Pengertian Sistem Ekonomi

Pengertian Sistem Ekonomi Secara Lengkap – Materi Kelas X IPS

Diposting pada

Saat kita mempelajari ekonomi tentunya wajib bagi kita untuk memahami sistem yang ada pada ekonomi.

Berikut ini penjelasan pengertian sistem ekonomi dan berbagai hal didalamnya secara lengkap:

Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi adalah berbagai aturan atau cara yang disatukan dan digunakan untuk memecahkan suatu masalah yang mendasar serta dapat mencapai tujuan perekonomian tertentu.

Sistem ekonomi merupakan suatu sistem yang digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan ekonomi yang ada.

Sistem ekonomi ini sendiri seperti barang apa yang harus diproduksi, bagaimana cara memproduksi suatu barang, dan untuk siapa harang di produksi.

Sistem ekonomi ini juga harus mampu untuk menjawab setiap permasalahan yang ada pada ekonomi.

Baca juga: Pengertian Pelaku Ekonomi

Pada dasarnya berbagai permasalah ekonomi yang dialami setiap negara itu sama. Namun dalam memecahkan suatu masalah ekonomi setiap negara didunia memiliki aturan atau caranya masing-masing.

Oleh sebab itu sistem ekonomi setiap negara yang ada di dunia ini menjadi berbeda-beda antara satu sama lain.

Umumnya perbedaan sistem ekonomi terjadi karena sumber daya yang dimiliki oleh setiap negara berbeda-beda.

Selain itu sistem pemerintahan pada setiap negara juga tidak selalu sama dengan berbagai negara lainnya.

Misalnya pada negara liberal atau bebas yang umumnya menggunakan sistem ekonomi pasar.

Sedangkan negara yang memiki sistem kepemerintahan sosialis akan menerapkan sistem ekonomi komando atau terpusat.

Sistem ekonomi sendiri memuat berbagai aturan yang bertujuan untuk mengatasi masalah ekonomi serta mencapai tujuan perekonomian.

Macam-Macam Sistem Ekonomi

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Tradisional adalah suatu hal yang berkaitan dengan tradisi dan adat istiadat yang dilakukan secara turun temurun.

Sistem ekonomi tradisional adalah suatu sistem ekonomi yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sesuai dengan kebiasaan dan adat istiadat yang diterapkan secara turun-menurun.

Sistem ekonomi ini digunakan karena zaman yang masih tradisional dan karena belum adanya tekhnologi. Orang-orang yang menggunakan sistem ekonomi ini hanya menggunakan sumber daya alam dan tenaga kerja saja untuk dapat menghasilkan sesuatu.

Baca juga: Pengertian Biaya Peluang dalam Ekonomi

Hasil produksi dari sistem ekonomi ini hanya sebatas untuk keluarga maupun suatu kelompok tertentu saja, tidak untuk diperdagangkan ke kelompok lainnya.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Tradisional

  1. Tidak adanya rumah tangga produksi maupun rumah tangga konsumen.
  2. Belum adanya tekhnologi yang digunakan untuk menghasilkan suatu barang maupun jasa.
  3. Tekhnik produksi yang digunakan masih sangat sederhana.\
  4. Kehidupan masyarakat hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya saja.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional

KelebihanKekurangan
1. Adanya persaingan yang sehat1. Lambatnya pertumbuhan serta perkembangan ekonomi 
2. Tidak adanya eksploitasi SDA dan SDM secara berlebihan2. Sulitnya memenuhi kebutuhan
 3. Kegiatan ekonomi tidak berjalan optimal 

2. Sistem Ekonomi Pasar

Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi yang memberikan kebebasan penuh kepada masyarakat untuk membuat berbagai keputusan pada perekonomian.

Sistem ekonomi pasar menjawab setiap permasalahan ekonomi dengan melalui mekanisme pasar yaitu melihat dari jumlah penawaran produsen dan permintaan konsumen.

Baca juga: Pengertian Pasar secara Lengkap

Pada sistem ini berbagai keputusan baik itu harga barang, keuntungan yang didapat, maupun kerugian dapat dibuat secara bebas oleh setiap masyarakat. Sehingga peran dari pemerintah hanya mengawasi kegiatan ekonominya saja, dan memiliki peran yang sangat minim.

Sistem ekonomi pasar sering disebut dengan sistem ekonomi liberal karena memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk membuat berbagai keputusan.

Selain itu sistem ekonomi pasar juga sering disebut sistem ekonomi kapitalis karena didalam sistem ekonomi tersebut peran si pemilik modal sangat berpengaruh pada keberhasilan suatu perekonomian.

Seseorang yang mempunyai modal besar maka ia yang akan bertahan pada perekonomian. Sehingga diharapkan adanya persaingan yang akan menghasilkan kualitas produk yang jauh lebih baik lagi.

