Pengertian Manajemen

Pengertian Manajemen

Diposting pada

Dalam kehidupan sehari-hari tentunya istilah manajemen sudah tidak asing di telinga kita. Istilah tersebut identik dengan salah satu ilmu sosial yaitu ilmu ekonomi.

Baca juga: Pengertian Ekonomi secara Lengkap

Lalu apa itu manajemen?, berikut penjelasan mengenai pengertian manajemen dan berbagai hal lainnya seputar manajemen.

Pengertian Manajemen

Manajemen adalah ilmu dan seni dalam mengelola berbagai sumber daya yang tersedia untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.

Karena sifat dari sumber daya yang terbatas maka dibutuhkan peran manajemen dalam mengelola keterbatasan sumber daya tersebut.

Dalam pengelolaan sumber daya tersebut, manajemen menggunakan prinsip efektif (tujuan) dan efisien (hemat) dalam sistem ekonomi.

Baca juga: Pengertian Sistem Ekonomi

Akar kata dari manajemen sendiri berasal dari bahasa Inggris yaitu ‘to manage’, yang bisa diartikan sebagai “pengaturan, pengelolaan”.

Manajemen dapat dilihat dari dua sudut pandang, yaitu sebagai ilmu dan sebagai seni. Manajemen disebut ilmu karena manajemen didasari oleh berbagai teori dan penelitian.

Sedangkan manajemen disebut sebagai seni karena manajemen berkaitan dengan bakat yang dimiliki seseorang. Selain itu manajemen disebut seni karena dapat berkaitan dengan keindahan.

Manajemen merupakan ilmu dan seni mengenai 4 hal yang berkaitan dengan sumber daya, yaitu: 

  1. Perencanaan (Planning)
  2. Pengorganisasian (Organizing)
  3. Pelaksanaan (Actuating)
  4. Pengawasan (Controlling)

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

1. Mary Parker Follet 

Manajemen menurut Mary Parker Follet  adalah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain atau dalam bahasa inggris dikena dengan “the art of getting things done through people”.

2. G. R Terry

Manajemen menurut G.R Terry adalah suatu proses yang khas yang terdiri dari berbagai tindakan, prencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai berbagai sasaran yang sudah ditentukan dengan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan berbagai sumber lainnya.

Proses produksi dari suatu barang akan terhenti apabila barang-barang yang diproduksi tidak laku atu tidak diminati oleh konsumen atau pelaku ekonomi.

Baca juga: Pengertian Pelaku Ekonomi

Maka dalam hal ini dibutuhkan unsur manajemen pasar agar proses produksi suatu perusahaan bisa berlangsung dengan baik.

Unsur-Unsur Manajemen

Karena keterbatasan sumber daya yang ada, maka dibutuhkan adanya manajemen agar manusia dapat mengelola sumber daya tersebut dengan tujuan memenuhi kebutuhan.

Baca juga: Pengertian Kebutuhan Manusia

Pada umumnya terdapat 6 unsur M dalam manajemen yaitu sebagai berikut:

1. Sumber Daya Manusia (Man)

Manusia merupakan unsur dalam manajemen yang paling utama, karena tanpa adanya manusia maka manajemen tidak mungkin ada.

Hal tersebut disebabkan karena manusialah yang berperan dalam menentukan tujuan, membuat sebuah perencanaan, dan melakukan suatu kegiatan agar tercapai tujuan yang ditetapkan. Sehingga unsur man ini mencakup orang yang mengelola dan orang yang dikelola.

2. Uang (Money)

Kegiatan manajemen pastinya membutuhkan uang sebagai sarana untuk mendapatkan barang atau jasa yang dibutuhkan dalam kegiatan manajemen.

Uang digunakan dalam membiayai kegiatan manajemen suatu perusahaan, baik itu membiayayai pekerja, membeli bahan kebutuhan, membeli alat produksi, maupun membiayai kegiatan operasional suatu perusahaan.

3. Bahan Baku (Materials)

Bahan baku yang dibutuhkan sebagai bahan dalam menghasilkan suatu produk. Bahan baku sendiri bergantung pada kebutuhan dan bentuk usaha yang dijalankan suatu perusahaan, baik yang bergerak dalam bidang industri barang maupun jasa.

Baca juga: Pengertian Produksi

Material sendiri dapat terdiri dari barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi. Baiknya kualitas dari barang hasil produksi dapat ditentukan dari semakin baiknya bahan baku yang digunakan.

4. Metode (Methods)

Metode menggambarkan tata cara kerja yang teratur dan tersistem. Adanya pemanfataan sumber daya manusia, uang, dan bahan baku perlu didukung oleh metode kerja yang efektif dan efisien.

