Penyebab Sakit Gigi dan Cara Mengatasinya

Sakit gigi terjadi ketika saraf di akar gigi atau di sekitar gigi teriritasi. Penyebab sakit gigi adalah infeksi, kerusakan dan gigi copot.

Pencabutan gigi dapat mengakibatkan rasa nyeri dan sakit. Nyeri menjalar ke rahang sehingga menyebabkan sakit gigi.

Semua orang pasti pernah sakit gigi. Jika Anda sakit gigi, ada baiknya segera mencari obat untuk mengatasinya. Membiarkan sakit gigi hanya akan membuatnya semakin parah.

Sakit gigi memang tidak mengancam jiwa tetapi dalam beberapa kasus, sakit gigi menjadi tanda kondisi serius yang memerlukan perawatan medis.

Penyebab Sakit Gigi

gambar orang sakit gigi, penyebab sakit gigi

Melansir dari berbagai sumber, ketahui 7 penyebab sakit gigi dan cara mengatasinya:

1. Membiarkan Gigi Berlubang

Kerusakan yang menggerogoti permukaan luar gigi keras mengakibatkan rongga pada gigi. Menurut Dr. Natour, gigi berlubang tidak menimbulkan gejala apapun tetapi dapat menyebabkan sakit gigi terutama jika rongga menjadi besar dan dekat dengan saraf dalam gigi.

Baca juga: Gigi Berlubang | Pengertian, Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya

Gigi berlubang adalah penyebab utama sakit gigi. Jangan sampai mengabaikan sakit gigi karena sakit gigi semakin parah, jika tidak segera mendapat penanganan yang tepat.

“Pasien biasanya merasakan sesuatu beberapa bulan yang lalu tetapi mengabaikannya dan sekarang rasa sakitnya benar-benar tidak tertahankan” kata Dr. Natour

2. Penyakit Abses Gusi

penyakit abses gusi
Penyakit Abses Gusi

Sisa makanan yang menempel pada gigi Anda merupakan salah satu penyebab sakit gigi. Ketika Anda membiarkan partikel makanan macet di antara gigi, itu dapat mendorong makanan menempel pada gusi. Seiring waktu, sisa makanan pada gusi dapat menyebabkan peradangan dan rasa sakit.

Hal itu menghasilkan kantong ruang yang disebut abses di sepanjang garis gusi, di mana sisa makanan dan kotoran membusuk sehingga berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Jika Anda sudah melihat pembengkakan bahkan nanah dalam abses, Anda harus mengatasinya.

Semakin cepat Anda mengobatinya, tentu semakin baik. Jangan sampai Anda membiarkan abses pada gigi Anda karena abses yang tidak diobati dapat mengakibatkan penyakit gusi. 

3. Gangguan Sendi Rahang (TMJ)

TMJ adalah singkatan dari sendi temporomandibular, menghubungkan sisi kepala dan rahang Anda yang memungkinkan Anda menguap, mengunyah, dan berbicara. Gangguan sendi dapat menyebabkan nyeri rahang yang sangat terasa seperti sakit gigi.

“Rasa sakitnya mungkin terasa mirip dengan rasa sakit menggeretakkan atau mengepal, tetapi ini terletak di dekat telinga,” kata Dr. Natour.

Salah satu tanda gangguan TMJ adalah bunyi klik atau letupan saat Anda membuka mulut. Rasa sakitnya bisa hilang dengan sendirinya. Namun, dokter gigi Anda mungkin merekomendasikan mengompres area yang sakit dengan es.

4. Gigi Sensitif 

Gigi Sensitif

Orang dengan gigi sensitif mengalami resesi gusi, yang menyebabkan enamel pada garis gusi terkikis.

Rasa sakitnya memang tidak bertahan lama tetapi bisa muncul setiap kali gigi menyentuh makanan panas atau dingin. Dr. Natour menjelaskan, ini terjadi karena suhu dan nyeri.

Perlu diketahui, toleransi setiap orang terhadap panas dan dingin berbeda-beda. Dokter gigi merekomendasikan menyikat gigi dengan pasta gigi untuk gigi sensitif tetapi Anda harus menggunakannya secara eksklusif. 

5. Radang Gusi

Radang gusi yang tidak mendapat penanganan dapat menyebabkan gusi menjadi merah dan bengkak. Cara mengatasinya yakni dengan menyikat dan membersihkan gigi secara teratur untuk menghilangkan nyeri gigi.

Jika tidak mendapat pengobatan, gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis. Periodontitis adalah infeksi gusi serius yang merusak jaringan lunak dan merusak tulang yang menopang gigi Anda. Periodontitis menyebabkan gigi kendur atau gigi tanggal.

Dr. Messina menyarankan, jika Anda mengalami pembengkakan gusi dan membuat tidak nyaman, cobalah minum obat anti inflamasi untuk jangka pendek. Biasanya dokter gigi menentukan apakah Anda memerlukan antibiotik untuk infeksi atau perawatan tambahan.

