Pengertian Mitokondria

Pengertian Mitokondria (Struktur, Fungsi, dan Manfaat)

Diposting pada

Pernahkah kamu mendengar istilah mitokondria?, istilah yang satu ini memang seringkali muncul ketika membahas tentang sel.

Baca: Sel (Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Sejarah)

Berikut pembahasan terkait mitokondria, baik pengertian mitokondria, struktur mitokondria, fungsi mitokondria dan manfaaatnya:

Pengertian Mitokondria

Gambar Mitokondria
Gambar-Mitokondria

Mitokondria adalah salah satu organel yang ada di dalam sel berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fungsi respirasi pada sel pada makhluk hidup, selain fungsi selular lainnya, seperti: metabolisme asam lemak, transduksi sinyal selular, homeostasis kalsium, biosintesis pirimidina, dan penghasil ATP (adenosina trifosfat) atau energi pada lintasan katabolisme.

Istilah Mitokondria berasal dari gabungan dua kata yaitu “Mito” dan “Chodrion”, “mito” artinya benang dan chodrion artinya granular. Mitokondria merupakan organel sitoplasma pada sel yang mimiliki bentuk granular atau filamen.

Mitokondria sendiri memiliki 2 membran penyusun yaitu lapisan membran luar dan lapisan membran bagian dalam.

Pada lapisan membran mitkondria bagian dalam ditemukan berbagai lipatan yang disebut dengan “cristae” (krista). Didalam lampisan bagian dalam kita juga menemukan adanya sebuah ‘ruangan’ yang disebut sebagai matriks. Pada matriks tersebut ditemukan beberapa jenis mineral didalamnya.

Kita dapat menemukan banyak sekali mitokondria sel yaitu organ seperti jantung, otot maupun hati.

Perhatikan gambar dibawah ini:

Struktur Organel Mitokondria

Mitokondria memiliki 2 membran, yaitu ruang intermembran (rang membran dalam) dan matriks.

Mitokondria juga mempunyai ruang intermembran atau ruang diantara kedua membran tersebut. Ruangan ini memiliki ukuran yang relatif sempit serta selektif. Membran bagian luar pada organel mitkondria tidak dapat dilalui oleh molekul yang memiliki ukuran kecil dan juga tidak bisa dilalui oleh protein maupun molekul yang memiliki ukuran cukup besar.

Matriks pada mitokondria adalah sebuah ruang yang dibungkus oleh adanya membran dalam yang berfungsi sebagai tempat terjadi beberapa proses metabolisme.

Pada bagian dalam membran terbentuk protein yang termasuk bagian proses respirasi dan juga enzim sebagi pembuat ATP (energi).

Permukaan pada bagian membran dalam pada mitokondria memiliki ukuran yang cukup luas karena berfungsi untuk meningkatkan produktivitas pada respirasi selular.

Pada bagian dalam pada matriks mitokondria juga banyak mengandung protein, ribosom, serta RNA dan DNA. Sehingga mitokondria memiliki kemampuan untuk mensintesis protein, selain organel nukleus (inti sel) dan juga RE (Retikulum endoplasma).

Baca: DNA dan RNA: Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Perbedaan

Walaupun antara mitokondria dan nukleus memiliki kemampuan yang sama pada sel, namun ada perbedaan antara DNA mitokondria dengan DNA yang ada di dalam nukleus.

Mitokondria juga berperan pada kematian suatu sel tertentu yang ada di dalam jaringan tubuh.

Struktur Mitokondria

Gambar Mitokondria

Mitokondria memiliki 5 struktur peyusunnya sebagai sebuah organel pada sel, yaitu:

  1. Membran bagian dalam (inner membran)
  2. Membran bagian luar (outer membran)
  3. cristae (krista)
  4. Ruang antar membran (ruang membran dalam)
  5. Matriks

Berikut uraian selengkapanya mengenai masing-masing struktur mitokondria:

1. Membran Bagian Dalam

Membran bagian dalam adalah organel pada mitokondria yang terbentuk dari beberapa molekul kompleks kompleks ATP Sintase, Transpor Elektron, dan Transport Protein.

Walaupun membran bagian dalam ini kompleks namun tetap permeable atau dapat dilalui oleh semua zat, baik padat maupun cair.

Membran bagian dalam berfungsi untuk membantu pembuatan ATP (energi) pada jaringan tubuh suatu organisme atau makhluk hidup.

2. Membran Bagian Luar

Membran bagian luar adalah organel pada mitokondria yang tersusun dari Fosfolipid Bilayer yang bersifat Semi Permeable dan didalamnya mengandung Protein Porin.

 Pada lapisan ini bisa dilewati oleh Ion-ion, ADP (Adenosina Difosfat), ATP (Adenosine Trifosfat), serta berbagai molekul Nutrisi.

Karena mengandung enzim maka membran luar pada mitokondria ini berfungsi untuk membantu proses biosintesis jaringan tubuh suatu makhluk hidup.

3. Krista (Cristae)

Krista adalah organel pada mitokondria berupa lipatan-lipatan.

