Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat | Matematika Kelas VII

Diposting pada

Saat mempelajari matematika pastinya kita pernah mendengar istilah penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Nahh.. pada kesempatan ini kita akan bahas teman dari kedua istilah tadi, yaitu perkalian dan pembagian bilangan bulat.

1. Perkalian

Biasanya operasi perkalian pada matematika dilambangkan dengan tanda (X) atau silang dan juga tanda (.) atau titik. Perkalian pada matematika konsep dasarnya adalah mengalikan suatu operasi penjumlahan.

Sifat Operasi Perkalian Bilangan Bulat

Operasi perkalian yang ada pada bilangan bulat memiliki beberapa sifat berdasarkan konsepnya. Seperti yang sudah kamu pelajari, contohnya ” Jika a merupakan bilangan positif artinya a>0, sedangkan jika a adalah bilangan bulat negatif maka a<0″.

Baca Juga: Penjumlahan & Pengurangan Bilangan Bulat

Berikut sifat-sfat operasi perkalian bilangan bulat:

sifat-sifat operasi perkalian bilangan bulat
sifat-sifat operasi perkalian bilangan bulat

2. Pembagian

Operasi pembagian merupakan lawan atau invers dari operasi perkalian. Operasi pembagian adalah suatu operasi yang dilakukan dengan cara membagi suatu bilangan menjadi beberapa bagian.

Biasanya pembagian disimbolkan dengan tanda titik dua (:) namun dalam beberapa keadaan ada juga yang dilambangkan dengan garis miring (/).

Berbeda dengan operasi perkalian pada konsep pembagian adalah dengan pengurangan berulang suatu jumlah sampai habis.

Sifat-Sifat Operasi Pembagian Bilangan Bulat

Pembagian bilangan bulat juga memiliki sifat-sifat pada operasinya, seperti halnya pada proses perkalian sebelumnya. Sebagaimana yang sudah kita pelajari bahwa syarat pembagian a/b adalah b tidak boleh sama dengan nol (b≠0). Nahh.. apabila ternyata b=0 maka a/b dianggap tidak terdefinisi.

Berikut sifat-sifat operasi pembagian bilangan bulat lainnya:

sifat-sifat operasi pembagian bilangan bulat
sifat-sifat operasi pembagian bilangan bulat

Contoh Soal dan Pembahasan

1. Harga 1 Lusin Telur Rp. 24.000,00, maka harga 4 butir telur yang sama adalah….
A. Rp 4.000,00
B. Rp 7.500,00
C. Rp 9.000,00
D. Rp 8.000,00

Pembahasan :
1 Lusin = 12 Butir Telur
Maka, harga 1 Butir Telur = Total Harga 1 Lusin : Jumlah 1 Lusin (Rp. 24.000,00 : 12 = Rp. 2.000,00).
Sehingga harga 1 Butir Telor Adalah Rp. 2.000,00

Jawaban Soal :
Harga 4 Butir Telur = Harga 1 Butir Telur x 4 (Rp. 2.000 x 4 = Rp. 8.000,00)
= Rp. 8.000,00 (Jawaban D)

Demikian pembahasan mengenai perkalian dan pembagian bilangan bulat. Semoga bisa bermanfaat dan dipahami dengan baik ya.

Gambar Gravatar
I love various things related to wordpress development, blogging and SEO My strengths are being able to work in a team and really like learning and discovering new things My weakness is that sometimes I get bored quickly when doing something I don’t like, but I will try to get rid of that deficiency.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.