Ilmu Ekonomi dan Permasalahannya

Diposting pada

Pendahuluan Ilmu Ekonomi

Menurut Prof P.A. Samuelson, ilmu ekonomi adalah suatu studi mengenai individu-individu dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa penggunaan uang, dengan menggunakan sumber-sumber yang terbatas tetapi dapat digunakan berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa dan mendistribusikannya untuk kebutuhan konsumsi, sekarang dan pada masa datang, kepada berbagai individu dan golongan masyarakat.

Inti masalah ekonomi adalah kelangkaan, yaitu adanya kesenjangan antara kebutuhan yang tidak terbatas dengan sumber, sarana, atau alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas.

Macam-Macam Kebutuhan

Jenis kebutuhan dapat dikelompokan menurut:

Intensitas

  • Primer, contoh: makan, pakaian, rumah, dan lain-lain.
  • Sekunder, contoh: televisi, hp, dan lain-lain.
  • Tersier, contoh: mobil, apartemen.

Waktu

  • Sekarang, contoh: minum obat ketika sakit, makan ketika lapar.
  • Yang akan datang, contoh: menabung.

Sifat

  • Jasmani, contoh: olahraga.
  • Rohani, contoh: pendidikan.

Subjek

  • Individu, contoh: pakaian, obat, dan lain-lain.
  • Sosial, contoh: tempat ibadah.

Barang dan Jasa

Jenis-jenis Barang dan Jasa

Macam-macam alat pemenuhan kebutuhan (barang dan jasa), dapat dibedakan menurut:

  • Kegunaannya (konsumsi, produksi)
  • Cara memperoleh (ekonomi, bebas)
  • Proses pembuatannya (bahan mentah, setengah jadi, dan barang jadi).
  • Hubungan dengan benda-benda lain (subsitusi, komplementer)

Macam-macam Kegunaan Barang dan Jasa (Utility)

  1. Form utility adalah benda akan berguna apabila adanya perubahan bentuk.
    Contoh: kayu yang sudah menjadi kursi atau meja.
  2. Time utility adalah benda akan berguna karena waktu penggunaannya tepat.
    Contoh: payung saat hujan.
  3. Place utility adalah benda akan berguna tergantung pada tempat benda tersebut berada.
    Contoh: pasir lebih berguna jika di kota dibandingkan di sungai.
  4. Ownership utility adalah benda itu akan berguna tergantung pada kepemilikan- nya.
    Contoh: cangkul lebih berguna jika dimiliki oleh petani.
  5. Element utility adalah benda itu akan berguna karena ada unsur di dalamnya.
    Contoh: kandungan/unsur dari jagung (karbohidrat) berguna bagi tenaga ma- nusia.

Masalah Ekonomi

Permasalahan dasar ekonomi meliputi:

  1. Barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak (What)?
  2. Bagaimana cara memproduksi (How)?
  3. Untuk siapa barang-barang tersebut di produksi (For Whom)?

Metode Ekonomi

Metode ekonomi, antara lain:

  1. Metode induksi (empiris), yaitu metode yang bermula dari kenyataan/fakta yang ada di masyarakat, dianalisa, kemudian dibuat kesimpulan ekonomi.
  2. Metode deduksi (abstrak), yaitu metode yang bermula dari teori-teori/dalil-dalil umum yang telah ada lalu dianalisa, kemudian dibuat kesimpulan ekonomi.
  3. Metode sintesa (induksi-deduksi), yaitu metode yang menggunakan kenyataan dan teori secara bersama-sama untuk membuat kesimpulan ekonomi.

Hukum Ekonomi

Hukum ekonomi adalah hubungan/pertalian antara dua variabel ekonomi yang saling berkaitan.

Contoh: Hukum permintaan, hukum penawaran, Hukum Gresham, dan lain-lain.

Ciri-ciri Hukum Ekonomi

  • Berlaku jika keadaan yang lain tetap (Ceteris paribus). Keadaan tersebut, antara lain:
    1. Pendapatan konsumen tetap
    2. Selera konsumen tetap
    3. Harga barang lain tetap
    4. Tidak ada barang pengganti/substitusi
  • Berlaku secara relatif (tidak secara mutlak)
  • Bersifat tendensi ekonomi, yaitu hukum ekonomi berlaku jika ada gejala menuju apa yang dinyatakan dalam hukum ekonomi tersebut.

Dalam ilmu ekonomi antara variabel yang satu dengan variabel yang lain mempunyai hubungan.

| Baca Juga: Kegiatan Ekonomi dan Pelaku Ekonomi | Permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan elastisitas 

Hubungan Ekonomi

  1. Hubungan kausal (sebab akibat)
  2. Hubungan fungsional/interdependence (saling memengaruhi).

Pembagian Ilmu Ekonomi

Ilmu Ekonomi Teori (Theory Economics)

  1. Ilmu ekonomi mikro, yaitu ilmu ekonomi yang kajiannya tentang masalah-masalah ekonomi secara khas dari suatu ru- mah tangga ekonomi tertentu.
    Contoh: pasar, permintaan, penawaran, dan lain- lain.
  2. Ilmu ekonomi makro, yaitu ilmu ekonomi yang kajiannya tentang masalah- masalah ekonomi secara keseluruhan (besar).
    Contoh: pendapatan nasional, pengangguran, pembangunan ekonomi, dan lain-lain.

Ilmu Ekonomi Terapan (Applied Ekonomics)

Yaitu ilmu ekonomi yang kajiannya tentang penerapan/mempraktikkan segala sesuatu yang telah disimpulkan oleh ilmu ekonomi teori.

Ilmu Ekonomi Lukisan (Deskriptive Economics)

Yaitu ilmu ekonomi yang hanya menggam- barkan suatu masalah ekonomi suatu negara secara khusus tanpa mengadakan pembatasan.

Ekonomi Normatif

Yaitu ilmu ekonomi yang membahas masalah ekonomi sebagaimana seharusnya dengan pertimbangan etika dan nilai yang dirangkum oleh kebijakan ekonomi.

Prinsip dan Motif Ekonomi

  • Prinsip ekonomi, yaitu dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil yang tertentu, atau dengan pengorbanan yang tertentu untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya.
  • Motif ekonomi adalah segala sesuatu yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi.
    Tindakan tersebut berupa:
    1. Untuk mencari keuntungan
    2. Untuk mencapai penghargaan
    3. Untuk mencapai kekuasaan
    4. Untuk melakukan kegiatan sosial

Politik Ekonomi

Politik ekonomi adalah kebijakan ekonomi pemerintah dalam upaya untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu dalam bidang ekonomi, yaitu untuk kemakmuran masyarakat.

Latihan Soal


MULAI!

Share on print
PRINT ARTIKEL