Macam-macam Fi’Il dan Contohnya – Hukum mempelajari bahasa Arab ialah fardhu kifayah, artinya harus ada beberapa orang yang pelajarinya. Maksud bahasa Arab dipelajari ialah agar kita semua mudah dalam memahami bacaan Al-Qur’an sebagai rekomendasi kita dalam kehidupan. Tadi pandangan dari segi umat.

Tetapi bila dilihat setiap pribadi, bahwa setiap orang harus mempelajari bahasa Arab sekedar pengetahuan wajib yang dapat menolong kita semua dalam menjalankan yang wajib. Contohnya adalah membantu kita untuk mengerjakan shalat, membaca Al-Qur’an atau berzikir.

Macam-macam Fi'Il dan Contohnya
Macam macam Fi’Il dan Contohnya

Karena beberapa amalan yang barusan kita sebutkan dalam berbahasa Arab. Memiliki arti harus dapat baca Al-Qur’an dalam bahasa Arab walaupun cuman dari hafalan, kita semua shalat menggunakan bahasa Arab, begitupun dalam melakukan dzikir harus menggunakan bahasa Arab.

Oleh karenanya pada kesempatan ini, admin akan menjelaskan macam-macam fi’il dan contohnya. Namun sebelum lanjut, temen-temen bisa baca terlebih dahulu pengertian fi’il itu sendiri.

Macam-Macam Fi’il dan Contohnya

Berdasar waktu berlangsungnya fi’il bisa dipisah jadi 3 yakni fi’il madhi, fi’il mudhori’, dan fi’il amr, berikut penuturannya:

1. Fi’il Madhi (Kata Kerja Lampau)

Macam-macam fi’il yang pertama adalah fi’il madhi atau digunakan untuk kata kerja lampau. Pengertian Fi’il Madhi ialah satu tipe kata kerja yang memperlihatkan satu tipe tugas atau kejadian yang terjadi pada periode lalu. Di dalam Bahasa Indonesia fi’il madhi dikenal juga dalam kata kerja lalu.

Contoh Fi’il Madhi

Ciri-Ciri Fi’il madhi contohnya ialah biasanya pada huruf asli kata kerjanya memiliki kandungan huruf “a”, misalkan kata كَـتَـبَ (sudah menulis), قَــرَأَ (sudah membaca).

Berikut beberapa ciri fi’il madhi yang lain:

  • Ada huruf alif pada awal ( أ)
  • Kemudian Ada huruf nun pada awal ( ن)
  • Lalu Ada huruf ya’ pada awal ( ي)
  • Ada huruf ta’ pada awal ( ت)
  • Bentuk-Bentuk Fi’il Madhi
  • Di dalam Bahasa Arab fi’il madhi memiliki 14 wujud sesuai jumlahnya aktor (dhamir) dari satu tugas atau perstiwa. Di dalam fi’il dhamir bisa berperan sebagai aktor (fa’il).

Berikut contoh 14 dhamir yang diambil dari kata كَـتَـبَ (kataba):

  1. هُـوَ كَتَبَ Dia (lk) sudah menulis Bentuk asli tanpa peralihan
  2. هُمَـا كَتَبَـا Keduanya (lk) sudah menulis + ا pada huruf paling akhir
  3. هُـمْ كَتَبُـوْ Mereka (lk) sudah menulis + ـــُوْ pada huruf paling akhir
  4. هِـيَ كَتَبَـتْ Dia (pr) sudah menulis + ـتْ pada huruf paling akhir
  5. هُمَـا كَتَبَـتَا Keduanya (pr) sudah menulis + ـتـََا pada huruf paling akhir
  6. هُـنَّ كَتَبْـنَ Mereka (pr) sudah menulis + ـْــنَ pada huruf paling akhir
  7. اَنْـتَ كَتَبْـتَ Kamu (lk) sudah menulis + ـْــتَ pada huruf paling akhir
  8. اَنْتُمَـا كَتَبْتُمـَا Kalian (lk) sudah menulis + ـْــتُمَـا pada huruf paling akhir
  9. اَنْتُـم كَتَبْتُـمْ Kalian (lk) sudah menulis + ـْــتُمْ pada huruf paling akhir
  10. اَنْـتِ كَتَبْـتِ Kamu (pr) sudah menulis + ـْـتِ pada huruf paling akhir
  11. اَنْتُمَـا كَتَبْتُمَا Kalian (pr) sudah menulis + ـْتُمَـا pada huruf paling akhir
  12. َانْتُـنَّ كَتَبْتُـنَّ Kalian (pr) sudah menulis + ـْـتُـنَّ pada huruf paling akhir
  13. اَنَـا كَتَبْـتُ Saya sudah menulis + ـْــتُ pada huruf paling akhir
  14. نَحْنُ كَتَبْـنَا Kami, kita sudah menulis + ــْـنَـا Pada huruf paling akhir

2. Fi’il Mudhari (فِـعْـلُ الْمُـضَــارِعْ)

Macam-macam fi’il selanjutnya adalah fi il Mudhari. Fi il Mudhari ialah salah satu tipe kata kerja yang memperlihatkan satu tipe tugas atau kejadian yang terjadi atau bisa terjadi.

