Pengertian Koperasi

Pengertian Koperasi | Sejarah, Tujuan, Fungsi, Prinsip, Jenis Dll

Diposting pada

Pernahkah kamu mendengar kata koperasi di kehidupan sehari-hari?. Tentunya istilah ini bukan istilah yang asing di telinga kita, khqususnya saat mempelajari tentang ekonomi.

Pada kesempatan ini kita akan membahas pengertian ekonomi dan berbagai hal yang berkaitan lainnya. Seperti sejarah, tujuan, fungsi, prinsip dan jenis.

Pengertian Koperasi

Koperasi adalah suatu bentuk kerjasama yang berlandaskan asas kekeluargaan, dimana tujuan utamanya adalah untuk menyejahterakan anggota.

Sejarah Berdirinya Koperasi Di Dunia

Sejarah awal munculnya koperasi didunia berawal dari Negara Inggris, kemudian dilanjutkan ke negara Prancis dan seterusnya. Berikut ulasannya:

Sejarah Berdirinya Koperasi Di Inggris

Titik awal sejarah munculnya koperasi dimulai saat terjadinya revolusi di Inggris. Pada saat itu para pemilik modal berlaku serakah, mereka memberikan upah yang kecil kepada para buruh. Sehingga para buruh menjadi semakin tertindas dan menderita.

Baca juga: Pengertian Pelaku Ekonomi

Karena hal tersebutlah kemudian muncul dua tokoh yang memplopori adanya koperasi. Kedua tokoh tersebut bernama Robert Owen dan Wiliam King.

Robert Owen adalah orang yang paling pertama kali mencetuskan gerakan koperasi di Inggris dengan menggunakan istilah cooperation. Sehingga sejak saat itulah ia mendapatkan julukan sebagai Bapak Koperasi Dunia.

Kemudian pada tahun 1884 Robert Owen membangun sebuah pemukiman bagi para kaum buruh. Permukiman tersebut diberi nama oleh Robert owen dengan New Harmony, sebagai bentuk percontohan atau tolak ukur dari berdirinya koperasi di dunia. 

Namun, pada akhirnya proyek dari Robert Owen tersebut mengalami sebuah kegagalan yang tidak pernah diduga sebelumnya. Kegagalan proyek koperasi Robert Owen disebabkan karena kurangnya modal.

Tahapan Berdirinya Koperasi Di Inggris:

  1. Diakibatkan adanya revolusi industri di Inggris yang menyebabkan tertindasnya kaum buruh.
  2. Munculnya 2 tokoh, yaitu:
    Robert Owen: Bapak Koperasi Dunia dan orang pertama yang mencetuskan istilah cooperation. Ia juga membangun pemukiman percontohan koperasi yang bernama New harmony.
    Wiliam King: ia mengumpulkan modal dari para buruh kemudian membangun sebuah koperasi untuk mencukupi semua kebutuhan para buruh.
  3. Tahun 1884 berdiri Koperasi Rochdale yang didirikan  oleh 28 Buruh. Koperasi ini menjadi tolak ukur berdirinya koperasi diseluh dunia.

Sejarah Berdirinya Koperasi Di Prancis

Kemudian gerakan operasi yang ada di Inggris dilanjutkan oleh seorang bernama Wiliam King. Wiliam King mengumpulkan modal dari para buruh lalu membuka toko koperasi, dengan tujuan agar para buruh dapat membeli kebutuhan sehari-hari dengan harga yang relatif murah.

Baca juga: Pengertian Pasar dalam Ekonomi

Keuntungan yang didapatkan oleh Wiliam King dati toko tersebut kemudian digunakan untuk memperbaiki berbagai sarana kesehatan maupun tempat tinggal para buruh. Namun hal tersebut tidak berlangsung cukup lama, karena ia mengalami sebuah kegagalan.

Pada akhirnya bertepatan pada tahun 1844 di kota rochdhale, Inggris. Berdirilah salah satu lembaga koperasi yang diberi nama sesuai nama daerah pada kota tersebut yaitu koperasi rochdhale.