Ciri Sistem Ekonomi Pasar

  1. Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu: golongan pemberi kerja, dan golongan penerima kerja.
  2. Adanya kebebasan mempunyai alat produksi dan pengakuan hak milik secara pribadi.
  3. Adanya persaingan di masyarakat, persaingan ini terjadi antara satu produsen dengan produsen yang lainnya.
  4. Minimnya pernan pemerintah dalam kegiatan ekonomi, pemerintah hanya bertugas membuat peraturan dan mengawasi pelaksanaan ekonomi saja.
  5. Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan kondisi pasar. Pasar dijadikan alat untuk menentukan suatu tindakan.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Pasar

KelebihanKekurangan
Dapat meningkatkan inisiatif masyarakat1. Terjadi ketimpangan antara pemilik modal besar dan pemilik modal kecil
Dapat meningkatkan kreativitas masyarakat2. Mudah terjadi resesi dan krisis ekonomi
Muncul persaingan untuk maju3. Terjadinya eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran
Meningkatkan motivasi, inovasi, dan produktivitas dalam kegiatan ekonomi 

3. Sistem Ekonomi Komando

Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi yang dikomandoi atau dipimpin oleh negara maupun pemerintah.

Berbagai kegiatan ekonomi ditentukan oleh negara, mulai dari perencanaan, pengolahan, pengambilan suatu keputusan, hingga seluruh pengendalian dilakukan oleh negara.

Sistem ekonomi komando biasa juga disebut sebagai sistem ekonomi terpusat.

Pada sistem ekonomi komando ini pemerintah memiliki hampir seluruh sarana produksi, mulai dari sumber daya alam hingga modal. Sehingga pemerintah juga yang menentukan barang yang harus diproduksi dan proses distribusinya kepada masyarakat.

Dalam sistem ekonomi komando ini masyarakat hanya mengikuti berbagai keputusan dari pemerintah.

Ciri-Ciri Ekonomi Komando

  1. Seluruh sumberdaya dikuasai negara.
  2. Produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat.
  3. Kegiatan ekonomi direncanakan oleh negara dan diatur oleh pemerintah secara terpusat.
  4. Keseluruhan kegiatan diatur pemerintah.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Komando

KelebihanKekurangan
1. Mudah melakukan pemerataaan pendapatan1. Barang yang diproduksi tidak efektif dan efisien
2. Jarang terjadi krisis ekonomi 2. Kualitas barang menjadi tidak maksimum
3. Kondisi ekonomi relatif stabil3. Kebijakan cenderung bersifat memaksa
4. Pemerintah bebas menentukan barang dan jasa sesuai kebutuhan masyarakat4. Hak milik pribadi tidak diakui
 5. Kreativitas dan inovasi masyarakat tidak berkembang

4. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem yang menggabungkan antara kelebihan dari sistem ekonomi pasar dan kelebihan sistem ekonomi komando.

Pada sistem ekonomi pasar yang memiliki peran besar adalah masyarakat. Sedangkan pada sistem ekonomi komando yang berperan besar adalah negara.

Untuk dapat menyamaratakan peran pemerintah dan peran pihak swasta (masyarakat) secara bersama-sama maka munculah sistem ekonomi campuran ini.

Pada sistem ekonomi campuran, pemerintah dan pihak swasta (masyarakat) memiliki peran yang sama rata. Sehingga pemerintah dan masyarakat saling bekerja sama dalam menyelesaikan suatu permasalahan ekonomi.

Salah satu bentuk usaha dari pemerintah dan masyarakat adalah dengan mengunakan manajemen pada sistem perekonomian.

Baca juga: Pengertian Manajemen

Dimana pada tahap awal sistem ini pemerintah membuat sebuah perencanaan kemudian dalam pelaksanaannya sebagian dilakukan oleh pemerintah dan sebagian lainnya oleh pihak swasta.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

  1. Perpaduan (penggabungan) antara sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi komando.
  2. Adanya campur tangan dari pemerintah.
  3. Kepemilikan suatu faktor produksi seperti modal, dan sumber daya diatur dan diawasi oleh pemerintah.
  4. Harga-harga ditentukan oleh mekanisme pasar.
  5. Barang modal dan sumberdaya vital dikuasai oleh pemerintah.
  6. Pemerintah berperan sebagai pembuat dan menetapkan suatu kebijakan ekonomi.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

KelebihanKekurangan
Terjaganya kestabilan pertumbuhan ekonomiLemahnya campur tangan pemerintah memungkinkan berlakunya sistem ekonomi pasar.
Berkembangnya inistiatif dan kreativitas ekonomi Campur tangan pemerintah yang terlalu kuat justru dapat berpeluang menimbulkan ekonomi komando.
Meminimalkan monopoli usaha oleh pihak swasta, karena adanya campur tangan pemerintah.Berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi pada suatu negara.
Pemerintah dapat lebih fokus dalam memberdayakan sektor usaha kecil dan menengah (UMKM).Tidak ada kejelasan dan peraturan tentang seberapa besar pengaruh dari pemerintah dalam kegiatan perekonomian.