Dalam metode kerja pada manajemen menggunakan tata cara kerja yang teratur dan efisien dengan berdasarkan aspek, sasaran, fasilitas, alokasi waktu, uang, dan kegiatan usaha.

5. Mesin (Machines)

Mesin digunakan sebagai alat untuk menghasilkan produk. Sesederhana apapun suatu produksi pada perusahaan pastinya membutuhkan adanya alat produksi.

Alat produksi sendiri digunakan oleh unsur sumber daya manusia (man) dalam menghasilkan suatu produk yang diharapkan. Adanya kontribusi antara unsur yang baik antara manusia, uang, bahan baku, metode, dan mesin diharapkan mampu untuk menghasilkan suatu produk yang berkualitas.

6. Pasar (Market)

Pasar merupakan tempat menyalurkan berbagai hasil produksi, sehingga pasar berperan penting dalam manajemen. 

Baca juga: Pengertian Pasar dalam Ekonomi

Pada umumnya sebelum menghasilkan suatu produk tertentu, perusahaan akan terlebih dahulu menganalisis pasar.

Tujuan dari analisis pasar tersebut guna mengetahui apakah produk yang dihasilkan dibutuhkan oleh pasar tersebut atau tidak.

Untuk mengetahui apakah suatu produk dibutuhkan pasar atau tidak adalah dengan menganalisis permintaan dan lain sebagainya. Sehingga dengan melakukan analisis pasar suatu perusahaan dapat menentukan selera, daya beli, maupun produk yang diinginkan oleh pasar.

Tingkatan Manajemen

1. Manajemen Puncak (Top Management)

Manajemen puncak adalah manajemen yang bertanggung jawab terhadap keseluruhan aktivitas suatu organisasi atau perusahaan. 

Manajer puncak tugasnya memimpin suatu aktivitas pada organisasi atau perusahaan secara keseluruhan Selain itu manajer puncak juga bertugas untuk memimpin para manajer agar dapat membentuk sebuah tim kerja yang baik

Sebagai manajemen puncak, haruslah memiliki keterampilan yang baik, agar organisasi atau perusahaan dapat berjalan dengan baik.

Tingkatan manajemen pertama ini adalah tingkatan manajemen terendah yang bertanggung jawab atas operasional atau pekerjaan harian para karyawan dalam menghasilkan suatu produk. 

Contoh manajemen puncak: CEO (Chief Executive Officer), Direktur (Executive), CFO (Chief Financial Officer), dan COO (Chief Operational Officer.

2. Manajemen Menengah (Middle Management)

Manajemen menengah sendiri berperan sebagai penghubung antara manajemen puncak dengan menajemen lini pertama.

Sehingga manajemen ini harus dapat menterjemahkan keinginan manajemen puncak kepada bidangnya masing-masing, lalu mengarahkan pada tingkatan manajemen yang berada dibawahnya.

Manajemen tingkat menengah ini diharuskan mempunyai keterampilan dalam kemampuan berkomunikasi.

Contoh manajemen menengah: general Manajer, manajer cabang, kepala department, dan kepala divisi.

3. Manajemen Lini Pertama (First Line Management)

Manajemen lini pertama menduduki tingkatan manajemen paling rendah, Manajemen lini pertama ini bertanggung jawab atas operasional atau pekerjaan harian para karyawan dalam menghasilkan suatu produk. 

Sehingga manajer yang berada pada posisi ini diharuskan mempunyai kemampuan tekhnis yang baik, karena secara langsung ia membawahi para karyawan secara operasional.

Contoh manajemen lini pertama: peyelia (supervisor), kepala seksi, atau mandor (foremen).

Keterampilan Manajer

1. Kemampuan Konseptual (Conceptual Skill)

Keterampilan konsepsual adalah suatu kemampuan manajer untuk melihat suatu organisasi secara keseluruhan sebagai suatu entitas yang lengkap. 

Keterampilan ini meliputi berbagai pemahaman tentang masyarakat dan pengaruh faktor-faktor politik, sosial, serta kondisi ekonomi suatu negara terhadap bisnis perusahaannya.

Baca juga: Pengertian Ekonomi Makro

Dengan adanya berbaga pemahaman tersebut, seorang Management mampu memahami berbagai kondisi bisnis secara keseluruhan dan mengambil tindakan yang tepat untuk kesuksesan organisasinya.