Fungsi Krista : ketika molekul-molekul DNA mitokondria berkembang lebih banyak, krista membantu proses perluasan struktur pada membran yang berada di dalam selnya.

4. Ruang Antar Membran

Ruang Antar Membran adalah sebuah ruang yang ditemukan berada diantara membran luar dan membran dalam pada organel mitokondria.

Fungsi rang antar membran: tempat berlangsungnya berbagai reaksi penting yang ada pada sebuah sel.

5. Matriks

Matriks adalah salah satu organel mitokondria yang berfungsi untuk Menyimpan bagian-bagian yang penting pada mitokondia.

Didalam matriks terdapat berbagai molekul DNA yang bertanggung jawab pada proses respirasi sel.

Baca: Sel Eukariotik (Pengertian, Ciri Umum, dll) | Sel Prokariotik (Pengertian, Ciri Umum, dll)

Didalam matriks juga berbagai enzim yang bertanggung jawab pada siklus reaksi asam sitrat.

Fungsi Matriks : menyimpan bagian-bagian penting pada mitokondria seperti materi genetik (DNA), ion-ion penting lainnya dan ribosom.

Fungsi-Fungsi Mitokondria

Seperti yang telah kita bahas diatas, bahwa fungsi utama dari mitokondria adalah untuk membantu respirasi sel.

Respirasi sel sendiri adalah suatu proses yang melibatkan senyawa kimia (kimiawi) yang berfungsi untuk melepaskan berbagai energi yang tersimpan pada Glukosa. ATP memiliki peran pentingnya dalam memberikan energi pada proses pemecahan glukosa tersebut.

Berikut ini beberapa fungsi mitokondria lainnya:

  1. Menjaga konsentrasi ion kalsium dan membantu sel-sel untuk mencapai fungsinya masing-masing dengan menjadi sebagai tangki penyimpanan ion kalsium.
  2. Pada sel-sel hati mitokondria mempunyai enzim yang berfungsi untuk mendetoksifikasi amonia.
  3. Mengendalikan berbagai siklus pada sel
  4. Membantu pembangunan bagian-bagian tertentu dari hormon seperti esterogen dan testosteron.
  5. Membantu proses kematian pada sel-sel tertentu, seperti sel yang tidak diperlukan memiliki jumlah terlalu banyak. Proses kematian sel tersebut dikenal dengan sebutan “apoptosis“.
  6. Mengawasi jalannya proses diferensiasi, pertumbuhan, dan perkembangan pada sel
  7. Pengubahan energi potensial (seperti glukosa dan lain sebagainya) menjadi energi (ATP). Energi potensial tersebut diubah menjadi energi untuk memompa jantung, mengganti sel-sel lainnya yang rusak, dan lain sebagainya.
  8. Tempat terjadinya proses metabolisme oksidatif —> respirasi seluler.

Manfaat Mitokondria pada Tubuh Makhluk Hidup

Mitokondria memiliki peran peting pada tubuh suatu organisme atau makhluk hidup yaitu:

1. Metabolisme Tubuh

Mitokondria memiliki menfaat untuk membantu adanya proses metabolisme pada tubuh suatu organisme atau makhluk hidup dengan cara menghasilkan energi sel (ATP).

Disamping itu mitokondria juga berfungsi untuk mengelola berbagai aktivitas metabolisme sel.

2. Menghasilkan Energi

Fungsi yang kedua pada mitokondria adalah untuk menghasilkan energi dengan cara memecah makanan (seperti: karbohidrat, lemak, protein).

3. Menjaga Konsentrasi ion Kalsium

Fungsi selanjutnya mitokondria adalah untuk menjaga konsentrasi ion kalsium. ion kalsium sendiri berfungsi untuk kepadatan tulang.

4. Mematikan Sel-Sel Tertentu

Mitokondria juga berfungsi membantu proses mematikan sel-sel tertentu yang telah di atur oleh tubuh secara alamiah.

Contohnya sel abnormal (tidak normal) atau sel yang beropotensi menimbukan penyakit tertentu, sel beracun, sel-sel yang berbahaya tersebut akan dimatikan dalam jumlah yang cukup banyak.

Sehingga ketika proses metabolisme berlangsung didalam sel, maka sel-sel yang bermasalah tadi tidak akan berkembang.

5. Meningkatkan Kinerja Tubuh

Fungsi terakhir mitokondria adalah untuk meningkatkan kinerja tubuh suatu organisme atau makhuk hidup.

Mitokondria membantu fungsi organ tubuh agar dapat berjalan dengan optimal. Hal tersebut karena pada saat mitokondria tidak mampu bekerja dengan baik atau mengalami kematian sel maka hal tersebut dapat mempengaruhi kinerja organ tubuh suatu organisme atau makhluk hidup.

Demikian penjelasan seputar mitokondria, semoga bermanfaat..

Gambar Gravatar
Founder pusilpen.online/pusatilmupengetahuan.com Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, dan qothrunnadaa.com