Informasi Jurusan Pendidikan Kedokteran dan Prospek Kerjanya

Siapa yang tak pernah men dengar istilah jurusan pendidikan kedokteran?, ya ini merupakan salah satu prodi kuliah yang banyak menjadi primadona bagi siswa juga mertua hehe…

Pasalnya jurusan yang satu ini dianggap sebagai jurusan yang memiliki prospek kerja yang jelas dan dianggap cukup menjanjikan untuk masa depan.

Selain pada jurusan ini kamu berpeluang besar untuk menolong banyak orang. Sehingga tak heran jika prodi pendidikan kedokteran menjadi favorit.

Apa itu Jurusan Pendidikan Kedokteran?

Pendidikan Kedokteran

Program studi pendidikan kedokteran adalah suatu prodi yang  didalamnya mempelajari cara mendiagnosis (mengetahui) atau mengobati penyakit yang diderita seseorang serta melakukan pencegahan dari timbulnya penyakit.

Prodi kedokteran merupakan salah satu prodi yang memiliki jumlah peminat yang banyak setiap tahunnya,bahkan jumlah peminatnya selalu bertambah.

Salah satu sebab kenapa jurusan kedokteran memiliki banyak peminat adalah karena  mempunyai prospek kerja yang  jelas dan dibutuhkan di masyarakat. Hal ini karena jurusan ini menghasilkan lulusan dokter yang  tugas utamanya adalah melihara kesehatan, mendiagnosis penyakit manusia, dan mengobati penyakit tersebut. Sehingga masyarakat sering menggangap jurusan yang satu ini keren dan menjanjikan untuk masa depan.

Bagi kamu yang berminat memilih jurusan pendidikan kedokteran, kamu akan mempelajari seputar anatomi, fungsi dan berbagai interaksi yang  terjadi didalam tubuh manusia. Interaksi tersebut dimulai dari tulang, saraf, otot dan indera manusia.

Yang akan dipelajari pada jurusan kedokteran adalah anatomi tubuh manusia, genetika, biokimia, biologi sel dan molekuler, dan farmakologi. Selain itu kamu juga akan dibekali dengan latihan  keterampilan pada skill lab.

Selain dituntut untuk memahami fungsi dasar dari tubuh manusia, kamu juga harus belajar mengenai penyakit dan obat-obatan. Setelah itu kamu juga akan belajar cara melakukan pemeriksaan pasien dan menjelaskan hasil dari pemeriksaan tersebut kemudian memberikan saran pengobatan bagi si pasien.

Setelah lulusan menempuh jurusan pendidikan kedokteran, kamu juga harus menempuh perkuliahan pre-klinik dan akan mendapat pelatihan dasar pada berbagai state di Rumah Sakit. Hal ini biasa dikenal dengan sebutan Ko-As atau dokter muda.

Syarat-Syarat Masuk Fakultas Kedokteran

gambar dokter

Diantara banyaknya orang yang memilih jurusan ini tentunya tidak lepas dari beberapa syarat untuk menjadi mahasiswa jurusan kedokteran yaitu:

1. Paham Konsep SAINS dan Matematika yang Cukup Kuat

Sebagai seorang calon mahasiswa yang nantinya akan berurusan langusung dengan kehidupan manusia, mengharuskan kamu memiliki kemampuan yang kuat pada bidang sains dan matematika.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Terbaik Lulusan IPA dan Prospek Kerjanya

Hal ini karena pada prodi ini kamu akan fokus mempelajari mengenai kesetimbangan tubuh, fungsi berbagai organ, dan berbagai interaksi didalam tubuh manusia. Sehingga kamu akan belajar mengetahui penyakit yang menyerang suatu organ, dan berbagai hubungan penyakit tersebut terhadap organ lainnya. Hal tersebut membuat kamu bahkan harus menganilisnya sampai tahap sel.

Mungkin nggak sedikit nih dari kamu yang memilih jurusan ini karena suka dengan biologi atau beralasan karena punya nilai biologi bagus di SMA. Ternyata hal ini dianggap sebagai suatu kesalahan yang cukup besar loh…  Bahkan kesalahan ini terjadi dan terulang setiap tahunnya oleh mahasiswa baru kedokteran.

Untuk bisa menyesuaikan diri sebagai mahasiwa kedokteran dan lulus dengan lancer menjadi seorang dokter yang baik dibutuhkan kemampuan lain selain biologi. Kemampuan tersebut seperti kimia, fisika, dan matematika.

Loh… kok harus bisa kimia, fisika sama matematika sih?. Karena konsep dari ketiga ilmu pengetahuan tersebut semuanya dibutuhkan pada ilmu kedokteran. Ga percaya? Coba perhatikan penjelasan berikut.

Misalnya, didalam fisika ada konsep kuantum yang digunakan untuk memahami cara kerja alat X-Ray, didalam kimia ada konsep ion yang berfungsi mengatur komunikasi antar sel manusia dan lain sebagainya.

2. Mempunyai Kemampuan Berfikir yang Sistematis

Kamu juga harus memiliki kemampuan nalar dan cara berfikir yang sistematis karena ilmu kedokteran berfokus pada berbagai interaksi antar sel, fungsi, dan sistem organ tubuh manusia.

Secara analogi tubuh manusia dianggap sebagai pabrik yang didalamya terdapat berbagai unit kerja beserta fungsinya masing-masing.Unit kerja pada tubuh manusia seperti sel, organ, jaringan dan sebagainya.

Berbagai unit kerja tersebut saling berhubungan satu sama lain untuk menjalankan fungsi kehidupan dalam tubuh manusia. Dalam hal ini tubuh membutuhkan pasokan berbagai zat untuk menjalankan fungsi kehidupan dengan optimal. Selain itu tubuh manusia juga mengeluarkan toxin atau zat beracun yang dihasilkan dari sistem tersebut. Sehingga apabila ketidakseimbangan antara keduanya dapat menyebabkan terjadinya penyakit.

Untuk bisa memahamisecara keseluruhan tubuh manusia dibutuhkan kemampuan berfikir secara sistematis atau menyeluruh. Sehingga kita bisa melakukan analisis organ secara terisolasi atau parsial.

3. Kemampuan Bahasa Inggris yang Baik

Kemampuan berbahasa inggris yang baik merupakan salah satu hal penting bahkan dijadikan syarat masuk fakultas kedokteran. Hal tersebut karena semua referensi, kamus, bahan ajar, pada ilmu kedokteran menggunakan bahasa inggris. Sehingga apabila kemampuan bahasa inggris kamu pas-pasan maka kamu akan kesulitan saat proses belajar.

Sebelum memutuskan masuk fakultas ini hendaknya kamu juga mempersiapkan kemampuan berbahasa inggris yang baik dengan matang. Beberapa langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan ikut les, membaca dan menterjemahkan artikel berbahasa inggris, belajar bahasa inggris secara mandiri dan sebagainya.

Akan tetapi dosen yang mengajar pada fakultas ini tetap menggunakan bahasa Indonesia jadi jangan khawatir ya. Namun kamu juga tetap membutuhkan skill bahasa inggris aktif.

4. Memiliki Kesehatan yang Baik

Memiliki kecerdasan saja tidak cukup untuk menjadi seorang dokter, kamu juga dituntut untuk punya jiwa dan raga yang sehat. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya saat kamu menjadi mahasiswa fakultas kedokteran kamu dituntut untuk mengatur waktu, tenaga dan pikiran dengan baik selama kurang lebih 5 tahun. Sehingga tak heran ya jika sehat menjadi bagian dari syarat penting memilih jurusan ini.

Sebelum mendaftar memilih fakultas ini hendaknya kamu untuk melakukan pengecekan riwayat penyakit yang kamu miliki. Atau kamu bisa juga memeriksakannya ke kedokter dengan medical checkup. Jika ditemukan bahwa kamu memiliki riwayat penyakit yang sekiranya bisa menggangu proses pembelajaran, baiknya jangan dipaksakan ya.

Mata Kuliah Jurusan Kedokteran

mata kuliah kedokteran

Bagi kamu yang tertarik dengan jurusan ini, ada beberapa mata kuliah kedokteran yang perlu untuk kamu ketahui yaitu:

  1. Anatomi
  2. Genetika
  3. Biologi kedokteran
  4. Fisika kedokteran
  5. Kimia kedokteran
  6. Fisiologi
  7. Patalogi anatomi
  8. Mikrobiologi
  9. Penyaki dalam
  10. Ilmu bedah
  11. Penyakit mata
  12. Ilmu penyakit syaraf
  13. Anestesi
  14. Ilmu penyakit kulit dan kelamin
  15. Ilmu kesehatan masyarakat
  16. Cerebro dan Pancaindera
  17. Sistem limfatik dan endokrin
  18. Radiologi
  19. Neoplasma dan degenerative
  20. Biokimia
  21. Patologi klinik
  22. Parasitologi
  23. Kesehatan THT
  24. Ilmu kesehatan anak
  25. Ilmu kesehatan jiwa
  26. Hermatologi
  27. Infeksi dan imunologi
  28. Uropoetika dan Reproduksi
  29. Infeksi dan Imunologi
  30. Kepaniteraan klinik integrasi

Prospek Kerja Lulusan Pendidikan Dokter

Prospek Kerja Lulusan Pendidikan Dokter

Ada beberapa prospek karir bagi lulusan pendidikan kedokteran yang wajib untuk kamu ketahui sebelum memutuskan memilih jurusan ini. Beberapa pilihan prospek kerja lulusan pendidikan kedokteran tersebut yaitu:

  1. Dokter
  2. Ahli gizi (nutritionist)
  3. Tenaga medis
  4. Teknisi Radiologi medis
  5. Peneliti medikal
  6. Pemeriksa medis untuk kematian (coroner)
  7. Ahli teknologi sitogenetik
  8. Ahli epidemiologi
  9. Histoteknologi
  10. Koordinator riset klinis

