Pengertian Pelaku Ekonomi

Pengertian Pelaku Ekonomi (Peranan dan Macam-Macamnya)

Diposting pada

Tahukah kamu apa yang dimaksud pelaku ekonomi?, mungkin kita seringkali mendengarnya terutama saat belajar ekonomi. Sehingga penting rasanya bagi kita untuk mengenal lebih jauh pengertian pelaku ekonomi.

Pengertian Pelaku Ekonomi

Pengertian Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi adalah suatu individu, baik berasal dari rumah tangga, perusahaan produsen, maupun pemerintahan yang berperan dalam melaksanakan proses kegiatan dalam ekonomi seperti produksi, distribusi, dan konsumsi.

Baca: Pengertian Ekonomi

Masing-masing pihak yang berperan sebagai pelaku ekonomi memiliki fungsi dan peranannya masing-masing yang berbeda antara satu sama lain.

Masing-masing pelaku ekonomi juga selain memiliki perannya masing-masing juga harus mampu untuk saling mempengaruhi satu sama lainnya.

Misalnya seorang produsen memproduksi suatu barang maka dapat kita ketahui bahwa peran dari produsen adalah membuat barang tidak sampai situ saja, namun produsen juga mempengaruhi si konsumen untuk membeli harang yang dibutuhkan sehingga terjadilah proses saling mempengaruhi satu sama lain.

Peran Pelaku Ekonomi dalam Kegiatan Ekonomi

Peran Pelaku Ekonomi dalam Kegiatan Ekonomi

1. Rumah Tangga

Didalam kegiatan ekonomi rumah tangga memiliki 2 peran yaitu:

  1. Sebagai konsumen (pembeli/pengguna) terhadap suau barang, produk maupun jasa dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
  2. Penyedia faktor produksi , misalnya: tanah tenaga kerjanya, lahan, bahan baku, atau modal dan juga pengusaha (wirausaha).
    Peran rumah tangga sebagai penyedia bahan baku bisa berwujud seperti ladang (yang ditumbuhi pohon mahoni, jati dll), sehingga hasil dari ladang tersebut dapat diolah kembali menjadi kebutuhan rumah tangga seperti perabotan dan lain sebagainya.

Berdasarkan pemenuhan dari kebutuhan tersebut maka rumah tangga membutuhkan adanya income (pemasukan) berupa uang yang berguna untuk pembelian barang kebutuhan.

Dalam pemenuhan income (pemasukan) rumah tangga bisa diperoleh dari 5 perusahaan dalam beberapa bentuk yaitu:

  1. Upah kerja atau gaji, adalah imbalan atau balasan atas pengorbanan tenaga dalam melakukan suatu produksi.
  2. Sewa, yaitu sejumlah bayaran yang diberikan kepada rumah tangga karena telah menyewakan lahan maupun bangunan kepada suatu perusahaan yang memproduksi barang atau jasa.
  3. Bunga, merupakan suatu imbalan/balasan yang diberikan kepada rumah tangga yang berasal dari suatu perusahaan karena telah meminjamkan modal kepada perusahaan tersebut.
    Baca juga: hukum bunga menurut agama islam
  4. Laba, yaitu suatu imbalan maupun bayaran dari hasil pengorbanan pikiran, tenaga maupun keahliannya dalam mengelola sebuah perusahaan sehingga perusahaan tersebut dapat menghasilkan laba atau keuntungan.
  5. Hasil penjualan, yaitu upah (imbalan) yang diterima oleh rumah tangga berasal dari hasil menjual bahan baku kepada perusahaan yang berproduksi.

Penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa adanya interaksi antara rumah tangga dengan suatu perusahaan dapat menyebabkan terjadinya arus uang, barang dan jasa antara rumah tangga maupun perusahaan.

2. Perusahaan

Kita mungkin telah mengetahui bahwa ada berbagai macam bentuk dari perusahaan yang ada disekitar kita.

Mulai dari perusahaan yang dimiliki oleh swasta(perorangan), hingga perusahaan yang dimiliki oleh negara.

Berdasarkan hukum yang berlaku perusahaan dapat berupa perusahaan perorangan, firma, CV maupun PT.

