cukup.

Baca Juga: Mau Diet? Yuk Baca Tips Diet Kenyang Ala Dewi Hughes

Begitu juga dengan orang sakit maag yang ingin diet, apakah bisa? Tentu saja bisa, karena diet adalah cara seseorang untuk mengatur pola makannya agar membentuk tubuh sehat dan ideal menurutnya.

Bagi orang orang sakit maag yang ingin diet bisa dengan mengkonsumsi kalsium berupa susu, yogurt, dan keju berlemak rendah.

Untuk vitaminnya bisa mengkonsumsi buah apel melon, pisang, sedangkan untuk sayurannya bisa mengkonsumsi wortel, bayam, dan zucchini. Jadi kesimpulannya diet bisa dilakukan oleh siapa saja.

Nah sekarang bagaimana diet sehat untuk orang yang gemuk? Apa saja yang harus mereka lakukan untuk kurus? Dalam dunia perdietan ada istilah diet defisit kalori. Yakni diet sehat yang ampuh untuk memangkas berat badan tanpa perlu bersusah payah untuk bolak balik ke gym atau merogoh kocek lebih dalam demi membeli obat dan suplemen pelangsing badan.

Terkadang diet dengan terlalu menekan porsi, dan rela kelaparan, membuat para pendiet kehilangan konsistensi dalam menjalaninya. Maka defisit kalori menjadisolusi pola diet yang menyiksa tadi.

Apa Itu Diet Defisit Kalori?

Defisit Kalori

Diet jenis ini merupakan jenis diet untuk orang gemuk yang paling mudah untuk dilakukan. Karena defisit kalori adalah dengan mengurangi asupan kalori yang masuk kedalam tubuh kita. sama saja dengan kalori yang masuk lebih sedikit daripada kalori yang keluar.

Bagaimana defisit kalori bekerja ampuh memangkas berat badan? Defisit kalori terjadi ketika orang tersebut makan siang dengan porsi yang lebih sedikit. Bila tubuh tidak mendapatkan kebutuhan kalori yang cukup untuk melakukan semua fungsi, kondisi itulah yang disebut defisit kalori.

Ketika tubuh mengalami defisit kalori maka, tubuh akan mencari sumber lain, dan menjadikannya sebagai energi atau bahan bakar. Sumber lain tersebut adalah lemak ekstra yang telah tertimbun demikian lamanya di paha, perut, pinggul, dan lainnya.

Maka ketika tubuh melakukan pembakaran kalori pada lemak ditubuh, pada saat itulah berat badan akan menurun.

Langkah Awal Diet Sehat dengan Defisit Kalori

Perlu kita ketahui kalori dapat kita peroleh dari makanan yang mengandung nutrisi seperti karbohidrat, lemak, protein dan lain lain. Kebutuhan kalori setiap oarang pasti berbeda, tergantung jenis kelamin, umur, tinggi, berat badan, dan lainnya.

Maka dari itu mengetahui jumlah kebutuhan kalori pada diri sendiri adalah sebuah keharusan untuk langkah awal memulai diet Kelebihan kalori dapat menyebabkan obesitas dan berbagai penyakit lainnya.

Begitupun sebaliknya jika seseoranng kekurangan kalori maka orang tersebut akan kekurangan berat badan, kekurangan energi, dan tubuh menjadi lemah.

Maka perlu untuk melakukan penakaran kalori yang kita butuhkan, lalu mencoba menguranginya dengan berhenti makan makanan mengandung lemak yang tinggi.

Misalnya kebutuhan kalori si A adalah 1800 kalori perhari, maka A setidaknya harus mengurangi 300-500 dari kebutuhan kalorinya. Bagaimana? Mudah bukan? Lantas apa saja yang harus diperhatikan demi terjadinya defisit kalori?

Hal-Hal yang Perlu Kita Lakukan Jika Ingin Defisit Kalori

Hal-Hal yang Perlu Kita Lakukan Jika Ingin Defisit Kalori

Ada banyak cara untuk melakukan defisit kalori, antara lain:

1. Lakukan Aktivitas Fisik

Melakukan aktivitas fisik yang berat dapat mempermudah tubuh untuk membakar kalori. Cara tersebut juga membantu defisit kalori pada tubuh anda.

Contohnya, jika biasanya dengan defisit kalori saja anda harus membakar 500-600 kalori. Maka dengan berolah raga, anda bisa menekan kalori dalam makanan anda hanya sekitar 250-300 kalori saja.

Salah satu aktivitas fisik adalah dengan jalan cepat selama satu jam, yakni mampumembakar sekitar 250 kalori dalam tubuh.

2. Kurangi Asupan Karbohidrat

Karbohidrat merupakan jenis makanan yang memiliki banyak kandungan kalori. Tentunya dengan mengonsumsi karbohidrat mudah untuk menaikkan berat badan kita.

Ada baiknya kita mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti ubi jalar, kentang, atau bisa juga dengan oatmeal, dan quinoa.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Sebagaimana kita tahu, bahwa mengonsumsi air dapat menetralisir minyak berlebih, dan racun pada diri kita. Makadari itu meminum air putih satu sampai satu setengah liter sehari dapat membantu mengurangi kalori pada tubuh kita.

4. Jangan Meminum Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi.

Kita bisa memangkas kalori dalam tubuh kita dengan tidak lagi mengonsumsi minuman yang mengandung kalori tinggi. Seperti teh botol, minuman bersoda, dan kopi instant, Mengonsumsi minuman dengan tambahan gula seperti soda, jus kaleng, dan susu cokelat, atau minuman kemasan lainnya berpotensi membuat diet gagal. Sebuah riset menyebutkan, mengonsumsi minuman manis meningkatkan risiko obesitas.

5. Batasi Makanan Olahan Tinggi

Makanan instan memang menggiurkan, namun bisa berbahaya bagi kesehatan dan merusak tatanan pola diet yang telah kita atur. Pertama karena makanan olahan tersebut biasanya mengandung gula yang tinggi. Seperti yang kita tahu, bahwa gula mampu menambah kalori dengan cepat. Selain itu juga bisa meningkatkan risiko obesitas. Maka dari itulah kita harus menghindari makanan olahan tinggi.

Demikian tips, dan pengetahuan tentang diet sehat yang bermanfaat bagi kalian yang ingin memangkas berat badannya dengan cara yang benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.