6. Gigi Depan Patah

Gambar Gigi Depan Patah

Gigi retak atau patah bisa menyebabkan sakit gigi. Namun, biasanya bukan seluruh gigi tetapi sepotong. Sebaiknya Anda harus lebih hati-hati karena menggigit sesuatu yang keras dapat menyebabkan gigi retak bahkan patah. 

“Jika tidak lepas sepenuhnya dan bergerak saat Anda menggigit, itu akan menimbulkan rasa sakit,” kata Dr. Natour

Dr. Natour menjelaskan, Anda perlu menutupi gigi yang patah atau implan untuk menggantikan gigi yang rusak parah sesuai pada tingkat keparahan patahnya.

7. Gigi Bungsu Tumbuh

Gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga pada bagian paling belakang mulut Anda. Gigi bungsu yang tumbuh menyebabkan gusi Anda meradang, berdarah bahkan mengalami sakit gigi.

Setelah gigi menonjol keluar, Anda memiliki resiko tinggi mengalami peradangan atau infeksi yang menyakitkan pada gusi. Hal ini karena gigi bungsu sulit dijangkau dengan sikat dan benang gigi.

Dr. Natour mengatakan, pasien merasakan sakit dan ketidaknyamanan. Namun, rasa sakitnya tidak sesakit gigi berlubang yang parah.

Banyak orang merasa lega dan mendapatkan manfaat setelah mencabut gigi. Sementara orang lain mungkin tidak perlu atau bahkan berisiko, tergantung pada posisi gigi bungsu.

Jika gigi bungsu menyebabkan rasa sakit, cobalah ibuprofen lalu bicarakan dengan dokter gigi tentang pilihan Anda.

Cara Mengatasi Sakit Gigi

Cara Mengatasi Sakit Gigi

Jika Anda mengalami sakit gigi dan tak kunjung sembuh, sebaiknya segera periksa ke dokter gigi untuk mengobatinya. Selain itu, Anda juga dapat mengobati sakit gigi sendiri dengan beberapa cara berikut ini:

1. Kumur dengan Air Garam

Kumur dengan Air Garam

Membilas mulut dengan air garam dapat membantu melonggarkan kotoran yang bersarang pada gigi berlubang maupun pada gigi lainnya. Menggunakan cara ini dapat mengurangi pembengkakan, meningkatkan penyembuhan dan meredakan sakit tenggorokan. 

Larutkan 1 sendok teh garam dalam segelas air hangat. Lalu gunakan untuk berkumur selama 30 detik sebelum meludahkannya.

2. Cengkeh untuk Sakit Gigi

Gambar cengkeh

Cengkih adalah rempah asli dari Indonesia. Cengkih mengandung eugenol, senyawa kimia yang bertindak sebagai anestesi alami. Selain itu, cengkih juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri. Itu dapat melawan infeksi gigi dan gusi. 

Anda dapat merendam bola kapas kecil dengan minyak cengkih. Kemudian oleskan ke area gigi yang sakit. 

Melansir dari medicalnewstoday, cengkih utuh kering bisa menyembuhkan sakit gigi. Caranya, kunyah satu siung cengkih sampai lembut. Kemudian tahan pada gigi yang sakit selama 30 menit.

3. Kantong Teh Peppermint

Kantong Teh Peppermint

Peppermint memiliki khasiat untuk meredakan sakit gigi. Mentol yang memberi rasa dan aroma mint pada peppermint juga dikenal sebagai antibakteri.

Anda bisa memasukkan satu sendok teh daun peppermint kering ke dalam secangkir air mendidih dan direndam selama 20 menit. Biarkan sampai dingin lalu gunakan untuk berkumur.

Selain itu, Anda juga dapat mengoleskan minyak peppermint pada gigi yang sakit sebagai obat sementara.

4. Minyak Esensial Lavender

Minyak Esensial Lavender

Melansir dari healthline, minyak Esensial Lavender dapat meredakan nyeri, mengurangi bakteri dan peradangan.

Sebuah studi tahun 2015 pada hewan mengkonfirmasi keefektifan minyak esensial lavender untuk meredakan rasa sakit dan peradangan. Meski begitu, studi lebih lanjut diperlukan untuk menemukan lebih banyak informasi tentang kemampuan terapeutiknya.

5. Menggunakan Bawang Putih

Bawang Putih

Bawang putih mengandung senyawa antibakteri yang dapat membantu membunuh bakteri dalam mulut.

Setelah Anda mengupas bawang putih, Anda dapat menguyah bawang putih sampai lembut. Mengunyah satu siung bawang putih dan membiarkannya berada dekat gigi dapat meredakan nyeri.

Nah, itulah penyebab sakit gigi dan cara mengatasinya. Yuk jaga kesehatan gigi dan hindari penyebabnya!

Bagikan Artikel melalui :