Macam-macam Air Yang Dapat Digunakan Untuk Bersuci

Dalam agama islam suci merupakan salah satu syarat mutlak untuk melakukan ibadah. Karenanya di dalam semua kajian kitab fiqih klasik pembahasan selalu diawali dengan cara bersuci terlebih dahulu termasuk air untuk bersuci.

Hal ini menandakan bahwa bersuci menjadi sesuatu yang sangat penting dan harus menjadi perhatian bagi semua muslim. Karena tanpa keadaan yang suci ibadah menjadi tidak sah.

Salah satu alat untuk bersuci yang menjadi perhatian muslim adalah air. Meski dapat diganti namun peran air dalam bersuci masuk dalam urutan pertama sebelum perantara lainnya seperti batu, daun dan debu yang suci.

Oleh sebab itu, sudah selayaknya setiap muslim mengetahui macam-macam air yang dapat digunakan untuk bersuci seperti di bawah ini.

1. Air Langit

gambar air hujan atau air langit

Air langit atau hujan menjadi sah karena sifat mutlak dari air tersebut. Kita tahu bahwa air hujan tidak ada campur tangan dari manusia.

Proses alami pembentukan air hujan merupakan salah satu faktor mengapa sah digunakan untuk bersuci.

Selain itu volume air hujan yang banyak dan lebih dari dua qulah juga menjadi penyebab mengapa bisa menjadi sah.

2. Air Laut

Gambar Air Laut

Sama halnya dengan hujan, air laut menjadi sah karena sifat mutlak air tersebut. Artinya meski rasanya asin namun hal itu merupakan sifat asli dari air laut. Namun perlu di ingat bahwa asin bukan berarti kita dapat membuat air asin sendiri.

Karena jika sudah ada campur tangan manusia untuk membuat sifat asin maka kondisi tersebut menyebabkan tidak sahnya untuk digunakan sebagai sarana bersuci.

3. Air Sungai

Air Sungai

Air sungai menjadi salah satu sarana bersuci yang sah karena merupakan jenis air tawar dengan jumlah volume yang banyak.

Perlu diketahui bahwa air sungai yang bisa digunakan adalah air yang mengalir meski dalam jumlah sedikit.

Seseorang bisa menggunakan jenis ini selama warna dari air tidak berubah dan baunya juga mutlak dari air tersebut.

4. Air Sumur

Air Sumur

Kebanyakan masyarakat kita menggunakan fasilitas sumur untuk mendapatkan air. Jenis air ini menjadi salah satu yang paling sering kita jumpai di berbagai tempat. Bahkan di rumah kita sendiri.

Penggunaan air sumur untuk bersuci memang sangat mungkin selama jumlah volumenya melebihi dua qolah. Apalagi jika untuk melakukan wudhu.

5. Sumber Mata Air

sumber mata air

Seperti air sumur, sumber mata air merupakan salah satu jenis air suci yang menyucikan bila digunakan. Karena asal air langsung dari bumi tanpa campur tangan pihak manusia. Sehingga semua yang keluar suci dan sah untuk digunakan menghilangkan najis dan hadas. Baik hadas kecil maupun hadas besar.

6. Air Es

Air Es

Air es ini bukan berarti air yang terbuat dari es. Akan tetapi air salju dengan proses pengkristalan alami dari alam. Jenis air ini hanya bisa ditemui pada kutub atau tempat dengan kondisi iklim yang sangat dingin.

Baca: Alasan Ilmiah Dibalik Makanan dan Minuman yang Diharamkan Islam

Penggunaan menjadi sah karena kemutlakan yang ada pada air tersebut. Sehingga masih murni dan terjamin kesuciannya. Menggunakan

7. Air Embun

Air Embun

Jenis ini merupakan air yang cara mencarinya sangat butuh kesabaran karena hanya ada pada iklim dingin atau pada waktu tertentu.

Meski demikian ketika seseorang berhasil mengumpulkannya maka penggunaan air menjadi sah selama tidak bercampur dengan sesuatu yang merusak kemutlakan air. Selain itu juga harus menggunakan wadah yang suci. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesucian air dari benda yang dimungkinkan terkena najis.

Dari beberapa penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa beberapa jenis air yang dapat digunakan untuk bersuci adalah air yang bersumber langsung dari bumi atau yang turun dari langit.

Dua hal ini perlu diingat karena kemutlakan atau kemurnian air tersebut menjadi syarat bagi keabsahan dalam menggunakannya.

Hal ini penting bagi umat muslim karena dari sesuatu yang suci dapat membawa keberkahan pada setiap apa yang dilakukan oleh umat muslim.

Bagikan Artikel melalui :