baground pengendalian sosial

Pengertian Pengendalian Sosial | Rangkuman Materi Sosiologi

Diposting pada

Hi teman sosiologi !

Pasti kita pernah menemui sebuah penyimpangan sosial didalam lingkungan masyarakat bukan ?,  terus bagaimana cara untuk mengendalikan penyimpangan tersebut ?.

Oleh karena itu, pada pertemuan kali ini saya akan membahas mengenai pendendalian sosial. apa sih pengertian pengendalian sosial, ciri – ciri pengendalian sosial, maupun bentuk, serta hal – hal yang mencangkup pengendalian sosial. Semuanya akan kupas satu persatu dibawah ini.

Pengertian Pengendalian Sosial

Di dalam lingkungan masyarakat, pasti banyak terjadinya penyimpangan sosial. Seperti tawuran antar sekolah, pencurian, bahkan pembunuhan.

Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan sebuah pengendalian sosial dari masyarakat tersebut.

Pengendalian sosial merupakan salah satu upaya dari perindividu atau masyarakat untuk mencegah terjadinya sebuah penyimpangan sosial.

Baca: Pengertian Penyimpangan Sosial

Jikalau diartikan pengendalian sosial adalah segala proses baik yang direncanakan atau tidak direncanakan yang bersifat mendidik, mengajak, bahkan memaksa warga masyarakat untuk dapat mematuhi kaidah dan nilai – nilai sosial yang berlaku.

Baca: Pengertian Nilai Sosial

Pada dasarnya sebagai alat mekanisme sebagai alat pengarah masyarakat dalam melaksanakan nilai dan norma sosial yang telah ditetapkan (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan).

Sehingga dapat mengurangi sebuah penyimpangan – penyimpangkan bahkan berupaya untuk menghilangkan penyimpangan tersebut.

Pengertian Pengendalian Sosial menurut Para Ahli

Ada beberapa para ahli yang mengemukakan pendapatnya terkait dengan pengendalian sosial, sebagai dibawah ini :

A. Menurut Horton

mengartikan bahwa pengendalian sosial merupakan suatu rangkaian cara dan proses yang dipilih dari sebuah kelompok orang atau masyarakat, sehingga anggota tersebut  dapat bertindak sesuai yang diharapkan dari kelompok atau masyarakat.

B. Menurut Joseph S. Roucek 

Ia berpendapat bahwa pengendalian sosial merupakan sebuah proses baik yang secara terencana maupun tidak terencana yang bersifat mendidik, serta mengajak bahkan memaksa semua warga masyarakat supaya dapat mematuhi kaidah sosial yang berlaku.

C. Menurut Peter L. Berger

Ia mengartikan bahwa pengendalian sosial merupakan suatu upaya yang di lakukan kalangan masyarakat untuk menertibkan anggotanya yang menentang.

Ciri – Ciri Pengendalian Sosial

Dalam suatu pengendalian sosial tentunya memiliki sebuah ciri – ciri khusus didalamnya, seperti berikut :

  1. Suatu cara atau langkah dalam menertibkan perindividu atau masyarakat.
  2. Dilakukanya pengendalian sosial secara timbal balik, yang berartian bahwa meskipun tidak kita sadari oleh kedua pihak yaitu pihak individu dengan pihak kelompok.
  3. Memiliki suatu tujuan untuk mencapai suatu keasrian antara stabilitas dengan adanya perubahan yang terjadi dilingkungan masyarakat.
  4. Pengendalian sosial ini bisa dilakukan oleh pihak perindividu terhadap individu, pihak kelompok dengan kelompok, ataupun pihak individu dengan kelompok.

Cara Pengendalian Sosial

Adapun cara pengendalian sosial terbagi menjadi dua bagian, yaitu :

  1. Pengendalian sosial secara formal, yaitu dilakukan secara sadar dan berkesinambungan untuk membentuk perilaku individu berdasarkan nilai dan norma sosial.
    Baca: Pengertian Norma Sosial
  2. Pengendalian sosial secara non formal, yaitu suatu cara yang sering dilakukan oleh masyarakat tradisional melalui ejekan maupun celaan.

Lembaga – Lembaga Pengendalian Sosial

gambar pengadilan
gambar pengadilan

Adapun lembaga yang menjadi sebagai pengendalian sosial, adalah :

  1. Lembaga pengadilan, bertugas untuk menyelidiki, mengusut, dan memberikan sebuah keputusan hukuman terhadap masyarakat yang melanggar hukum.
  2. Lembaga kepolisian, bertugas untuk mengendalikan perilaku warga masyarakat agar dapat memelihara dan mewujudkan ketertiban serta keamanan.
  3. Lembaga adat, menjadikan alat pengadilan sosial pada masyarakat tradisional. Lembaga adat memuat nilai dan norma adat istiadat masyarakat setempat agar dapat mengatur seluruh perilaku masyarakat.
  4. Tokoh masyarakat
  5. Lembaga pendidikan
  6. Keluarga
  7. Dan media massa

Macam – Macam Pengendalian Sosial

Macam-Macam Pengendalian Sosial

1. Preventif

Preventif adalah pengendalian sosial yang di lakukan dengan cara mencegah adanya suatu gangguan.
Contoh dari preventif : guru memberikan sebuah nasihat atau anjuran untuk mencegah terjadinya yang tidak diinginkan.

2. Represif

Represif adalah pengendalian yang dilakukan apabila telah terjadi suatu pelanggaran supaya keadaan pulih kembali seperti sedia kala atau mengembalikan keasrian yang pernah terganggu karena terjadinya pelanggaran.
Contoh dari represif yaitu : menjatuhkan denda terhadap pelanggar lalu lintas, atau menskors siswa yang berulang – ulang kali melanggar.

3. Kuratif

Kuratif adalah suatu pengendalian yang dilakukan pada saat terjadinya suatu penyimpangan sosial yang umumnya terjadi karena adanya masalah sosial.

Baca: Pengertian Masalah Sosial

Contohnya : guru menegur dan memberi nasihat siswa yang tidur disaat waktu belajar.

4. Persuasif

Persuasif merupakan bentuk pengendalian sosial yang dilakukan tanpa ada kekerasan dengan cara membimbing individu atau kelompok untuk mematuhi nilai dan norma yang telah ditetapkan dilingkungan masyarakat.

Baca: Pengertian Nilai darn Norma Lengkap dan Mudah

5. Koersif

Koersif adalah suatu pengendalian sosial yang dilakukan dengan cara kekerasan atau sebuah pemaksaan untuk terciptanya ketertiban sosial.

Fungsi Pengendalian Sosial

fungsi pengendalian sosial
  1. Mempertebal sebuah keyakinan masyarakat terhadap suatu nilai dan norma sosial.
  2. Memberikan sebuah penghargaan bagi masyarakat yang mentaati norma dan nilai sosial.
  3. Menanamkan rasa malu dan diri perindividu.
  4. Mengembangkan rasa takut dalam diri seseorang jika melakukan suatu pelanggaran nilai maupun norma.
  5. Menciptakan suatu sistem hukum untuk mengatur hubungan masyarakat.

Mudah dipahami bukan ?, semoga penjelasan yang diatas, dapat membantu kita dalam menambahkan wawasan kita dalam mempelajari ilmu sosiologi.

Semoga dapat dimengerti, sampai bertemu kembali dipembahasan selanjutnya.

Avatar
Alumni Pondok Pesantren Modern Al Islam ( Angkatan 3 Revival ), Pernah berkiprah sebagai Content Writer PusatIlmuPengetahuan.com tidak boleh menyerah, dan bersyukur yang utama.