Tahapan Pendidikan Kedokteran

Tahapan Pendidikan Kedokteran

Sekolah kedokteran memiliki sistem perkuliahan yang berbeda dengan jurusan-jurusan yang lainnya. Secara umum durasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan studi kedokteran adalah 6 tahun. Setidaknya ada sekitar  6 tahapan yang harus kamu lalui dalam menjalani kehidupan sekolah kedokteran, yaitu:

1. Program Kuliah Sarjana Kedokteran (S1)

Setelah kamu dinyatakan lulus sebagai mahasiswa baru fakultas pendidkan kedokteran. Kamu harus menjalani Program Sarjana  Kedokteran yang tidak sama dengan prodi lainnya. Di jurusan ini kamu tidak akan mengikuti sistem kuliah kredit atau sks  akan tetapi sistemnya adalah sistem blok.

1 Blok pada pendidikan kedokteran yang akan kalian pelajari adalah satu sistem organ. Pembahasannya dimulai dari fungsi dasar, obat-obatan, penyakit-penyakit, yang ada didalam sistem organ tersebut.

Berikut beberapa contoh blok yang ada di fakultas sekolah, yaitu:

  1. Cardiology and Circulatory and Respiratory System
  2. Fundamental and Basic Sciences
  3. Neurobehavior and Special Senses System

Didalam satu semesternya tidak ada jaminan bahwa kalian hanya mendapatkan satu blok, akan tetapi bisa ada sekitar  4 blok. Dan setiap semesternya berbeda-beda jumlah blok nya.

Disetiap akhir dari masa  setiap bloknya ada beberapa jenis ujian yang akan kita hadapi, yaitu:

  1. OSCE
  2. Teori Tulis
  3. Ujian Teori Oral

Pada tahun terakhir dari masa perkuliahan kamu akan mengerjakan yang namanya skripsi. Setelahnya kamu bisa lulus dan mendapatkan gelar S1 dan  mengikuti wisuda sebagai sarjana kedokteran atau S.Ked.

Perkiraan waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan masa pendidikan dokter adalah sekitar 4 tahun. Namun perlu kamu ketahui 4 tahun tersebut kamu baru dinyatakan sebagai sarjana kedokteran, belum resmi menjadi dokter. Untuk bisa menjadi dokter kamu harus melalui beberapa tahapan lainnya.

2. Program Profesi Dokter

Setelah lulus S1 Kedokteran kamu hanya baru mendapatkan ilmunya saja akan tetapi belum dapat bekerja sebagai dokter yang professional. Sehingga kamu diharuskan untuk melanjutkan program profesi kedokteran menjadi dokter muda (Koas).

Disini kamu akan merasakan yang namanya stase atau rotasi. Dimana kamu akan ditempatkan pada bagian-bagian yang ada dirumah sakit untuk studi kasus yang dihadapi oleh dokter umum. Studi kasus tersebut sesuai dengan yang tertera di SKDI (Standar Kompetensi Dokter Indonesia). Selama menjalani masa Koas kamu tidak akan digaji bahkan kamu yang harus bayar ke fakultas untuk belajar di RS.

Program ini mengharuskan kamu berinterakasi dengan pasien secara langsung dan memperhatikan berbagai kasus yang ada dihidupan nyata. Setelah kamu ada difase akhir dari tiap stase akan ada ujian seperti Mini C-Ex atau Mini Case Examination.

Waktu yang kamu butuhkan pada program ini adalah sekitar 1,5-2 tahun sampai dinyatakan lulus program profesi kedokteran.

3. Ujian Sertifikasi

Sesuai lulus pada fase sebelumnya, kamu akan menghadapi yang namanya UKMPPD (Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter). Disini kamu akan diuji pengetahuan dan keterampilan untuk menangani sekitar 400 kasus yang ada di standar kompetensi dokter Indonesia. Kamu diharuskan untuk benar-benar menguasai 400 kasus tersebut dengan baik saat bekerja sebagai dokter umum.

Ujian sertifikasi selesai dan sekarang saatnya kamu untuk mengurus hal administrasi lain yang biasanya menghabiskan waktu sekitar 3-4 bulan sampai mendatkan tanda ulus UKMPPD.  Setelah itu kamu baru disandangkan gelar dokter oleh fakultas.

4. Internship

Pada masa ini kamu akan bekerja secara langsung selama 1 tahun sebagai dokter umum dibawah tanggung jawab dokter senior untuk mendaptkan STR paten. Tapi tenang…. Disini kau akan mendapatkan gaji sesuai dengan UMR yang berlaku. Disini kamu diharuskan memiliki kemandirian besar untuk bisa melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap paisen. Setelah kamu lulus dari internship ini baru kamu dibolehkan untuk membuka praktik sendiri.

Demikian informasi mengenai jurusan pendidikan kedokteran dan prospek-prospek kerja fakultas kedokteran. Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan supaya teman kamu tahu juga ya.

Bagikan Artikel melalui :