Biaya Peluang (Pengertian, Konsep, dan Cara Menghitung)

Biaya Peluang (Pengertian, Konsep, dan Cara Menghitung)

Diposting pada

Kondisi kelangkaan barang dan jasa yang terjadi dalam jangka pendek akan menyebabkan manusia tidak bisa memenuhi semua kebutuhannya.

Manusia harus bisa memilih jenis kebutuhan yang akan dipenuhi terlebih dahulu (skala prioritas) dengan keterbatasan alat pemenuh kebutuhan yang ada.

Dalam pemenuhan kebutuhan tersebut tentunya harus dilandasi skala priotitas kebutuhan. Pilihan yang diambil dalma pemenuhan kebutuhan tersebut tentunya memiliki berbagai konsekuensi yaitu ada pilihan yang ditinggalkan atau tidak dipilih.

Dalam ilmu ekonomi, pilihan atau alternatif yang ditinggalkan akan memunculkan biaya peluang (Opportunity Cost)

Pengertian Biaya Peluang (Opportunity Cost)

Pengertian Biaya Peluang (Opportunity Cost)

Biaya peluang adalah suatu kesempatan yang hilang karena memilih suatu alternatif dari berbagai pilihan yang tersedia.

Biaya peluang berlaku bagi kita saat mengkonsumsi atau memproduksi suatu barang.

Contoh Konsep Biaya Peluang bagi Konsumen

Misalnya saat kita sedang lapar dan hanya memiliki uang sebesar 12.000 rupiah, sedangkan kita dihadapkan pada dua pilihan yaitu apakah kita membeli nasi padang dengan harga 12.000 atau membeli paket kuota seharga 12.000, tentunya saat itu juga kita memiliki untuk nembeli nasi padang karena kita sedang lapar.

Baca juga: Pengertian Pelaku Ekonomi

Dengan demikian kita kehilangan kesempatan untuk membeli kuota seharga 12.000. Kesempatan yang hilang inilah yang dihitung sebagai biaya peluang.

Contoh Konsep Biaya Peluang bagi Produsen

Misalnya kita akan memproduksi baju dan celana. Banyaknya baju yang dapat kita produksi sebanyak 100 pasang, sedangkan celana 200 pasang. Suatu saat karena permintaan baju semakin banyak dengan asumsi modal yang kita miliki tetap, maka kita harus mengorbankan produksi celana.

Baca juga: Pengertian Pasar (Teori Ahli, Ciri, Jenis, Klasifikasi, Konsep, dan Fungsi)

Produksi baju ditingkatkan dari 100 menjadi 150 menyebabkan produksi celana dikurangi dari 200 menjadi 100 pasang. Dengan demikian terdapat biaya peluang karena kita memilih meningkatkan jumlah baju.

Peningkatan 50 baju menyebabkan terjadinya penurunan celana sebanyak 100 buah. Jadi biaya peluang 1 baju = 2 celana.

Menghitung Biaya Peluang (Opportunity Cost)

Cara menghitung biaya peluang jika pilihan yang ditinggalkan lebih dari satu adalah dengan mencari pilihan yang ditinggalkan dengan nilai tertinggi.

Contoh cara menghitung biaya peluang dengan pilihan yang ditinggalkan lebih dari 1 yaitu:

“Andi telah lulus dari perguruan tinggi lalu ia ditawari beberapa pekerjaan. Perusahaan A sebagai staff HRD dengan gaji 4.000.000, perusahaan B sebagai staff marketing dengan gaji 5.000.000. dan di perusahaan C sebagai staff produksi dengan gaji 6.000.000. Karena Andi rasional maka ia memilih beverja di perusahaan C dengan gaai 6.000.000”

Seandainya Andi tidak jadi memilih bekerja di perusahaan C, maka Andi akan memilih perusahaan B karena gaji diperusahaan B jauh lebih besar dibandingkan dengan gaji diperusahaan A. Oleh karena itu jika Andi tetap memilih bekerja di perusahaan C maka biaya peluangnya adalah sebesar gaji di perusahaan B yaitu 5.000.000.

Gambar Gravatar
Founder pusilpen.online/pusatilmupengetahuan.com Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, dan qothrunnadaa.com