Pengertian Remaja, Ciri-Ciri, dan Faktor Kebanyakan Remaja

Masa Remaja ?, 2 kata tersebut yang tidak asing lagi kita dengar, pasti setiap orang akan mengalami masa remaja tersebut.

Supaya kita lebih mengetahui masa remaja itu, yuk kita perdalami bersama apa itu remaja, tanda maupun ciri-ciri remaja.

Pengertian Remaja

remaja

Masa remaja adalah masa pencarian jati diri. Ia masih belum bisa mengetahui siapa dirinya, kelebihan apa yang ia miliki dan akankah ia  sukses untuk kedepannya atau gagal dalam hidup ini lantas terpuruk dalam kegagalan. Ia masih mencari sebuah identitas diri.

Baca juga: Cara Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri

Identitas diri yang dicari oleh seorang remaja adalah, ia akan mencari siapa dirinya, dan berperan apa ia di masyarakat. Ia cenderung memiliki ketidak puasan terhadap dirinya, jikalau sama dengan kebanyakan orang.

Masa remaja adalah masa dimana seseorang memiliki sebuah semangat juang yang tinggi, memiliki beribu – ribu inovasi.

Jikalau diibaratkan remaja adalah sebuah kapal, remaja adalah nahkodanya. Jika  diibaratkan tanah tandus yang gersang, maka remajalah yang akan menjadi oase yang menyejukan atau menjadi terik yang menyengat.

Masa remaja disebut juga masa yang produktif, masa yang dimana memiliki ide – ide cemerlang, pemikiran yang berlian, dan masa yang memiliki potensi untuk menghasilkan sebuah karya.

Baca juga: 9 Cara Mengetahui Potensi Diri

Potensi sama dengan halnya pisau, jikalau pisau itu jarang yang namanya di asah maka akan tumpul pisau itu, dan jikalau sering di asah pisau tersebut, maka akan tajam dan banyak orang pula yang menggunakan.

Baca juga: 9 Langkah Jitu Menemukan Passion

Sama dengan halnya potensi, jikalau potensi tersebut sering kali ia latih, sering kali ia amalkan atau ajarkan ke orang lain, maka jadilah sebuah potensi yang mendarah daging pada diri seorang remaja, dan jadiah seorang remaja yang bermanfaat bagi orang banyak.

Setelah kita mengetahui apa itu  remaja, sekarang saya akan menjelaskan ciri-ciri remaja menurut para ahli.

Ciri-Ciri Remaja Menurut para Ahli

Seorang bisa dikatakan remaja apabila telah mengalami mimpi basah untuk laki-laki, dan mengalami haid pertama untuk perempuan. Dan menurut para ahli, batas usia seorang remaja diantaranya:

A. Pendapat Kartono

Menurut kartono ( pada tahun 1989 ), bahwa masa remaja atau pubertas terbagi empat fase yaitu :

  1. Masa pertama pubertas, bisa disebut juga sebagai masa purel pra pubertas.
  2. Masa menentang kedua, fase negatif, transaletter kedua, periode verneinung.
  3. Fase adolesensi, fase tersebut dimulai usia -/+ 17 tahun sampai dengan 19 – 20 tahun.

Berkaitan dengan usia remaja diatas, Tuan Singgih D. Gunarso memberikan beberapa ciri-ciri masa remaja.

  1. Pada masa tersebut akan mengalami rasa gelisah dalam kehidupannya.
  2. Adanya sebuah hal yang bertentangan dengan orang dewasa.
  3. Akan adanya rasa ingin untuk mencoba hal-hal yang belum ia lakukan.
  4. Ada rasa ingin untuk mencoba fungsi dari organ tubuhnya.
  5. Akan mulai bermunculan sifat khas seorang anak laki-laki ataupun anak perempuan.
  6. Suka berimajinasi dan berfantasi berkaitan dengan prestasi dan karier.

Sifat-sifat khas yang akan ada pada diri seorang anak laki-laki.

  • Akan ada sifat aktif dalam melakukan sesuatu.
  • Akan ada perubahan dari tingkah lakunya, dan menjadi hebat dari sebelumnya.
    Baca juga: 11 Perbedaan Pemenang dan Pecundang
  • Mulai hilang sedikit demi sedikit rasa bimbang dan takutmua, dan berubah menjadi rasa keberanian.
  • Dia akan menentukan sebuah hak-hak untuk menentukan sebuah nasib yang akan dijalani, dan ikut serta dalam menentukan keputusan.
  • Akan timbulnya rasa tingkah laku kepahlawanan.
  • Akan terarahnya sebuah minat kepada hal-hal yang abstrak dan intelektual.

Sifat-sifat khas yang akan ada pada diri seorang anak perempuan.

  • Akan ada sifat pasif dalam menerima sesuatu.
  • Perilaku anak tersebut akan terkendali oleh peraturan dan tradisi keluarga.
  • Mulai hilang sedikit demi sedikit rasa bimbang dan takutmua, dan berubah menjadi rasa keberanian.
  • Akan ada rasa untuk berusaha keras untuk lebih disayangi oleh orang sekitar.
  • Lebih mencondongkan rasa kemauan dan rasa kagum terhadap sifat kepahlawanan.

