Perbedaan Ujian SMA dan SMK juga Perbedaan Mencolok Lainnya

Diposting pada

Antara SMA dan SMK sudah pasti berbeda dilihat dari jurusannya, biayanya, mata pelajarannya hingga ujiannya pun sudah pasti berbeda. Apa saja perbedaan ujian sma dan smk? simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Perbedaan Ujian di SMA dan SMK

Perbedaan Ujian SMA dan SMK

Meskipun pelaksanaan ujian di SMA dan SMK sama-sama berbasis komputer tapi keduanya pasti punya perbedaan. 

Pertama, di SMK ada ujian kompetensi atau ujian praktek sesuai dengan jurusan masing-masing. Sedangkan di SMA tidak ada, hanya ada ujian teori saja.

Lalu kedua, SMK dapat memilih mata pelajaran sesuai keahliannya untuk diujikan. Sedangkan SMA sudah ditentukan mata pelajarannya sesuai jurusannya IPA atau IPS. 

Tips Memilih SMA atau SMK Terbaik

Selain perbedaan ada juga persamaannya yaitu dari 3 mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika. Ketiga mata pelajaran tersebut baik SMA dan SMK mendapat soal yang sama.

Perbedaan Mencolok Lainnya dari SMA dan SMK

Selain dari ujiannya SMA dan SMK juga punya perbedaan mencolok dilihat dari beberapa hal berikut, yaitu :

1. Biaya

Gambar Ilustrasi Uang Kertas dan Koin - Perbedaan Ujian SMA dan SMK

Biaya sekolah SMA lebih murah ketimbang sekolah SMK. Hal ini karena SMK lebih banyak mengadakan kegiatan praktek yang pastinya butuh biaya lebih. Selain itu ada juga beberapa jurusan di SMK yang memang lebih mahal dibanding jurusan lainnya. 

2. Jurusan

Gambar Graduation (Wisuda)

Di SMA hanya ada 3 jurusan saja yaitu IPA, IPS dan Bahasa. Sedangkan SMK lebih banyak jurusannya, bisa dibilang semua bidang pekerjaan itu ada jurusannya di SMK, dan kamu bisa bebas pilih jurusan sesuai dengan minat dan bakatmu.

3. Materi yang Dipelajari

Gambar Ilustasi Animasi Buku-Buku

SMA lebih banyak mempelajari materi teori daripada praktek. Karena SMK dididik untuk melanjutkan pada jenjang kuliah.  Sedangkan SMK lebih banyak materi praktek daripada teori, karena siswa SMK fokus didik untuk bisa siap terjun langsung pada dunia kerja 

4. Kelanjutan ke Jenjang Kuliah

Gambar Ruangan Kuliah

Lulusan SMA biasanya akan lebih mudah mengambil jurusan bila melanjutkan ke jenjang kuliah. Karena jurusan atau mata pelajaran di perguruan tinggi sudah banyak didapatkan dari bangku SMA. 

Sedangkan lulusan SMK biasanya  kesulitan memilih jurusan saat kuliah, karena mata pelajaran atau jurusan kuliah jarang ada yang sama persis dengan jurusan atau mata pelajaran yang diambil saat dibangku SMK.

Perbedaan SMA dan SMK yang Perlu Diketahui

5. Magang atau PKL (Praktek Kerja Lapangan)

Magang atau Kuliah

Siswa SMK dibekali kegiatan magang atau PKL (praktek kerja lapangan) sebelum lulus sekolah. Hal ini sebagai pengalaman mereka sebelum terjun langsung pada dunia kerja yang sebenarnya setelah lulus nantinya.

Sedangkan siswa  SMA tidak ada yang namanya magang atau PKL, karena memang siswa SMA tidak dididik untuk fokus kerja, melainkan untuk melanjutkan ke jenjang kuliah. 

6. Peluang di Masa Depan

Gambar Orang Menggunakan Teropong

Semua lulusan SMA maupun SMK punya peluang  sukses di masa depan. Tapi siswa lulusan SMK benar-benar siap dan matang untuk terjun langsung ke dunia kerja. Karena mereka telah dibekali banyak praktek mengenai kegiatan dan aktivitas pada dunia kerja. 

Terlebih lagi adanya pengalaman dari kegiatan magang yang mereka lakukan sebelum lulus sekolah.

Sedangkan siswa lulusan SMA dapat dikatakan keahliannya terbatas karena tidak ada praktek saat menempuh pendidikan. Di SMA juga tidak dibekali dengan pengalaman magang, untuk terjun langsung pada dunia kerja. 

Sehingga umumnya lulusan SMA kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai bakat dan minatnya.

Demikianlah ulasan mengenai perbedaan ujian SMA dan SMK dan perbedaan mencolok lainnya dari keduanya. Semoga bermanfaat dan bisa jadi pertimbangan kamu dalam menentukan pilihan SMA atau SMK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.