Awal mula berdirinya koperasi tersebut didirikan oleh 28 buruh tekstil. Berdirinya koperasi tersebut diawali dengan kurangnya kesejahteraan hidup yang dirasakan oleh para buruh, mereka menuntut kenaikan upah kepada para penguasa industri.

Namun, tuntutan dari para buruh tersebut ternyata ditolak. Sehingga hal tersebut menjadi dasar munculnya pemikiran mereka untuk menolong diri sendiri dengan bekerjasama, hingga kemudian mereka membangun koperasi sebagai bentuk kerjasama mereka.

Baca juga: Pengertian Biaya Peluang

Koperasi yang mereka dirikan menjadi pelopor berdirinya berbagai macam koperasi yang ada di dunia hingga saat ini.

Selain di Inggris koperasi juga berkembang di negara-negara lain, contohnya Prancis. Gerakan koperasi yang ada di Prancis di pelopori oleh Charles Forier, Louis Blanc, dan Ferdinand Lasalle.

Munculnya koperasi di Prancis didasari atas kesadaran Charles Forier, Louis Blanc, dan Ferdinand Lasalle tentang pentingnya perbaikan ekonomi para buruh yang tertindas oleh para penguasa industri di Prancis.

Hal tersebutlah yang menjadi dasar pemikiran mereka untuk membuat koperasi-koperasi di Prancis.

Tahapan Berdirinya Koperasi Di Inggris:

  1. Gerakan koperasi di pelopori oleh Charles Forier, Louis Blanc, dan Ferdinand Lasalle
  2. Charles Forier mendirikan Phalanstery yang merupakan suatu pemukiman yang terdiri kurang lebih 400 keluarga yang tinggal dan memenuhi kebutuhan mereka secara bersama-sama.

Sejarah Berdirinya Koperasi Di Jerman

Sejarah awal munculnya koperasi di Jerman adalah atas pemikiran Friedrich Wilhelm Raiffesein terhadap para petani di Jerman yang tertindas dan tidak mendapatkan keadilan.

Atas dasar pemikiran tersebutlah ia mendirikan koperasi pertama di Jerman kala itu.

Lalu disusul oleh pemikiran Franz Herman Schulze-Delitzsch yang didasarkan atas kurangnya modal para pedagang kecil, sehingga dicetuskanlah koperasi simpan pinjam.

Tahapan Berdirinya Koperasi Di Jerman:

  1. Friedrich Wilhelm Raiffesein mendirikan koperasi untuk membantu para petani
  2. Franz Herman Schulze-Delitzsch mendirikan koperasi simpan pinjam untuk pedagang kecil mendapatkan pinjaman.

Sejarah Berdirinya Koperasi Di Indonesia

Selain di berbagai negara lainnya, ternyata di Indonesia juga mempunyai sejarah awal berdiri dan berkembangnya koperasi.

Gerakan koperasi di Indonesia pertama kali di muncul pada tahun 1896 di Purwokerto, munculnya gerakna koperasi tersebut dicetuskan oleh Raden Aria Wirjaatmadja (R. Aria Wiriaatmadja). 

Gerakan koperasi tersebut didasarkan atas keprihatinan beliau terhadap banyaknya para pegawai negeri yang menderita akibat terlilit hutang piutang oleh para rentenir yang memberikan bunga pinjaman kepada mereka dengan tinggi.

Lalu atas dasar itulah ia mendirikan Hulp en Spaarbank, saat itu dikenal dengan bank BRI (Bank Rakyat Indonesia). Tujuan didirikannya bank tersebut adalah untuk menolong para pegawai supaya tidak lagi berurusan dengan para rentenir.

Seiring dengan berjalannya waktu, gerakan koperasi tersebut mulai berkembang di seluruh Indonesia dan membantu memperbaiki berbagai sistem ekonomi yang ada.

Baca juga: Pengertian Sistem Ekonomi

Sayangnya gerakan koperasi tersebut tidak berlangsung lama, karena pemerintah belanda mulai menghentikan usaha koperasi tersebut dengan mengeluarkan UU yang dapat mematikan koperasi.

Lalu setelah kemerdekaan Indonesia gerakan koperasi di Indonesia kembali berkembang pesat berdasarkan dukung dari pemerintah pada saat itu.

