gambar kondensasi

Pengertian Kondensasi

Diposting pada

Pernahkah kamu mendengar istilah kondensasi? mungkin istilah ini sudah tidak asing lagi di telinga kita. Terkhusus saat mempelajari ilmu fisika. Lalu apa itu kondensasi?, berikut uraiannya:

Pengertian Kondensasi

Kondensasi adalah suatu peristiwa perubahan bentuk atau wujud suatu benda menjadi wujud yang lebih padat, contohnya gas (uap) yang berubah wujud menjadi cairan.

Secara etimologi (bahasa) pengertian kondensasi sendiri diambil dari bahasa latin yaitu Condensare yang artinya membuat tertutup.

Kondensasi juga dapat disebut sebagai proses pengembunan atau dalam fisika dikenal dengan proses penguapan. Didalam fisika penguapan adalah perubahan dari suatu zat yang bersifat sementara dan menguaba suatu benda menadi lebih padat. Misalnya pada proses perubahan gas (uap) menjadi cairan.

Cairan yang telah mengalami proses kondensasi dari gas (uap) tersebut disebut dengan kondensat. Jadi, kondensat adalah suatu cairan yang dihasilkan dari adanya kondensasi gas (uap).

Kondenser adalah alat yang digunakan untuk mengkondensasi gas (uap) sehingga menjadi cairan.

Terjadinya konversi tersebut pada saat gas (uap) berubah menjadi cairan, selain itu konversi juga dapat terjadi saat tekanan pada uap ditingkatkan atau di kompresi.

Pada umumnya kondenser sendiri adalah sebuah pendingin atau penukar panas yang dipakai untuk berbagai tujuan serta memiliki variasi yang berbeda-beda.

Proses Terjadinya Kondensasi

Proses Terjadinya Kondensasi

Proses terjadinya kondensasi adalah ketika uap air yang ada di udara didinginkan sehingga berubah wujud menjadi cairan, namun juga dapat terjadi saat tekanan pada uap ditingkatkan sehingga mengalami proses pendinginan atau pengompresan dan menjadi cair.

Contoh proses kondensasi sendiri dapat dengan mudah kita temukan di lingkungan sekitar. Misalnya, kaca mobil yang berembun di pagi hari dan lain sebagainya.

Selain itu proses kondensasi ini juga terjadi pada proses pembentukan awan yang ada di langit. Proses pembentukan awan terjadi karena adanya proses kondensi uap air yang ada dipermukaan bumi.

Pada sendiri saat uap air yang yang ada dipermukaan bumi naik ke permukaan atmosfer kemudian melalui proses kondensi hingga terbentuklah air atau larutan akibat adanya pendinginan saat dipermukaan atmosfer.

Baca juga: Pengertian Gaya pada Fisika secara Lengkap

Jenis – Jenis Kondensasi

1. Kondensasi Eksterior

Kondensasi eksterior adalah salah satu jenis kondensasi yang terjadi pada saat udara yang lembab menyentuh permukaan yang bersuhu dingin seperti kaca.

Kondensasi eksterior dapat terjadi apabila suhu yang ada di permukaan tersebut berada dibawah titik embun udara. Titik embun udara sendiri adalah suatu temperatur yang pada uap air yang mengembun di udara dan menjadi air dengan kecepatan uap air dan udara secara konstan.

2. Kondensasi Interior

Kondensasi interior adalah salah satu jenis kondensasi yang dapat terjadi karena adanya kelebihan kelembapan udara pada ruangan yang tertutup. Hal tersebut umumnya akan membuat kaca pada jendela menjadi berembun.

Contoh Kondensasi

  1. Terbentuknya awan yang ada di langit
  2. Adanya embun di kaca pada jendela ruangan yang tertutup
  3. Adanya embun pada rerumputan maupun benda-benda diluar ruangan pada pagi hari
  4. Minuman yang dingin dan didiamkan pada lingkungan dengan temperatur cukup panas.

Dampak Kondensasi

  1. Terbentuknya awan di langit
  2. Adanya suhu di udara secara drastis
  3. Memungkinkan terjadinya hujan dari langit
  4. Terjadinya korsleting listrik saat menaikan suhu pada AC secara drastis

Faktor Terjadinya Kondensasi

  1. Adanya perubahan suhu secara drastis
  2. Adanya perbedaan suhu maupun kelembapan antara dua tempat yang berbeda
  3. Design tempat atau ruangan
Gambar Gravatar
Founder pusilpen.online/pusatilmupengetahuan.com Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, dan qothrunnadaa.com