Gymnospermae (Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dll)

Gymnospermae – istilah yang tidak asing lagi di telinga kita, dimana istilah tersebut seringkali kita temukan baik didalam buku pelajaran sekolah maupun saat belajar pelajaran biologi khususnya tentang tumbuhan, berikut penjelasan selengkapnya:

Gymnospermae adalah salah satu kelompok tumbuhan yang memiliki biji terbuka dan tidak terlindung oleh ovarium (bakal buah).

Istilah Gymnospermae diambil dari bahasa Yunani yaitu “Gymnos” berarti telanjang/terbuka, dan “sperma” (biji), sehingga dapat diartikan bahwa Gymnospermae adalah tumbuhan yang memiliki biji terbuka.

Pada beberapa spesies tumbuhan Gymnospermae memiliki kemampuan untuk dapat menggugurkan daunnya, saat musim panas agar dapat bertahan hidup dari kekeringan.

Tumbuhan berbunga salah satunya pada Angiospermae bakal biji selalu terlindungi secara penuh oleh ovarium (bakal buah) sehingga tidak terlihat dari luar sedangkan pada Gymnospermae biji dapat langsung terlihat dari luar karena diantara daun-daun penyusun strobilus (runjung). 

Gymnospermae dan Angiospermae digolongkan kedalam tumbuhan spermatopyta karena keduanya sama-sama memiliki biji dan saat ini jumlahnya cukup banyak yaitu sekitar 1057 spesies gymnospermae yang tersebar di penjuru dunia sehingga kita dapat dengan mudah menemukan tanaman dengan jenis gymnospermae ini.

BacaAngiospermae (Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh dll)

Ciri-Ciri Gymnospermae

Gymnospermae memiliki beberapa ciri yang dapat membedakannya dengan jenis tanaman yang lainnya termasuk Angiospermae, berikut uraiannya:

  • Habitatnya hidup di Semakin-semak, perdu, maupun pohon
  • Mempunyai akar tunggang
  • Bakal bijinya tumbuh pada daun buah (Megasporofil)
  • Daunnya berbentuk pipih, lebar/lancip
  • Terjadi penebalan skunder pada batang Gymnospermae
  • Struktur dan fungsi jaringan pada daunnya terdapat Epidermis yang melindunginya
  • Ditemukan mesofil pada struktur dan fungsi jaringan daunnya
  • Bereproduksi secara seksual
  • Sprofilnya terpisah dan membentuk strobilus jantan dan strobilus betina
  • Memiliki 2 alat reproduksi yang berbeda-beda dalam 1 individu.

Klasifikasi Gymnospermae

Gymnospermae secara klasifikasi taksonomi digolongkan dalam kingdom plantae (tumbuhan) yang kemudian dibedakan menjadi 2 yaitu Angiospermae (tumbuhan biji tertutup) dan Gymnospermae (tumbuhan biji terbuka).

Gymnospermae sendiri terbagi menjadi beberapa kelas yaitu:

Cycadidae

gambar Cycadidae
Gambar Cycadidae

Cycadidae adalah salah satu bagian klasfikasi dari Gymnospermae yang memiliki kenampakan hampir serupa dengan tumbuhan palem. Yang membedakannya hanya pada alat reproduksinya dimana alat reproduksi Cycadidae berbentuk strobilus dan berbiji terbuka.

Cycadidae dapat dengan mudah kita temukan di daerah amerika selatan, jepang bagian selatan, australia, china bagian barat, madagaskar dan india.

Cycadidae mengalami pertumbuhan yang lambat pada pohon atau semak karena mengugurkan daunnya.

Konifer

Konifer pada gymnospermae adalah tumbuhan yang mempunyai alat reproduksi yang terpisah antara jantan dan betina.Tumbuhan ini sering disebut sebagai pohon jarum karena memiliki daun yang berjarum.

Contoh Konifer pada gymnospermae adalah Pinus (Pinus sp) dan Damar (Agathis alba).

Konifer mampu tumbuh dalam dan berkambang pada kondisi iklim tropis yatu di daerah dengan ketinggian yang cukup tinggi atau pada daerah yang memiliki suhu dingin dan beriklim sedang

Ginkodidae

Pertumbuhan pohon pada Ginkodidae mampu mencapai kurang lebh 40 m, kulit batang pohon memiliki warna abu-abu terang atau cokelat kelabu. Sedangkan buahnya berbentuk daging dan menggantung. Contoh spesies jenis ginkodidae adalah Ginkgo biloba.

Gnetidae

Gnetidae banyak dijumpai dalam bentuk semak atau pohon yang memiliki ukula relatif kecil, termasuk yang tidak mempunyai stipule. Gnetidae dapat berbunga dengan 4-12 helai setiap ketiak cabang untuk betinanya, biji dari gnetidae menjuntai dan bisa tumbuh di asia, bagian utara amerika dan afrika .

Reproduksi Gymnospermae

Berikut adalah reproduksi Gymnospermae:

reproduksi gymnospermae
Reproduksi Gymnospermae

Gymnospermae mempunyai sistem reproduksi yang berbeda untuk masing-masing individunya karena dalam 2 jenis alat reproduksinya saling terpisah. Pada strobilus jenis jantan, akan berkembang mikrosporangium sedangkan trobilus betina akan berkembang menjadi megasporangium.

Contoh dan Manfaat Gymnospermae

Kami telah menyebutkan beberapa contoh Gymnospermae, berikut rangkumannya:

  • Pinus dan cemara, pada umumnya digunakan sebagai bahan bangunan untuk membuat rumah maupun berbagai jenis bangunan serta furnitur lainnya
  • Abies balsamea dan Ginkgo biloba: bahan obat-obatan
  • Sayur asam: produk makanan
  • Biji Macrozamia : beberapa produk laundry
Bagikan Artikel melalui :