Kepribadian Extrovert (Pengertian, Ciri-Ciri dan Mitos)

Mungkin Kita tidak asing lagi ketika mendengar istilah extrovert. Kita juga pastinya sering melihat istilah itu bertebaran dimana-mana sehingga muncul pertanyaan dalam benak kita ‘Apa Sih Kepribadian Extrovert itu?’ atau ‘Apa Aku adalah seorang Introvert?’. Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut ada baik kita kita untuk memahami terlebih dahulu pengertian extrovert, ciri-ciri extrovert dan berbagai hal lainnya.

Extrovet sendiri merupakan satu dari 3 jenis kepribadian manusia secara umum dan paling populer di masyarakat kita. Kepribadian lainnya yaitu introvert dan ambivert.

Baca: Introvert, Extrovert, dan Ambivert (Pengertian, Ciri, dll)

Apakah kamu pernah memiliki sahabat atau teman yang sangat aktif sekali?, mudah berkomunikasi dengan orang lain, terbuka, dan pandai bersosialisasi?. Atau mungkin itu adalah Kamu sendiri?, tahukah kamu itu adalah sebagian kecil ciri-ciri kepribadian Extrovert lohh.. Yuk kita belajar apa itu Introvert..

Pengertian Extrovert

Extrovert adalah suatu kepribadian yang dimiliki oleh seseorang dimana orang tersebut memiliki orientasi yang mendalam terhadap dunia luar.

Seseorang yang memiliki jenis kepribadian extrovert ini terkenal jauh lebih meyukai melakukan berbagai hal bersama-sama atau berkelompok. biasanya si Extrovert lebih menyukai aktivitas diluar rumah, hal tersebut dikarenakan si Extrovert biasanya tergolong orang-orang yang aktif.

Seorang Extrovert cenderung lebih bersemangat saat beraktivitas di lingkungan yang interaktif. Sehingga si extrovert biasanya adalah orang yang mampu berkerjasama dengan baik didalam sebuah organisasi maupun kelompok tertentu.

Ciri-Ciri Extrovert

Orang yang memiliki jenis kepribadian yang satu ini dapat dilihat dari berbagai ciri-ciri yang mencerminkan bahwa ia adalah seorang extrovert. Berikut beberapa ciri-ciri kepribadian extrovet:

1. Senang Bersosialisasi

Ciri-ciri yang pertama si extrovert adalah senang bersosialisasi hal tersebut dikarenakan si extrovert cenderung senang saat berinteraksi dengan orang lain, sehingga si extrovert dapat dengan mudah bersosialisasi didalam lingkungan yang interaktif.

Biasanya si Extroert lebih mudah untuk berkerjasama dalam tim atau sebuah organisasi maupun kelompok.

2. Mudah Bergaul

Extrovert memiliki kemampuan beradaptasi dengan mudah pada lingkungan baru, hal tersebut yang menjadikan si extrovert dapat dengan mudah bergaul dan memiliki banyak teman.

3. Optimis dan Positif Thingking

Biasanya si Extrovert adalah orang yang memiliki optimis yang tinggi terhadap sesuatu hal, sehingga tidak heran jika si extrovert ini sangat aktif terutama saat memiliki satu impian dan tujuan tertentu ia akan bersemangat Karena adanya optimisme yang tinggi didalam dirinya.

Disamping adanya optimisme yang tinggi si Extrovert ia juga memiliki kemampuan positif thingking yang bisa dibilang cukup baik. Sehingga ketika si Extrovet melakukan sesuatu hal dan yakin akan hal tersebut ia akan berjuang sekeras mungkin untuk mendapatkannya itu disebabkan adanya positif thingking yang tinggi dalam dirinya.

Sifat optimis dan positif thingking si Extrovert membuat ia tidak takut dalam mengambil sebuah keputusan, bahkan untuk keputusan yang dirasa beresiko pun si extrovert tidak merasa khawatir.

4. Nyaman dalam Keramaian

Berbeda dengan jenis kepribadian introvert yang tidak menyukai keramaian, si extrovert justru sebaliknya ia jauh lebih nyaman dengan lingkungan interaktif dimana ada banyak orang didalamnya.