Kongres koperasi pertama di negara Indonesia pertam kali diadakan tepat pada tahun 1947. Berdasarkan kongres tersebut disepakati bahwa pada tanggal 12 juli diperingati sebagai Hari Koperasi Nasional.

Tidak berselang waku yang cukup lama dari kongres perama tersebut, diadakan juga kongres yang kedua. Kongres kedua tersebut diadakan pada 1953 di Bandung, Jawa Barat.

Karena semangatnya dalam menyebarkan gerakan koperasi, pada kongres tersebut Muh. Hatta ditunjuk sebagai bapak koperasi Indonesia.

Setelah itu pada tanggal 21 oktober 1992 pemerintah mulai mengesahkan perundang-undangan mengenai perkoperasian yaitu UU. No.25 Tahun 1992. Sehingga undang-undang tersebut menjadi landasan kebijakan koperasi di Indonesia hingga saat ini.

Tahapan Berdirinya Koperasi Di Indonesia:

  1. Pada tahun 1896 gerakan koperasi di Indonesia pertama kali dimulai oleh R. Aria Wiriaatmadja . Gerakan tersebut muncul atas dasar keprihatinan beliau melihat banyak para pegawai negeri yang menderita karena terlilit utang dengan bunga tinggi.
  2. R. Aria Wiriaatmadja mendirikan Hul En Spaarbank untuk membantu para pegawai negeri agar tidak berurusan lagi dengan para rentenir.
  3. Pemerintah Belanda mengeluarkan UU yang mematikan usaha koperasi. Sehingga pekembangan dari gerakan koperasi tidak berlangsung cukup lama.
  4. Lalu perkembangan koperasi mulai bekembang setelah Indonesia merdeka.
  5. Pada 12 juli 1947 dilaksanakannya kongres pertama dan pada saat itu juga ditetapkan sebagai hari Koperasi Nasional.
  6. Pada 1953 kongres koperasi kedua dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat. Lalu Moh. Hatta di tunjuk sebagai bapak Koperasi di Indonesia.
  7. Pada tanggal 12 oktober 1992 disahkan UU No. 25 Tahun 1992.
  8. Pada tahun 2012 Presiden mulai mengesahkan UU.No 17 Tahun 2012
  9. Pada tahun 2014 UU. No.17 Tahun 2012, UU. No.17 Tahun 2012 dibatalkan dan diganti kembali dengan UU. No25 Tahun 1992.
  10. Undang undang perkoperasian yang berlaku sampai saat ini adalah UU. No.25 Tahun 1992.

Asas-Asas Koperasi

Asas pada koperasi sendiri disesuai dengan UU No. 25 Tahun 1992. Yakni koperasi berlandaskan pada asas kekeluargaan.

Landasan Berdirinya Koperasi

  1. Landasan idil: Pancasila
  2. Landasan instruktural: UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1
  3. Landasan operasional: terapat pada UU No.25 Tahun 1992 dan AD/ART
  4. Landasan mental: Kesetiakawanan dan kesadaran pribadi

Tujuan Berdirinya Koperasi

Tujuan koperasi telah tercantum di dalam UU No.25 Tahun 1992 Pasal 3, dapat disimpulkan bahwa koperasi bertujuan untuk menyejahterakan para anggota dan masyarakat.

Selain itu koperasi juga ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang jauh lebih maju, adil dan makmur.

Prinsip-prinsip Berdirinya Koperasi

Berbagai prinsip koperasi yang tercantum dalam UU. No.25 Tahun 1992 Pasal 5 yaitu:

  1. Keanggotaan yang bersifat secara sukarela dan terbuka.
  2. Pengelolaan koperasi dilakukan berdasarkan demokratis.
  3. Pembagian SHU dilakukan secara adil dan sesuai dengan besar jasa usaha yang dilakukan oleh setiap negara.
  4. Pemberian sebuah balas jasa yang terbatas terhadap modal tertentu.
  5. Pendidikan berkoperasi
  6. Kemandirian
  7. Kerjasama antar koperasi.