B. Pendapat Aristoteles

aristoteles
Gambar aristoteles

Sebagaimana yang telah dikutip oleh Suryabrata ( Pada tahun 1984 ), telah meninjau beberapa perkembangan seorang anak bukan hanya hanya fase dimulai pada masa remaja saja, akan tetapi sejak lahir hingga masa remaja. Dan telah dibagikan menjadi tiga bagian.

  1. Pada fase pertama mulai dari 0-7 ,0 masa anak kecil.
  2. Pada fase kedua mulai dari 7,0-14,0 masa sekolah
  3. Pada fase ketiga dari 14,0-21-0 yaitu masa remaja atau peralihan masa anak menjadi masa remaja ( Pubertas ).

Batasan Umur Remaja

waktu

Secara kajian Teori, ada beberapa tokoh psikologi yang mengemukakan tentang batas-batas umur seorang remaja, dan dibagi menjadi 2 periode yaitu :

1. Periode Masa Pubertas pada usia 12-18 tahun

  1. Masa Pra Pubertas¬ Yaitu masa peralihan dari akhirnya masa kanak-kanak ke masa awal pubertas. Yang memiliki ciri :
  2. Si anak tersebut mulai tidak suka diperlakukan seperti seorang anak lagi.
  3. Dan anak mulai memiliki sikap kritis.

2. Masa Pubertas dari mulai usia 14-16 tahun

Yaitu sebuah masa remaja awal. Yang memiliki ciri :

  • Akan mulai merasa cemas dan merasa bingung dengan perubahan fisiknya.
  • Akan lebih memperhatikan penampilannya.
  • Sikapnya masih tidak jelas
  • Dan suka berkumpul dengan teman seumuran dan yang senasib dengannya.

3. Masa Akhir Pubertas mulai dari usia 17-18 tahun

Yaitu sebuah masa peralihan dari masa pubertas ke masa adolesen. Yang memiliki ciri:

  • Akan mulai matangnya pertumbuhan fisik, akan tetapi kedewasaan psikisnya belum tercapai seluruhnya.
  • Dan lebih dulu proses kedewasaan jasmani seorang remaja perempuan dibandingkan dengan anak remaja laki

4. Periode Masa Remaja Adolensen pada usia 19-21 tahun

Merupakan sebuah masa fase terakhir remaja dan akan timbul sifat-sifat penting pada masa ini, yaitu :

  1. Perhatiannya akan mulai tertutup oleh hal-hal yang bersifat realistis ( Sifat yang tidak selalu memikirkan hal yang terlalu tinggi )
  2. Akan mulai menyadari akan sifat realistis tersebut.
  3. Sikapnya tersebut mulai jelas tertuju terhadap kehidupan.
  4. Dan mulai muncul bakat serta minatnya.

Faktor-Faktor Kebanyakan di Dalam Diri Seorang Remaja

Masa remaja atau masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, dimulai sekitar umur 12 tahun hingga 21 tahun.

Namun, WHO (Badan Kesehatan Dunia) mendefinisikan bahwa masa remaja dimulai pada usia 10 hingga 19 tahun.

Menurut para peneliti, secara fase budaya, lebih tepatnya dikatakan jika masa remaja berlangsung sejak usia 10 di mana umumnya masa pubertas dimulai– sampai 24 tahun.

Baca juga: Studi: masa remaja dimulai pada usia 10 sampai 24 tahun

Setiap tahapan-tahapan usia manusia pasti ada suatu perkembangan yang akan dilaluinya.

Apabila seorang gagal melalui perkembangan tersebut, maka akan gagal pada perkembangan selanjutnya.

Untuk mengetahui kepribadian seorang remaja perlu kita ketahui terkait tugas-tugas perkembangannya, yaitu :

  1. Seorang remaja harus dapat menerima keadaan yang ia dapatkan berupa fisik, dan bisa memanfaatkan secara efektif. 
    Karena sebagian banyak remaja ia tidak dapat menerima keadaan fisiknya, ia akan cenderung mengikuti gaya orang lain yang ia idolakan.
  2. Seorang Remaja akan mencari usaha untuk mendapatkan kebebasan emosinya tersebut, atau sering melawan apa yang diinginkan orang tua yang tidak sesuai dengan keinginannya.
    Apabila tugas ini sering mengalami permasalahan didalam keluarganya dan tidak dapat diselesaikan didalam rumah, maka remaja tersebut akan mencari celah jalan keluar dan sebuah ketenangan diluar rumah.
  3. Seseorang remaja akan menyadariakan pentingnya sebuah pergaulan, baik bergaul dengan sesama jenis, ataupun lawan jenis.
  4. Kebanyakan seorang remaja yang belum mengetahui terkait kelebihan yang ia miliki, ia cenderung mengetahui kekurangannya. Apabila hal ini tidak diselesaikan untuk mencari tau kelebihan didalam remaja tersebut, maka akan menjadi masalah perkembangan selanjutnya.

Mungkin ini saja yang bisa saya sampaikan terkait dunia remaja semoga kita menjadi remaja yang baik pada masanya, karena kita telah mengetahui apa yang harus kita hadapi pada masa remaja tersebut.

Bagikan Artikel melalui :