Menggugat Sistem Mayoritas Sekolah

Sekolah adalah salah satu tempat belajar formal dimana ada jutaan murid atau bahian lebih didunia ini yang belajar secara formal disekolah dan setiap sekolah yang ada didunia ini memiliki sistem yang pendidikan yang berbeda-beda bahkan hal tersebut terjadi di negara Indonesia, namun apakah sistem sekolah yang ada saat ini sudah cukup baik dan memenuhi kebutuhan pendidikan muridnya yang sebenarnya?, berikut ulasannya:

Semua Orang adalah Jenis

Albert Einstein pernah mengatakan:

Setiap orang itu jenius, akan tetapi jika Anda menilai ikan dengan kemampuannya dalam memanjat pohon, maka ia akan percaya selama seumur hidupnya bahwa ia bodoh.

Saat ini banyak sekali sekolah modern di dunia ini, namun sekolah yang ada hingga saat ini bahkan yang mengatakan bahwa sekolahnya modern secara tidak langsung berusaha membuat ikan untuk mampu memanjat pohon bahkan tidak hanya itu sekolah yang ada saat ini pun memaksa ikan tersebut untuk turun dan lari beberapa kilometer, lalu “Apakah sekolah yang ada saat ini sudah cukup bangga dengan hal yang dilakukannya?”, mengubah jutaan orang menjadi robot.

Apakah mayoritas sekolah saat ini menyadari betapa banyak anak yang saat ini belajar dikelas namun seperti ikan yang berenang di hulu sungai dan tidak pernah menemukan bakat berfikir mereka?, mereka dungu, mereka tidak berguna.

Baca9 Langkah Jitu Menemukan Passion Kamu, lalu Hidup dengan Bahagia

Tak Ada yang Benar-Benar Berubah dari Sekolah

Sadarkah kita sebenarnya dari dulu hingga saat ini tidak ada yang benar-benar berubah dari sekolah?, perhatikan gambar berikut ini:

Lihatlah perbedaan diatas, kedua mobil tersebut sangat berbeda kan?, coba lihat gambar dibawah ini:

Bukankah itu memalukan?, lebih dari 1 abad dan tidak ada yang berubah dari ruang kelas pada zaman dahulu dan sekarang, tetapi mayoritas sekolah mengaku telah mempersiapkan siswa untuk masa depan?!.

Dengan bukti diatas muncul sebuah pertanyaan “Apakah sekolah menyiapkan siswa untuk masa depan?, atau masa lalu?”, ketika melihat latar belakang berdirinya sekolah, dan kenyataan menunjukan bahwa pada dasarnya siswa dibuat untuk melatih orang untuk bekerja di pabrik, yang menjelaskan mengapa sekolah menempatkan siswa dalam barisan lurus dengan baik dan rapih dan mengatakan bahwa harus tetap duduk dan mengangkat tangan jika Anda ingin berbicara, memberi siswa istirahat singkat untuk makan dan belajar selama rata-rata 8 jam sehari dan memaksa murid untuk memikirkan sesuatu yang harus dipikirkan serta membuat siswa berkompetisi untuk mendapatkan nilai A, dan hurut A yang menentukan kualitas suatu produk.

BacaAlasan Kenapa “Hardskill” dan “Softskill” Penting untuk Karirmu

Hakikat Seorang Guru

Rata-rata guru memiliki pekerjaan yang paling penting di planet ini, namun mereka dibayar dengan bayaran yang rendah maka tak heran jika banyak siswa yang mengalami perubahan secara singkat.

Guru harus mendapat gaji yang banyak, sebanyak dokter karena dokter dapat melakukan operasi jantung dan menyelamatkan nyawa Anak, akan tetapi seorang guru yang besar mampu mencapai hati anak itu dan membiarkannya benar-benar hidup.

Lihat… guru adalah pahlawan yang sering disalahkan, akan tetapi sebenarnya mereka bukan sumber masalahnya.

Mereka bekerja pada sebuah sistem tanpa banyak pilihan atau hak. Kurikulum dibuat oleh pembuat kebijakan yang sebagian besar mereka tidak pernah mengajar sehari dalam hidup mereka, mereka terobsesi dengan tes standarisasi yang mereka pikir hal tersebut bisa membuat mereka sukses.

BacaTrik Sukses Menembus Psikotes dan Tes Kemampuan Umum

Yang Seharusnya Dilakukan

Dan kita bisa menyesuaikan seperti perawatan kesehatan, mobil, halaman Facebook, maka itu adalah tugas kita melakukan hal yang sama pada setiap murid, pada pendidikan untuk mengupgrade dan mengubah semangat sekolah para murid saat ini, tidak ada standar kompetensi, sebagai gantinya, mari kita mencapai inti setiap hati di setiap kelas. Matematika mement penting tapi tidak lebih penting dari seni atau pengetahuan umum lainnya, mari beri setiap siswa kesempatan yang sama.

Ini memang terdengar seperti mimpi akan tetapi negara-negara seperti Finlandia telah menerapkan hal-hal yang mengesankan seperti ini, mereka memiliki hari sekolah yang jauh lebih singkat, guru mendapat gaji yang layak, tidak ada PR mereka hanya fokus pada kolaborasi daripada persaingan (kompetisi).

Tapi inilah yang mengejutkan teman-teman, sistem pendidikan mereka mengungguli setiap negara lainnya yang ada didunia. Tempat-tempat seperti singapura sukses dengan cepat.

Mari bergerak untuk merubah semuanya, karena mungkin siswa hanya sekitar 20% dari populasi kita, akan tetapi Smereka adalah 100% masa depan kita, jadi mari kita hadapi impian mereka. Tidak ada yang tahu dimana kita bisa mencapainya.

Ini adalah dunia dimana kita percaya, dunia dimana ikan tidak lagi dipaksa untuk memanjat pohon 

Sumber:

Bagikan Artikel melalui :