Fungsi dan Peran Koperasi Berdasarkan Undang-Undang

Fungsi dan peran koperasi sudah tercantum dalam UU. No.25 Tahun 1992 Pasal 4 yaitu:

  1. Pada umumnya membangun kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat khususnya membangun maupun mengembangkan berbagai potensi dan kemampuan ekonomi anggota.
  2. Berperan serta secara aktif dalam melakukan berbagai usaha guna mempertinggi kualitas kehidupan manusia maupun masyarakat pada suatu wilayah tertentu.
  3. Memperkuat perekonomian rakyat sebagai dasar dari kekuatan dan ketahanan suatu perekonomian secara nasional dengan menggunakan media koperasi sebagai soko guru.
  4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian secara nasional yang merupakan usaha bersama. Hal tersebut didasarkan atas berbagai asas kekeluargaan maupun demokrasi ekonomi.

Peran Koperasi di Masyarakat

Peran koperasi di Masyarakat juga tercantum pada UU. No.25 Tahun 1992 Pasal 5 yaitu,

  1. Mengembangkan berbagai kegiatan usaha masyarakat.
  2. Meningkatkan pendidikan.
  3. Mengurangi tingkat pengangguran.
  4. Membangun tatanan perekonomian secara nasional.

Jenis-Jenis Koperasi

A. Koperasi Berdasarkan Bidang Usahanya

  1. Koperasi produksi atau produsen 
    Koperasi produksi adalah koperasi yang menyediakan bahan baku dan alat produksi guna keperluan konsumen.
  2. Koperasi konsumsi atau konsumen 
    Koperasi konsumsi adalah koperasi yang menyediakan barang-barang kebutuhan sehari-hari.
  3. Koperasi jasa 
    Koperasi jasa adalah koperasi yang memberikan pelayanan bagi anggota ataupun masyarakat
  4. Koperasi simpan pinjam 
    Koperasi simpan pinjamn adah koperasi yang menyediakan layanan bantuan pinjaman dana atau kredit kepada anggota atau masyarakat.
  5. Koperasi serba usaha 
    Koperasi serba usaha adalah koperasi yang kegiatan usahanya dilakuakn lebih dari satu.

B. Koperasi Berdasarkan Status Anggotanya

  1. KPRI (Koperasi Pegawai Republik Indonesia)
    Koperasi yang anggotanya merupakan kumpulan para pegawai Republik Indonesia
  2. Koperasi Pasar (Koppas)
    Koperasi yang anggotanya terdiri dari kumpulan para pedagang pasar.
  3. Koperasi Sekolah
    Koperasi yang anggotanya terdiri dari warga sekolah.
  4. Koperasi Pondok Pesantren
    Koperasi yang anggotanya terdiri dari santri, staf pengajar, dan karyawan yang ada di pondok pesantren.
  5. Koperasi Mahasiswa
    Koperasi yang anggotanya merupakan anggota mahasiswa dari sekolah atau universitas tertentu.

C. Koperasi Berdasarkan Tingkatannya

  1. Koperasi Primer
    Koperasi primer adalah koperasi yang terdiri dari paling sedikit 20 orang.
    Contohnya koperasi primer adalah KUD (Koperasi Unit Desa)
  2. Koperasi Pusat
    Koperasi pusat adalah koperasi yang merupakan gabungan dari paling sedikit 3 koperasi primer, yaitu minimal 60 orang.
    Contohnya PKPRI (Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia) DKI Jakarta atau PKPRI-DKI.
  3. Koperasi Gabungan 
    Koperasi gabungan adalah koperasi yang beranggotakan paling sedikit 3 koperasi pusat atau sekitar 180 orang.
    Contohnya GBI (Gabungan Koperasi Batik Indonesia).
  4. Koperasi Induk 
    Koperasi Induk adalah koperasi yang merupakan gabungan dari paling sedikit 3 koperasi gabungan yaitu sekitar 540 orang.
    Contohnya INKOPAD (Induk Koperasi Kartika).

Demikian penjelasan mengenai pengertian koperasi dan berbagai penjelasan yang lainnya, semoga bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan kita.

Gambar Gravatar
Founder pusilpen.online/pusatilmupengetahuan.com Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, dan qothrunnadaa.com