Keterampilan yang harus dimiliki dalam kemampuan ini adalah untuk membangun visi, misi, ide dan gagasan, sehingga semakin baik keterampilan konseptual yang dimiliki seorang manajemen maka akan semakin baik pula organisasi atau perusahaan yang di pimpin. 

Keterampilan ini dominan harus mempunyai manajemen puncak, karena manajemen puncak mempunyai tanggung jawab yang besar dalam perkambangan suatu organisasi.

2. Kemampuan Komunikasi (Human skill)

Kemampuan komunikasi adalah suatu keterampilan dalam menyampaikan informasi dan berhubungan dengan orang lain. 

Seorang manajer yang baik adalah ia yang mampu menyampaikan visi, misi, ide dan gagasan kepada bawahannya, sehingga apa yang disampaikannya dapat dipahami oleh bawahannya.

Keterampilan ini dominan harus dimiliki oleh manajemen menengah, ia menjadi penghubung antara manajemen puncak dengan manajemen lini pertama.

3. Kemampuan Teknis (Technical Skill)

Keterampilan tekhnis ini meliputi dalam melakukan pekerjaan secara tekhnis. Manajemen lini pertama ini harus mengetahui secara pasti apa dan bagaimana pekerjaan pekerjaan teknis dapat dilakukan.

Keterampilan ini dominan harus dimiliki oleh manajemen lini pertama.

Fungsi dan Tujuan Manajemen

A. Fungsi Manajemen Menurut George Terry

1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan adalah kegiatan dalam menentukan suatu tujuan, kebijakan, strategi, proyek, program, metode, prosedur, sistem, anggaran, dan standar yang dibutuhkan untuk dapat mencapai tujuan.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Kegiatan penentuan posisi atau jabatan berserta wewenang dan tanggung jawab dalam sebuah organisasi dan penyediaan berbagai hal yang dibutuhkan dalam pekerjaan demi tercapainya tujuan.

3. Pelaksanaan (Actuating)

Actuating adalah suatu tindakan merangsang angggota kelompok dalam melaksanakan tugasnya dengan antusias dan kemampuan yang baik.

Actuating juga merupakan suatu tindakan untuk mengusakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk bisa mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manajerial dan berbagai usaha organisasi dengan cara menggerakan orang-orang agar mau bekerja dengan menggunakan kesadaran sendiri secara bersama-sama untuk bisa mencapai tujuan yang diinginkan dan bersifat efisien.

Intinya Pelaksanaan bertujuan untuk mengatur semua anggota kelompok agar mempunyai kehendak dan upaya yang keras untuk dapat mencapai tujuan dengan sukarela, sesuai dengan perencanaan dan pengorganisasian yang telah ditetapkan.

4. Pegendalian (Controlling)

Controlling adalah suatu kegiatan mengawasi, mengukur, mencocokan, dan memperbaiki pelaksanaan agar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. 

B. Fungsi Manajemen Menurut Henri Fayol

1. Perencanaan (Planning)

Untuk penjelasan mengenai perencanan tidak jauh berbeda dengan pejelasan menurut pendapat George Terry diatas.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Untuk penjelasan mengenai pengorganisasian sama dengan pejelasan menurut pendapat George Terry diatas.

3. Pengarahan (Commanding)

Kegiatan mengarahkan anggota organisasi untuk melakukan suatu tugas sesuai wewenangnya agar tercapai tujuan.

Anggota organisasi diharapkan untuk mengetahui apa yang telah diharapkan dari pekerjaan mereka.

4. Pengoordinasian (Coordinating)

Kegiatan memastikan berbagai hal berjalan dengan baik secara bersamaan.

Pengoordinasian merupakan salah satu fungsi dari manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan dengan harapan agar tidak terjadi percekcokan, kekacauan, dan kekosongan pada kegiatan, dengan cara menghubungkan, menyatukan, dan menyelaraskan pekerjaan setiap anggota.

Sehingga terdapat kerjasama yang lebih terarah dalam usaha mencapai tujuan dari organisasi.

5. Pengendalian (Controlling)

Controlling sendiri didalamnya terdiri dari berbagai pengujian apakah seluruh sesuatu telah berlangsung sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan dengan melalui adanya intruksi yang sudah digariskan. 

Tugas-Tugas Controling atau Pengendalian

1. Membuat standarisasi kinerja berdasarkan tujuan organisasi
2. Mengukur dan melaporkan kinerja.
3. Membandingkan laporan kinerja dengan standarisasi kinerja.
4. Memperbaiki kesalahan.

Demikian penjelasan mengenai manajemen, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita.

Avatar
Founder and CEO pusilpen.online, pusatilmupengetahuan.com, saintek.id Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, qothrunnadaa.com, etc...