Mengenal Phrase

Mengenal Phrase | Pengertian, Bagian, Aturan dan Jenis

Diposting pada

Hello Fellas! Good morning, afternoon, evening!  How’ve you been?

            Kali ini kita akan membahas tentang phrase  atau dalam bahasa Indonesia disebut juga frasa.

Did you know what the phrase is? Kalau belum tahu, baca sampai habis, ya! Kalau sudah tahu, mari kita mengulang bersama! Let’s get started, shall we?

Apa Itu Phrase?

Phrase atau frasa dalam bahasa Indonesia berarti kumpulan kata. Di mana seluruh kata yang ada pada susunan tersebut saling berkaitan satu sama lain untuk membentuk suatu arti atau makna.

Baca juga: Pengertian Clause da Sentence

Contohnya, catadalah sebuah kata; wild adalah sebuah kata. Jika keduanya digabung menjadi a wild cat, maka kata-kata yang digabung tersebut jadi mengandung sebuah makna, itulah yang disebut phrase.

            Phrase tidak terdiri dari subject dan verb, melainkan terdiri atas head (kata dasar) dan modifier (kata penjelas).

Bagian-Bagian pada Phrase

Sebagaimana yang sudah kita singgung tadi, bagian-bagian pada phrase ada 3, yakni :

1. Head

Head atau kata dasar adalah sebuah kata yang menjadi pokok utama pembahasan. Kata ini tertuju pada sebuah makna yang dituju.

2. Modifier

Modifier atau kata penjelas adalah sebuah kata yang menggambarkan detail dari head atau kata dasar.

3. Sub Modifier

Sub modifier  atau kata penjelas dari penjelas adalah sebuah kata yang memberikan informasi tambahan dari modifier atau  kata penjelas.

Aturan Penyusunan Phrase

Aturan- aturan yang perlu diperhatikan, dipahami, dan dicermati dalam penyusunan phrase di antaranya :

1. Pada Head

Dalam penyusunan head, hanya ada satu aturan, yakni harus kata benda (noun).

2. Pada Modifier

Umumnya, unsur yang menyusun modifier adalah adjective atau kata sifat.Dalam penyusunan modifier terdapat aturan pasti dalam letak penyusunan yang mesti dipahami dan dihafalkan di luar kepala yaitu  aturan OSASCOM. Apa itu OSASCOM? Kita akan bahas lebih detail setelah ini.

3. Pada Sub Modifier

Tidak ada aturan pasti pada sub modifier ini. Hanya saja biasanya adalah participle atau kata kerja bentuk ke 3 sebagai kata penjelas. Berbentuk verb 3 atau verb ing yang berfungsi sebagai penjelas dari kata benda (di mana dalam hal ini berarti kata pada modifier).

Baca juga: Pengertian Conditional Sentence

 Jika benda yang dimaksud berarti pelaku atau subject, maka yang digunakan adalah verb ing.Sedangkan, jika benda yang dimaksud berarti korban atau object, maka yang digunakan adalah verb 3. Atau bisa juga seperti table berikut.

Verb ingBenda (modifier) + kata kerja aktif (berimbuhan me- atau be-)
Verb 3Benda (modifier) + kata kerja pasif (berimbuhan di-)

Tentang Osascom

OSASCOM adalah sebuah aturan dalam penyusunan modifier, tapi apa itu artinya? OSASCOM  yang berisi adjective atau kata sifat merupakan singkatan dari opini, size, age, shape, color, origin, material

Yang  mana ini merupakan aturan urutan penyusunan adjective atau kata sifat pada modifier.

1. Opini

Merupakan pendapat atau penilaian (pribadi) terhadap suatu benda. Maksudnya adalah kata sifat yang sesuai untuk suatu benda menurut diri sendiri.

Misalnya : cantik (beautiful), lezat (delicious), mudah (easy), dan sebagainya.

2. Size

Berarti ukuran. Maksudnya adalah kata sifat untuk menggambarkan ukuran suatu benda. Seperti : besar (big), luas (large), sempit (narrow), dan sebagainya.

3. Age dan Temperature

Berarti usia. Maksudnya adalah kata sifat untuk menggambarkan usia suatu benda. Contoh : tua (old), muda (young), kuno (ancient / antique), dan sebagainya.

Dalam posisi age juga terdapat temperature. Berarti suhu. Maksudnya adalah kata sifat untuk menggambarkan suhu suatu kata benda. Contoh : panas (hot), dingin (cold), dan sebagainya.

4. Shape

Berarti bentuk. Maksudnya adalah kata sifat untuk menggambarkan bentuk suatu benda. Contoh : kotak (square), bulat (round), kerucut (cone), dan sebagainya.

5. Color

Berarti warna. Maksudnya adalah kata sifat untuk menggambarkan warna suatu benda. Seperti : merah (red), biru (blue), hijau (green), dan sebagainya.

6. Origin

Berarti asal-usul negeri. Maksudnya adalah kata sifat untuk menggambarkan asal usul negeri suatu benda. Missal : dari amerika (American), dari timur (eastern), dari Indonesia (Indonesian), dan sebagainya.

7. Material

Berarti bahan. Maksudnya adalah kata sifat untuk menggambarkan bahan suatu kata benda.
Contoh : dari kapas (cotton), dari kaca (glass), dari emas (golden), dan sebagainya.

Catatan : kadang kala juga sebelum opini terdapat determiner, yakni article (thea, dan an), demonstrative (kata tunjuk : thisthatthese those), possessive (arti milik : myyourherhisetc), ordinal number 
(urutan : firstsecondthirdetc), counter (jumlah dengan angka pasti : one, one bottle of, one cup of, etc), measurer (jumlah dengan angka tidak pasti (many, much, few, etc).

Jenis-jenis Susunan dalam Bahasa Inggris

Ada 4 jenis susunan dalam bahasa Inggris, yaitu :

1. Word

Atau berarti kata merupakan kumpulan huruf abjad a-z.

2. Phrase

Atau berarti frasa merupakan kumpulan kata (word).

3. Clause

Atau berarti klausa merupakan kumpulan kata (word) atau kumpulan frasa (phrase).

4. Sentence

Atau berarti kalimat sempurna merupakan kumpulan frasa (phrase) atau kumpulan klausa (clause).

Kita sudah mempelajari mengenai phrase, maka selanjutnya adalah clause dan sentence.

Gimana sekarang? Sudah paham kan tentang phrase, bagian dan penyusunannya? Sudah paham juga kan tentang OSASCOM dan aturannya? Semoga artikel ini membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kalian.

Well, it’s over here. Keep reading and keep learning! See you on the next post! Cherrio.

“Language is the bridge of the world.” Unknown

Writer: Kiki