Dalam kegiatan ekonomi perusahaan-perusahaan tersebut memiliki perannya yaitu diantaranya:

  1. Membeli faktor pendukung adanya produksi seperti: bahan baku, modal, membayar tenaga kerja, dan juga pengusaha.
  2. Mengelola maupun menggabungkan antara faktor produksi untuk memproduksi barang atau jasa. Disini perusahaan memiliki peranan penting sebagai produsen
  3. Menjual barang maupun jasa yang dihasilkan untuk konsumen (rumah tangga), masyarakat luar daerah, luar negeri, pemerintah, dan lain sebagainya.
  4. Bertanggung jawab terhadap kesejahteraan karyawan serta masyarakat sekitar lingkungan perusahaan.

Kesejahteraan masyarakat dapat di wujudkan dengan adanya pemberian UMR ( upah minimum regional) diatas rata-rata, maupun bisa juga dalam bentuk menambahkan bonus.

Tidak hanya pemberian UMR maupun bonus, perusahaan juga harus menjamin keselamatan tenaga kerjanya, serta menjamin hari tua para pekerjanya (pensiun).

Berikut cara untuk mewujudkan kesejahteraan lingkungan sekitar:

  1. Aktif dalam membantu pembangunan sarana umum, baik dalam bentuk sarana dan prasarana
  2. Mengurangi dampak limbah pembuangan
  3. Membina berbagai perusahan kecil dalam sebagai penggerak
  4. Ikut andil dalam pemberian beasiswa

3. Pemerintah

Dalam kegiatan ekonomi pemerintah dapat mengambil beberapa peranan, baik itu menjadi produsen, konsumen maupun pengatur kegiatan suatu perekonomian. Berikut uraiannya:

1. Peran Pemerintah Sebagai Produsen

Maksudnya dalam peranan pemerintah sebagai produsen adalah mampu memproduksi barang atau menyediakan jasa pelayanan umum yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Berikut beberapa contoh hasil yang di produksi oleh pemerintah:

  1. Minyak Bumi, dikelola oleh Pertamina
  2. Semen, (PT. Cibinong)
  3. Listrik (PT PLN Persero)
  4. Pesawat terbang (PT Dirgantara Indonesia)
  5. Baja (PT Krakatau Steel)
  6. Pos (PT POS Indonesia)
  7. Bidang kesehatan (puskesmas dan rumah sakit dll)
  8. Hukum serta keamanan (badan Kepolisian, TNI maupun Peradilan)
  9. Pendidikan Sekolah Negeri serta Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT/lembaga Masuk perguruan tinggi negeri)

2. Peran Pemerintah sebagai Konsumen

Dalam menjalankan fungsinya sebagai produsen pemerintah tentunya membutuhkan jasa mauupun dalam bentuk barang lain yang dihasilkan oleh suatu perusahaan tertentu.

Misalnya sebuah kantor pemerintahan, pastinya pemerintah membutuhkan adanya fasilitas seperti lemari, komputer, meja dan lain sebagainya. Selain fasilitas tersebut pemerintah juga membutuhkan kendaraan dinas, bahkan peralatan perang negara serta berbagai kebutuhan negara lainnya.

3. Pemerintah Sebagai Pengatur Kegiatan Perekonomian

Selain dari perannya sebagai produsen dan konsumen pemerintah juga turut andil dalam pengontrol kegiatan perekonomian.

Peranan pemerintah sebagai pengatur ekonomi adalah dengan membuat peraturan maupun kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan – kegiatan ekonomi. 

Semua peraturan maupun kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dalam mengatur kegiatan perekonomian harus berdasarkan pancasila dan UUD 1945 serta garis-garis besar Haluan yang berlaku pada suatu negara.

Contoh dari peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh pemerintah dalam menjalankan perannya sebagai pengatur kegiatan ekonomi adalah sebagai berikut:

  • UU No. 22 Tahun 1999 yang berisi tentang Otonomi Daerah.
  • UU No. 25 Tahun 1999(perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah).
  • UU No. 27 Tahun 2003 (Pemanfaatan Panas Bumi).
  • UU No. 13 Tahun 2003 (Ketenagakerjaan).

4. Lembaga Keuangan

Lembaga keuangan adalah salah satu peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi yang bertugas mengatur hal yang berkaitan dengan keuangan, baik dalam bentuk bank maupun nonbank. 