Baca: Kepribadian Introvert (Pengertian, Sejarah, Ciri dll)

Karena rasa nyamannya dalam keramaian biasanya si extrovert merasa jauh lebih berkembang ketika berada didalam sebuah kelompok, sehingga si extrovert lah yang biasanya menjadi seorang pemimpin dalam sebuah organisasi maupun kelompok tertentu.

5. Terbuka Dengan Orang Lain

Si Extrovert memiliki keterbukaan yang tinggi dengan orang lain, sehingga extrovert akan dengan senang hati membagikan gagasan pemikiran, maupun perasaannya dengan orang lain. Sehingga biasanya si extrovert terkenal blak-blakan dengan orang lain.

6. Mendiskusikan Masalah

Ketika ada sebuah masalah yang dihadapi oleh si extrovert, ia akan lebih sering melakukan diskusi dengan orang sekitarnya dan meminta saran terbaik dari orang lain untuk menyelesaikan masalahnya.

7. Senang Berbicara

Seorang extrovert merasa jauh lebih senang ketika berbicara dengan orang lain. Biasanya si extrovert yang terlebih dahulu memulai pembicaraan dengan orang-orang sekitarnya. Berbeda dengan introvert yang berifikir sebelum bicara sebaliknya biasanya si extrovert berbicara dahulu sebelum berfikir.

8. Extrovert Sigap dan Tegas

Si Extrovert biasanya terkesan orang yang sigap dan tegas dalam bertindak maupun membuat suatu keputusan. Sehingga Biasanya si extrovert tidak jarang yang menjadi seorang leader (pemimpin) dalam suatu organisasi maupun kelompok.

Beberapa Mitos Terkait Introvert

Seorang extrovert sering mendapat penilaian yang salah dari masyarakat bahkan tidak sedikit mitos yang bermunculan tentang seorang extrovert, berikut beberapa mitos terkait kepribadian extrovert:

1. Extrovert Selalu Bahagia

Ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa si extrovert jauh lebih bahagia dari introvert. Pada kenyataannya hal tersebut hanyalah mitos belaka. Pada dasarnya kebahagian seseorang adalah sesuatu yang relatif, yaitu masing-masing orang punya cara tersendiri untuk bisa bahagia.

Ibarat warna kesukaan seseorang tentunya berbeda-beda antara satu dengan lainnya tanpa melihat apakah ia si introvert maupun extrovert, masing-masing memiliki cara bahagianya sendiri.

2. Extrovert Bukan Pendengar Baik

Nahh ini juga pernyataan yang tidak benar, bahkan bisa dibilang mitos. Jika sebelumnya kita membahas bahwa introvert lebih menyukai ‘me time’ (waktu sendiri) berbeda halnya dengan si extrovert yang waktu sendirinya jauh lebih sedikit dibanding introvert.

3. Extrovert Tidak Pernah Sedih

Lohh lohh… ini juga nih pernyataan yang salah, lebih tepatnya hanya mitos belaka. Pada dasarnya kesedihan itu sifatnya relatif antara satu orang dengan orang lainnya tentunya berbeda-beda, hal tersebut bisa dipengaruhi oleh masalah yang ada didalam hidup masing-masing individu sehingga kita tidak bisa memukul rata pernyataan tersebut.

Kita tahu bahwa setiap orang punya masalahnya masing-masing dan pastinya hal tersebut dapat berdampak pada tingkat kesedihan seseorang. Jadi yang beranggapan si extrovert itu tidak pernah sedih itu salah total ya teman-teman..

4. Extrovert Orang Yang Egois

Tidak sedikit yang bilang bahwa extovert adalah orang yang egois dikarenakan si extrovert cenderung hanya ingin menjadi pendengar dan terkesan tidak perduli dengan orang lain. Pada kenyataannya itu adalah pernyataan yang salah, karena dengan sifat keterbukaan si extrovert sehingga ia lebih menyukai pertanyaan atau curhatan yang terbuka yang diajukan kepada dirinya.

Orang Extrovert bisa menjadi orang yang sangat perduli dengan lingkungannya akan tetapi mungkin dengan cara yang berbeda dari introvert. Sehingga biasanya si introvert akan memberikan sebuah lelucon kepada orang lain saat sedang bersedih.

Klik tombol dibawah untuk print Artikel

Bagikan Artikel melalui :