Kumpulan Pertanyaan dan Jawaban Penelitian Hukum dan Statistik

Berikut ini kami berikan kumpulan pertanyaan dan jawaban seputar penelitian hukum dan statistik pada mata kuliah ilmu hukum.

thumbnail kumpulan pertanyaan dan jawaban penelitian hukum dan statistik

Pendekatan yang digunakan dalam menemukan kebenaran dan penjelasannya

Dalam menemukan suatu kebenaran maka digunakan dua pendekatan yaitu pendekatan ilmiah dan pendekatan non ilmiah

Pendekatan ilmiah adalah suatu pendekatan yang dilakukan dengan menggunakan ilmu pengetahuan fungsional. Pengetahuan fungsional tersebut erhadap suatu permasalahan tertentu dan diwujudkan dalam sebuah metode ilmiah.

Pengetahuan yang ada pada pendekatan ilmiah diperoleh melalui suatu penelitian ilmiah dibangun dengan berdasarkan teori tertentu. Teori tersebut harus dapat dikembangkan melalui penelitian ilmiah yang sistematik dan terkontrol berdasarkan data yang empiris. Sehingga teori tersebut dapat diuji dengan baik.

Pendekatan non-ilmiah suatu metode yang umum dilakukan oleh manusia dalam menemukan kebenaran sebelum menemukan metode ilmiah. Pendekatan non-ilmiah umumnya dilakukan dengan beberapa cara diantaranya akal sehat (common sence), ilmu pengetahuan kebetulan, intuisi, wahyu, dan sebagainya.

Apa Pendekatan Paling Tepat dalam Menemukan Kebenaran?

Pendekatan yang paling tepat dalam menemukan suatu kebenaran adalah menggunakan pendekatan ilmiah. Hal ini karena pendekatan jenis ini dapat diuji fakta kebenarannya.

Pendekatan ilmiah dikatakan sebagai pendekatan yang paling tepat karena dibangun berdasarkan ilmu pengetahuan yang disusun menjadi sebuah teori sehingga menghasilkan suatu metode ilmiah yang hasilnya dapat diuji. 

Apa perbedaan antara kebenaran ilmiah dan kebenaran non ilmiah?

Perbedaan antara kebenaran ilmiah dan kebenaran non ilmiah adalah pada penelitiannya. Dimana kebenaran ilmiah didapatkan dengan melalui adanya penelitian ilmiah berdasarkan metode llmiah yang diperoleh dari suatu ilmu pengetahuan.

Sedangkan kebenaran non ilmiah adalah kebenaran yang diperoleh tanpa adanya proses penelitian didalamnya, sehingga biasanya terjadi secara kebetulan melalui akal sehat, intuisi atau wahyu.

Baca Juga: Kumpulan Pertanyaan dan Jawaban Pembaharuan Hukum Pidana

Macam-Macam Penelitian Hukum dan Penjelasannnya

Ada tiga macam metode penelitian yang dilakukan didalam hukum yaitu metode penelitian hukum normatif, metode penelitian hukum normatif-empiris, dan metode penitian hukum empiris.

Metode penelitian hukum normatif atau biasa disebut penelitian doktriner merupakan suatu penelitian yang hanya ditunjukkan pada berbagai peraturan yang sifatnya tertulis. Sehingga mempunyai kaitan yang erat dengan perpustakaan. Hal ini karena metode penelitian ini membutuhkan data-data pada perpustakaan yang sifatnya sekunder.

Metode penelitian hukum normatif-empiris merupakan gabungan dari penelitian hukum normatif dan empiris. Dimana pada penelitian hukum normatif terjadi penambahan unsur empiris didalamnya.

Selain itu didalam penelitian hukum normatif-empiris ini terdapat implementasi ketentuan hukum normatif dalam bentuk undang-undang yang berkaitan dengan peristiwa hukum di masyarakat.

Metode penelitian hukum empiris merupakan suatu peneltian dalam hukum yang berfungsi sebagai sarana untuk melihat hukum secara nyata.

Selain itu penelitian ini juga biasa disebut sebagai penelitian hukum sosiologis karena digunakan untuk melakukan penelitian mengenai cara kerja hukum yang ada di lingkungan masyarakat. Sehingga kegiatan yang dilakukan didalamnya adalah meneliti hubungan manusia dengan kehidupan di masyarakat.

Karakteristik penelitian hukum Normatif dan penelitian hukum Empiris

Karakteristik penelitian hukum normatif adalah sumber utamanya bukan data atau fakta sosial melainkan hukum itu sendiri, berisi aturan-aturan yang bersifat normatif.

Selain itu karakteristik hukum normatif lainnya adalah melalui adanya pendekatan secara yuridif normatif, menggunakan interpretasi, tidak menggunakna statistik, dan sarat akan nilai.

Karakteristik penelitian hukum empiris adalah menggunakan studi kasus yang berupa perilaku hukum yang berlaku di masyarakat. Konsep yang dikaji dalam penelitian hukum empiris adalah perilaku nyata (actual behavior). Dimana dianggap sebagai gejala sosial tidak tertulis yang dialami oleh setiap orang dalam hubungan hidup di masyarakat.

Demikian pertanyaan dan jawaban penelitian hukum dan statistik, semoga dapat dengan mudah dipahami.

Bagikan Artikel melalui :