Lembaga keuangan sendiri dibentuk dengan tujuan untuk membantu meningkatkan sistem perekonomian pada suatu negara, kegiatan lembaga keuangan adalah sebagai berikut:

  • Mengumpulkan dana dari berbagai rumah tangga baik konsumen maupun perusahaan tertentu.
  • Menyediakan uang giral pada setiap kegiatan yang berkaitan dengan transaksi keuangan.
  • Menyediakan kredit untuk modal usaha bagi para produsen maupun perusahaan.

5. Masyarakat Luar Negeri

Setiap negara diseluruh penjuru dunia memiliki letak geografis yang berbeda-beda antara satu sama lainnya. Darisanalah kita dapat mengambil kesimpulan bahwa setiap negara mempunyai sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang berbeda-beda juga.

Perbedaan tersebut yang membuat suatu negara bergantung kepada negara lainnya. Ketergantungan ini dapat terjadi karena beberapa negara tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan negaranya masing-masing. Sehingga berbagai negara diseluruh dunia berkumpul dan membuat sistem perdagangan luar negeri.

Berikut beberapa kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat luar negeri dalam pernananya pada perekonomian:

  • Menyiapkan barang tertentu yang dapat diimpor dari luar negara masing-masing.
  • Menjadi media penghubung antara pasar uang yang ada didalam negeri dengan pasar uang luar negeri
  • Melakukan aktivitas impor dan expor dengan berbagai negara lainnya.
  • Mepersiapkan dan melakukan tindakan investasi yang berfungsi untuk membiayai kegiatan pembangunan yang ada di dalam negeri.

Dalam peranannya sebagai pelaku ekonomi Masyarakat Luar Negeri dapat diwujudkan dengan adanya perdagangan, ketenagakerjaan, maupun permodalan. Berikut penjelasanya:

1. Perdagangan

Maksudnya adalah adanya perdagangan antar suatu negara tertentu dengan tujuan saling mendapatkan keuntungan masing-masing.

Kerjasama yang diadakan dengan pihak asing yang didalamnya berupa perdagangan, yaitu: impor ataupun ekspor.

Contoh: Negara Jepang mengekspor teknologi canggih ke negara Indonesia. Nantinya kedua belah pihak negara akan memperoleh tambahan devisa masing-masing dari adanya kegiatan perdagangan tersebut.

2. Pertukaran Tenaga Kerja

Negara kita sejak dahulu tidak sedikit mengirimkan warga negaranya untuk bekerja dengan negara lain. Tentunya tidak hanya sekedar mengirimkan warga negaranya sebagai pekerja diluar negeri, Indonesia juga menerima masuknya tenaga kerja luar ke Indonesia.

Hal tersebut dinamakan dengan pertukaranan tenaga kerja, dimana ketika masing-masing negara mengirimkan warganya maupun menerima kewarganegaraan lain sebagai pekerja di suatu negara maka keduanya saling mendaptkan manfaat baik dalam bentik devisa maupun jasa.

3. Sumber Penanaman Modal Asing

Mungkin kita acap kali mendengar istilah investasi, sehingga tidak asing lagi bagi kita saat menemukan istilah tersebut. Investasi juga dapat digunakan oleh suatu negara dalam meningkatkan kemakmuran suatu negara.

Singkatnya, investasi adalah salah satu cara yang digunakan oleh suatu individu maupun negara dalam menanam modal. Hal itu juga dilakukan oleh berbagai negara di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Sehingga tidak asing bagi kita saat melihat adanya investor luar negeri yang menanam modal di Indonesia, disini kedua belah pihak negara sama-sama diuntungkan disatu sisi masyarakat Indonesia mendapatkan sumber penghasilan, di sisi lain warga negara lain mendapatkan jasa dan berbagai keuntungan lainnya.

4. Pemberi Bantuan

Masing-masing negara tentunya saling memberi bantuan. Pada umumnya orang luar negarei memberikan bantuan berwujud proyek-proyek pembangunan fisik maupun berbagai kegiatan pelayanan dengan cara bekerja sama dengan pemerintah pada suatu daerah tertentu.

Bantuan yang diberikan oleh negara luar tersebut sifatnya adalaha cuma-cuma artinya tidak berupa pinjaman yang harus dikembalikan.

Demikian artikel terkait pelaku ekonomi, semoga dapat menambah wawasan keilmuan kita semua…

Avatar
Founder and CEO pusilpen.online, pusatilmupengetahuan.com, saintek.id Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, qothrunnadaa.com, etc...