5. Sistem Ekonomi di Indonesia

Sistem ekonomi yang digunakan oleh negara Indonesia adalah sistem ekonomi pancasila.

Dalam sistem ekonomi pancasila seluruh kegiatan dalam ekonomi dilakukan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Pada sistem ekonomi pancasila pemerintah juga berperan sebagai pelaku ekonomi. Dimana pemerintah dapat menjadi pelaku konsumsi dengan cara membeli bahan atau alat yang akan digunakan untuk melakukan suatu pembangunan.

Sehingga pada sistem ekonomi pancasila dikenal dengan adanya rumah tangga negara.

Baca juga: Pengertian Koperasi secara Lengkap

Pemerintah juga dapat menjadi pelaku produsen dengan cara menghasilkan suatu barang atau jasa untuk konsumsi masyarakat. Sehingga di negara Indonesia terdapat BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Pemerintah juga sekaligus berperan sebagai pembuat, pengatur, maupun pengawas kebijakan dalam berbagai kegiatan ekonomi di Indonesia. Hal tersebut dilakukan agar negara Indonesia dapat terhindar dari adanya krisis ekonomi.

Nilai-Nilai Pancasila pada Sistem Ekonomi Pancasila

  1. Kekeluargaan.
  2. Peranan agama akan kehidupan masyarakat.
  3. Keadilan, nilai ini digunakan untuk mewujudkan kehidupan ekonomi yang adil, merata dan makmur.

Prinsip keadilan pada sistem ekonomi pancasila berkaitan dengan pembagian hasil produksi, pendapatan, dan kesempatan melakukan usaha.

Prinsip merata pada sistem ekonomi pancasila bertujuan untuk pemenuhan berbagai kebutuhan hidup masyarakat, tanpa memandang jenis kelamin, suku bangsa, agama, ras maupun daerah.

Prinsip kemakmuran pada sistem ekonomi pancasila mengutamakan kemakmuran seluruh masyarakat diatas kemakmuran individu, atau sekelompok orang tertentu.

Pada dasarnya memang sistem ekonomi yang digunakan di Indonesia adalah sistem ekonomi campuran, yang diberi nama dengan sistem ekonomi pancasila.

Sistem ekonomi pancasila sendiri melibatkan tiga pelaku ekonomi yaitu: pemerintah, swasta, dan koperasi.

Karakteristik Perekonomian di Indonesia

Indonesia mengacu pada UUD 1945 Pasal 33 ayat 1-4 yaitu:

  1. Ayat 1
    Perekonomian yang ada di Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan
  2. Ayat 2
    Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
  3. Ayat 3
    Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
  4. Ayat 4
    Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

Sistem Ekonomi Syariah

Sistem ekonomi syariah adalah suatu sistem ekonomi yang berlandaskan pada ajaran islam yang terdapat pada Al-Qur’an dan juga As-Sunnah yang kemudian dikembangkan oleh pemikiran manusia.

Konsep dari sistem ekonomi syariah sendiri adalah sistem ekonomi yang adil, transparan, dan mementingkan nilai-nilai kemanusiaan serta kesejahteraan.

Sistem syariah terbebas dari riba dan tidak mengandung berbagai unsur penipuan, pemaksaan, suap dan berbagai hal lainnya yang dilarang oleh syari’at Islam.

Didalam sistem ekonomi syariah menggunakan prinsip keadilan dimana setiap orang berhak menerima imbalan sesuatu dengan apa yang telah dilakukan, selama tidak merugikan orang lain seperti kecurangan (gharar), perjudian (maisir).

Sistem ekonomi syari’ah telah diterapkan di Negara Indonesia, yaitu salah satunya ditandai dengan munculnya beberapa bank syari’ah seperti bank muammalat serta berbagai bank konvensional dalam negeri yang mendirikan unit usaha syariah seperti bank BNI yang mendirikan bank BNI syari’ah.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Syari’ah

  1. Kekayaan yang ada di bumi seluruhnya adalah milik Allah Subhanahu Wata’ala.
  2. Pelaksanaan ekonomi terikat dengan nilai aqidah, syari’at, dan akhlak.
  3. Menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat.
  4. Melarang adanya riba.
  5. Adanya larangan menumpuk kekayaan.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Syariah

KelebihanKekurangan
Adanya kebebasan bagi setiap individu masyarakat untuk membuat keputusan.Masih rendahnya literasi masyarakat mengenai sistem ekonomi syariah.
Adanya pengakuan hak untuk memiliki harta.Tidak ada representasi ideal negara yang menggunakan sistem ekonomi syariah.
Adanya jaminan social. 
Adanya distribusi kekayaan. 

Demikian penjelasan terkait sistem ekonomi dan berbagai hal yang berkaitan didalamnya, semoga dapat bermanfaat…

Gambar Gravatar
Founder pusilpen.online/pusatilmupengetahuan.com Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, dan qothrunnadaa.com