Pengertian Klorofil

Pengertian Klorofil (Zat Hijau Daun)

Diposting pada

Mungkin kita sering mendengar atau menemukan istilah klorofil saat membaca maupun mempelajari ilmu biologi, klorofil sendiri adalah bagian terpenting pada tumbuhan, salah satu fungsinya adalah membantu proses fotosintesis.

Pengertian Klorofil

Klorofil atau zat hijau daun merupakan molekul kimia yang terdapat dalam tumbuhan yang aktivitas utamanya adalah membantu reaksi fotosintesis. Semua tumbuhan hijau dan semua tumbuhan yang berwarna selain hijau memiliki klorofil.

Klorofil tidak hanya terdapat dibagian daun, tetapi juga dibagian batang, buah, biji, bahkan pada umbi.
Selain pada tumbuhan, klorofil dapat dijumpai pada ganggang dan bakteri fotosintetik.

Contoh, bakteri yang melakukan fotosintetik adalah Rhodobacter sphaeroides. Klorofil tersusun membentuk kompleks antena. Pigmen yang paling dominan di dalam kompleks antena ini adalah klorofil alfa, klorofil beta, serta karotenoid.

Menurut Dr. Leenawaty Limantara, bagi tumbuhan, klorofil seperti darah dalam tubuh manusia. Dalam hal struktur kimianya, klorofil serupa dengan hemoglobin yaitu zat yang membuang darah berwarna merah.

“Perbedaannya sendiri hanya terletak pada atom pusatnya dimana klorofil mempunyai atom pusat magnesium atau disingkat “Mg”, sedangkan hemoglobin mempunyai atom pusat besi (Fe),” tuturnya.

Oleh karena itu, klorofil merupakan zat yang paling diterima oleh tubuh manusia. Di dalam tubuh, klorofil dapat membersihkan jaringan tubuh dan sebagai tempat pembuangan sisa-sisa limbah metabolisme dalam tubuh, sekaligus mengatasi parasit, bakteri, dan virus yang ada dalam tubuh manusia.

Baca: Pengertian Virus secara Lengkap

Manfaat Klorofil

Bahkan klorofil dapat menghilangkan senyawa kimia yang bersifat racun dalam tubuh. Karena terdegradasi, klorofil berubah menjadi senyawa, turunan yang memiliki manfaat dan tidak beracun bagi tubuh.

Contoh turunan klorofil adalah feofitin yaitu klorofil yang pusat atom megnesiumnya terlepas dan banyak ditemukan pada teh. Turunan lainnya adalah Chlorophyllide yaitu klorofil yang ekornya lepas dan berfungsi sebagai desinfektan yang mengangkat senyawa hidrokarbon seperti pestisida, timbunan obat, parasit, bakteri, bahkan virus dari dinding sel serta mengeluarkannya.

Katuk (Sauropus androgynus) adalah tumbuhan asli berasal dari Indonesia yang didalamnya paling banyak kandungan klorofilnya. Kandungan klorofilnya ditemukan sekitar delapan persen dari berat keringnya. Padahal senyawa metabolit sekunder lain hanya terdapat dalam jumlah kecil sekitar nol koma dan nol sekian persen,” kata peraih ITSF Science and Technology Award (2005) ini. Selain katuk, sekitar 370 jenis tumbuhan memiliki potensi sebagai sumber klorofil.

Gambar Gravatar
Founder pusilpen.online/pusatilmupengetahuan.com Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, dan qothrunnadaa.com