Laporan Hasil Observasi (Pengertian, Ciri, Struktur, Sifat, Fungsi, Tujuan)

Baik disadari maupun tidak kita pastinya pernah melakukan pengamatan atau observasi.

Misalnya ketika kita berjalan lalu kita mengamati anak-anak yang belum cukup umur tetapi sudah diperbolehkan orang tuanya untuk mengendari motor. Itulah yang disebut pengamatan.

Setiap pengamatan akan fokus pada sebuah masalah atau berbagai fenomena tertentu.

Untuk membuat sebuah observasi yang sempurna, selain fokus pada masalah tertentu kita juga harus mencatat berbagai data yang akurat atau fakta pendukung. Sehingga pengamatan tersebut dapat disusun menjadi laporan hasil observasi.

Pada kesempatan kali ini admin pusatilmupengetahuan.com akan memberikan penjelasan lengkap mengenai laporan hasil observasi, berikut penjelasannya:

Pengertian Laporan Hasil Observasi

Pengertian Laporan Hasil Observasi

Laporan hasil observasi adalah teks yang memberikan berbagai informasi secara umum mengenai sesuatu berdasarkan fakta dari hasil pengamatan yang dilakukan secara langsung.

Pengamatan atau bisa disebut observasi tersebut dilakukan oleh si pengamat dengan terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui sebuah informasi yang ada.

Informasi tersebut dapat meliputi objek yang berkaitan dengan keadaan alam maupun keadaan lingkungan tertentu. Seperti tumbuhan, hewan, sosial, sebuah peristiwa, kesenian maupun kebudayaan.

Salah satu pakar menyatakan bahwa teks laporan hasil observasi mengemukakan berbagai fakta yang didapatkan dari hasil pengamatan, bukan imajinasi.

Hal tersebut menegaskan bahwa yang diungkapkan dalam laporan hasil observasi adalah sesuatu yang benar-benar terjadi.

Teks laporan hasil observasi juga disebut dengan teks klasifikasi karena didalamnya memuat klasifikasi mengenai berbagai jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu.

Teks observasi juga menggambarkan ciri, bentuk umum, maupun sifat umum pada benda, tumbuhan, hewan, manusia, atau peristiwa yang terjadi di alam semesta.

Persamaan dari teks laporan hasil observasi dengan teks deksripsi adalah sama-sama menyampaikan suatu informasi, namun ada beberapa perbedaan berdasarkan sifatnya. Berikut ulasannnya:

Perbedaan Laporan Hasil Obervasi dengan Teks Deskripsi

Laporan ObservasiTeks Deskripsi
Bersifat universal (umum)Bersifat unik dan individual
Menggambarkan sesuatu secara umum Menggambarkan secara khusus 
Sesuai fakta tanpa opini atau pendapat penulisSesuai sudut pandang si penulis
Berisi penjabaran umum hasil pengamatanBerisi berbagai opini dan sudut pandang si penulis
Memuat berbagai klasifikasi berdasarkan kriteria tertentu 
Menggambarkan ciri, bentuk, maupun sifat umum sesuatu 

Kesimpulan Laporan Hasil Observasi

Jadi, kesimpulan dari laporan hasil observasi adalah suatu informasi yang dibuat dengan berdasarkan berbagai pengamatan.

Ciri-Ciri Laporan Hasil Observasi

  1. Bersifat Objektif, maksudnya adalah isi atau informasi dari teks tersebut tidak memihak
  2. Ditulis berdasarkan fakta yang terjadi saat pengamatan, penulis hanya akan memberikan informasi fakta tanpa memberikan informasi berdasarkan opini maupun sudut pandangnya.
  3. Isi teks tidak mengandung hal menyinggung, dugaan, maupun asumsi yang tidak tepat, dan juga tidak memihak terhadap sesuatu tertentu.
  4. Ditulis secara lengkap dan sempurna, tanpa ada informasi yang kurang maupun ambigu.

Sifat Laporan Hasil Observasi

  1. Objektif
  2. Komunikatif
  3. Informatif

Maksudnya adalah teks laporan hasil observasi harus memberikan informasi yang mudah untuk dipahami oleh pembaca maupun pendengarnya.

Setiap informasi disajikan atau ditulis secara objektif dan faktual berdasarkan fakta yang ada dan telah diamati sebelumnya.

Fungsi Laporan Hasil Observasi

  1. Memberitahukan atau menjelaskan kegiatan pengamatan yang dilakukan
  2. Memberitahukan suatu informasi kepada pihak terkait atau yang berwenang
  3. Dapat dijadikan sebagai dasar penyusunan suatu kebijakan
  4. Beberapa teks hasil observasi dapat dijadikan bahan informasi berbagai kepentingan
  5. Sebagai alat dokumentasi suatu objek maupun kegiatan tertentu.

Tujuan Laporan Hasil Observasi

  1. Mengatasi suatu persoalan
  2. Menemukan tekhnik maupun cara terbaru
  3. Mengambil keputusan yang lebih efektif
  4. Melakukan pengawasan maupun perbaikan
  5. Mengetahui berbagai perkembangan suatu permasalahan tertentu.

Struktur Laporan Hasil Observasi

1. Pernyataan Umum atau Klasifikasi

Tahap pernyataan umum atau klasifikasi merupakan semacam pembuka atau pengantar mengenai hal yang akan dilaporkan.

Bagian ini berisi berbagai hal umum mengenai objek yang akan dikaji. Menjelaskan secara garis besar pemahaman tentang hal tersebut.

Seperti penjelasan maupun pengertian seputar hal yang akan dilaporkan. Oleh karena itu pada bagian ini umumnya terdapat kalimat definisi.

Pada umumnya pernyataan umum atau klasifikasi berada pada awal paragraf dan akan dikembangkan sehingga menjadi sebuah paragraf yang lebih rinci.

2. Deskripsi Bagian

Deskripsi bagian pada laporan hasil observasi berisi penjelasan atau uraian secara detail mengenai suatu objek atau bagian-bagian didalamnya. Bagian ini merupakan berbagai hal yang akan dilaporkan seperti ciri-ciri dari hal yang akan dilaporkan.

Aspek-aspek yang akan dilaporkan berisi penjelasan yang mendetail tentang jalannya sebuah penelitian, fenomena yang dibahas, rincian berbagai bagian, sifat-sifatnya, dan lain sebagainya.

3. Deskripsi Manfaat

Deskripsi manfaat menunjukkan bahwa setiap objek yang diamati mempunyai manfaat atau fungsi dalam kehidupan.

Deskripsi manfaat merupakan bagian dari laporan hasil observasi yang didalamnya berisi tentang menfaat dari adanya laporan tersebut.

Pada berbagai contoh laporan hasil observasi ada juga beberapa penulis yang menambahkan bagian kesimpulan pada akhir laporannya.

Namun bagian ini boleh ada dan boleh tidak, karena paragraf simpulan sendiri merupakan gabungan antara fakta yang disajikan dan opini dari penulis laporan.

Demikian penjelasan lengkap terkait laporan hasil observasi, semoga bermanfaat…

Bagikan Artikel melalui :