Pengertian Rasio Likuiditas

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai ekonomi makro, ada pembahasan yang tidak kalah menarik dan masih memiliki hubungan erat dengan ekonomi yaitu ratio likuiditas.

Apa itu ratio likuiditas?, berikut pembahasan mengenai ratio likuditas dan berbagai hal yang berkaitan didalamnya.

Pengertian Ratio Likuditas

Rasio likuiditas adalah sebuah rasio yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya.

Rasio inilah yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat likuiditas suatu perusahaan tertentu.

Perusahan dapat dikategorikan sebagai likuid apabila perusahaan tersebut mampu untuk memenuhi berbagai kewajibannya. Sebaliknya, suatu perusahaan akan dikatakan sebagai ilikuid apabila perusahaan tersebut tidak mampu untuk memenuhi kewajibannya tersebut.

Untuk dapat mengukur apakah suatu perusahaan layak disebut likuid atau tidaknya perlu dilakukan pengukuran. Pengukurannya sendiri memakan waktu selama beberapa periode dari waktu ke waktu sampai terlihat perkembangan likuiditas perusahaan tersebut.

Manfaat Rasio Likuiditas

  1. Dapat mengantisipasi dana yang diperlukaan untuk kebutuhan mendesak.
  2. Dapat memudahkan nasabah (untuk bank atau lembaga keuangan lainnya) yang hendak melakukan penarikan dana.
  3. Sebagai poin penentu bagi perusahaan untuk bisa mendapatkan persetujuan investasi maupun berbagai bisnis lain yang dapat mendatangkan keuntungan.

Jenis-Jenis Rasio Likuiditas

1. Rasio Lancar (Current Ratio)

Current ratio adalah salah satu cara yang digunakan untuk menghitung rasio likuiditas yang paling sederhana dibandingkan dengan cara yang lainnya.

Penghitungan rasio likuiditas ini dimaksudkan untuk dapat mengetahui tingkat kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan aktiva sebuah perusahaan yang likuid yang ada pada saat ini.

2. Rasio Cepat (Quick Ratio)

Quick ratio adalah suatu penjelasan lebih lanjut dari raisio lancar (current ratio). Kewajiban lancar dibandingkan dengan menggunakan aktiva lancar yang telah diperhitungkan pada quick ratio tadi.

Karena sulitnya untuk ditukar dengan kas membuat inventaris sendiri tidak termasuk ke dalam perhitungan quick ratio, sehingga quick ratio jauh lebih ketat dari current ratio.

Quick ratio sendiri dapat terdiri dari piutang dan berbagai surat berharga lainnya. Sehingga semakin besar rasio maka akan semakin baik pula posisi keuangan suatu perusahaan.

3. Rasio Kas (Cash Ratio)

Cash ratio adalah suatu cara penghitungan likuiditas yang didalamnya melibatkan kas perusahaan.

Manfaat dari rasio kas sendiri hampir mirip dengan current ratio dan quick ratio yaitu sama-sama untuk mengetahui tingkat kemampuan suatu perusahaan untuk melunasi kewajiban jangka pendeknya dengan menjadikan kas sebagai acuan. 

Baca selengkapnya: Pengertian Lengkap Cash Ratio (rasio cash)

Baca juga: Cara Menghitung Rasio Likuiditas

Demikian penjelasan terkait ratio likuiditas dan berbagai hal yang berkaitan lainnya. Semoga dapat menambah wawasan keilmuan kita.

Bagikan Artikel melalui :