Contoh Fi’il Mudhari

  1. Ada huruf alif pada awal ( أ)
  2. Lalu Ada huruf nun pada awal ( ن)
  3. Kemudian Ada huruf ya’ pada awal ( ي)
  4. Ada huruf ta’ pada awal ( ت)

3. Fi’il Amar (Kata Perintah)

Macam-macam fi’il terakhir adalah fi’il amar atau yang biasa digunakan untuk kalimat perintah. Fi’il amar ialah satu tipe kata di dalam Bahasa Arab yang memberikan ke sebuah perintah tertentu untuk lakukan satu tugas.

Contoh Fi’il Amar

Ciri cirinya biasanya memiliki huruf akhir sukun atau rofa’ di saat memberi perintah ke tipe (fail) lelaki

Contoh: قَالَ اذْهَبْ فَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ

Huruf awalannya Alif dengan baris kasroh atau fathah
Biasanya huruf pada akhirnya berharokat jer (kasroh) di saat memberi perintah ke Tipe
Dapat di masuki oleh wawu jamak (yang memperlihatkan ke lebih dari 1).

Alasan Belajar Bahasa Arab Materi Fi’il

Alasan Belajar Bahasa Arab
Macam macam Fi’Il dan Contohnya

Setidaknya ada 7 alasan, kenapa kita harus belajar bahasa arab tentang macam macam fi’il dan contohnya.

1. Banyak Keistimewaan Belajar Bahasa Arab yang di Sebutkan dalam Al-Qur’an

Kelebihan bahasa Arab sangatlah terang karena bahasa Arab ialah bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Cukup argumen berikut yang menjadi argumen besar mengapa kita harus pelajari bahasa Arab. Kelebihan bahasa Arab di sebutkan dalam Al-Qur’an lebih dari sepuluh tempat

2. Meningkatkan Daya Ingat dan Pemahaman

Dengan pelajari bahasa Arab lebih gampang dalam mengingatkan, pahami, mengajari dan mempraktikkan isi Al-Qur’an. Bermodal bahasa Arab akan gampang juga dalam pahami hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengingatkan, menerangkan dan mempraktikkannya.

3. Lebih Mudah Memahami Islam

Orang yang memahami bahasa Arab, khususnya memahami kaedah-kaedah dalam pengetahuan nahwu akan makin gampang pahami Islam di banding yang tidak pelajarinya sama sekalipun. Apa lagi bila pekerjaan seorang sebagai penyampai ceramah, jadi seorang da’i, kyai atau ustadz, pasti lebih penting kembali pelajarinya supaya gampang memberi pengetahuan agama yang betul ke orang banyak.

4. Bisa Belajar Langsung dengan Para Ulama

Orang yang memahami bahasa Arab akan gampang mengeruk pengetahuan dari ulama langsung atau membaca beragam kreasi ulama yang telah banyak menyebar sampai sekarang ini. Dan yang tidak memahami bahasa Arab cuman dapat memercayakan kitab terjemahan dan itu karakternya terbatas.

5. Mampu Menenangkan Jiwa

Mempelajari Bahasa Arab itu bahasa yang halus serta lebih menyenangkan hati, dan menenangkan jiwa. Karena sebagaimana kita ketahui bahwa Al-Qur’an dan Hadist berbahasa Arab. Selain itu berbagai sholawat nabi juga berbahasa Arab, sehingga saat mendengarkan maupun membacanya akan terasa jauh lebih menenangkan jiwa jika paham artinya.

6. Bahasa Paling Mulia

Bahasa Arab ialah bahasa yang paling mulia karena bahasa Arab merupakan bahasanya para penduduk syurga. Selain itu Bahasa Arab juga merupakan bahasa Al-Qur’an dan Hadist Nabi Shalallahu’alaihi Wassalam.

7. Mudah Dipahami

Bahasa Arab ialah bahasa yang lempeng, gampang dimengerti dan gampang dipakai sebagai hukum untuk manusia.

Penutup

Itu dia macam-macam fi’il dan contohnya yang bisa kamu pelajari. Sehingga bagi setiap muslim wajib untuk menuntut ilmu, terlebih lagi jika belajar bahasa Arab.

Selain bahasanya yang mudah di pahami, ternyata banyak keistimewaan yang sudah di sebutkan dalam Al-Qur’an dalam belajar bahasa Arab.

Terima kasih sudah membaca arikel macam-macam fi’in dan contohnya serta sudah berkunjung di website Pusat ilmu pengetahuan.

Bagikan:
Avatar

Ihsan Rahmansyah

Hanya seorang penulis yang lagi belajar, belajar, dan terus belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia