Embun – Pengertian, Beku dan Proses Terjadinya

Diantara kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah embun. Pada kesempatan ini kita akan bahas mengenai pengertian embun, embun beku, dan proses terjadinya embun.

Pengertian Embun

gambar embun, pengertian embun
Gambar Embun

Embun adalah uap air yang mengalami suatu proses yang disebut pengembunan, yakni berubahnya zat berupa gas menjadi cairan. Biasanya embun dapat kita temukan pada sela-sela kaca, jendela, atau dibalik daun pada pagi hari.

Berdasarkan KBBI (Kamus Bahasa Indonesia), embun dapat diartikan sebagai kumpulan titik air yang turun atau jatuh dari udara pada waktu malam.

Pada umumnya, embun merupakan kumpulan titik air yang biasanya menempel pada daun atau rumput dan biasa ditemukan di pagi hari, tepatnya sebelum sinar matahari mengenai daun tersebut.

Embun terjadi karena uap air mengalami proses pengembunan atau biasa disebut juga dengan kondensasi.

Baca juga: Pengertian Kondensasi

Embun Beku

Embun beku adalah suatu pola Kristal es yang terbentuk dari adanya uap air yang berada diatas rumput, daun atau berbagai benda lain yang berada dekat permukaan tanah.

Terbentuknya embun beku adalah pada waktu malam hari atau pada saat cuaca sedang cerah dan suhu berada dibawah nol derajat celcius. Selain itu embun beku juga dapat ditemukan pada suhu dibawah titik beku air.

Embun beku terbentuk dengan diawali turunnnya suhu udara pada waktu malam, dimana suhu tersebut mengalami penurunan besar yang cukup drastic dibandingkan dengan malam berawan.

Proses terjadinya embun beku adalah pada saat malam cerah tidak berawan dan tidak ada pantulan kembali panas ke permukaan bumi. Sehingga pada proses pendinginan, uap air yang ada di udara kemudian mengembun dan membentuk titik-titik embun. Titik embun yang terbentuk tersebut yang akan menempel pada berbagai benda yang ada diatas permukaan bumi.

Selanjutnya, titik-titik embun tersebut akan mengalami pembekuan saat suhu udaranya turun mencapai dibawah nol derajat celcius. Sehingga beberapa saat kemudian, embun tersebut menjadi Kristal beku. Akibat proses penggumpalan pada area sekitar titik embun dan pengumpulan uap air yang ada diatas Kristal.

Proses pembekuan kristal beku menghasilkan dua bentuk Kristal yang terbentuk, yaitu kristal piring (kristal berbentuk piringan) dan kristal pilar.

Kristal piring yang terbentuk tersebut hampir mirip seperti Kristal salju, sedangkan Kristal pilar merupakan tiang es kosong yang berbentuk segi enam.

Baik embun beku atau embun biasa dapat dengan mudah menguap pada saat sinar dari matahari mulai hangat terasa. Selain itu, suhu udara yang hangat bisa menahan lebih banyak air sehingga embun akan dengan mudah menguap ke udara.

Proses Terjadinya Embun

Apabila kita perhatikan permukaan daun pada saat berjalan di kebun atau halaman rumah, kita akan menemukan bahwa ada semacam titik air yang menempel pada daun tersebut.

Nah, yang jadi pertanyaannya… bagaimana sekumpulan titik air tersebut dapat menempel pada rumput atau dedaunan?, padahal kita sama-sama tahu bahwa dimalam harinya tidak turun hujan.

KEtahuilah, bahwa yang menempel pada dauun atau rerumputan itu adalah yang disebut dengan embun.

Embun dapat terbentuk karena adanya kelembapan udara yang cukup tinggi pada malam hari saat cuaca cerah. Sehingga udara yang ada dekat permukaan tanah pada malam hari menjadi jauh lebih dingin.

Prose dinginnya udara pada permukaan tanah tersebut menyebabkan permukaan tanah kehilangan panas akibat proses radiasi termal.

Radiasi termal adalah suatu pancaran energi panas yang ada pada suatu benda karena adanya pengaruh dari intensitas udara atau suhu. Sehingga berbagai benda yang ada dekat dengan permukaan tanah menjadi jauh lebih dingin.

Tidak hanya itu, suhu udara disekitar tanah juga akan menjadi berkurang dan tidak dapat menahan uap air dari udara hangat.

Apabila suhu pada udara melebihi titik embun, maka sebagian dari uap aiar tersebut membuat uap air mengembun diatas benda yang dekat dengan tanah. Sehingga tetesan embun atau titik air tersebut menempel pada daun atau rumput karena posisi daun dan rumput yang dekat dengan permukaan tanah.

Kita dapat menjumpai embun yang mengkristal menjadi es pada daerah yang mempunyai suhu minus dibawah nol derajat celcius. Embun Kristal yang beku tersebut disebut dengan embun beku atau embun putih.

Seperti yang sudah kita bahas diatas, embun beku merupakan bagian dari pola Kristal es yang terbentuk dari adanya uap air yang berada dekat dengan permukaan tanah.

Embun beku tersebut terbentuk pada malam hari saat suhu udara dibawah nol derajat celcius dan cuaca nampak cerah. Proses pembentukan embun beku dimulai dari suhu udara yang menurun dimalam hari, sehingga suhu menjadi jauh lebih dingin dibandingkan pada saat malam berawan.

Demikian penjelasan mengenai pengertian embun, embun beku dan proses terjadinya embun. Semoga dapat bermanfaat.

Bagikan Artikel melalui :