perubahan sosial

Perubahan Sosial (Pengertian, Ciri, Teori, dan Bentuk)

Diposting pada

Pernahkah kamu memperhatikan lingkungan sekitarmu?. Apakah kamu menemukan adanya perubahan yang terjadi antara lingkunganmu yang dahulu dan sekarang?. Jika iya maka itu dinamakan perubahan sosial.

Berikut admin pusatilmupengetahuan.com akan menjelaskan seputar perubahan sosial:

Pengertian Perubahan Sosial

pengertian perubahan sosial

Perubahan sosial adalah suatu proses perubahan sistem sosial, baik sikap-sikap sosial mapun pola pikir dan perilaku yang terjadi diantara kelompok masyarakat.

Perubahan sosial merupakan salah satu kajian dalam ilmu sosiologi yang paling dinamis, hal tersebut karena perubahan terkadang tidak dapat dihindari dan akan selalu terjadi.

Perbedaan perubahan sosial dengan perubahan lainnya adalah perubahan sosial lebih menekankan pada aspek kultural (budaya) serta aspek struktural (struktur masyarakat).

Perubahan sosial berdampak besar terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Ciri-Ciri Perubahan Sosial

Perubahan sosial dapat terjadi pada setiap lini masyarakat baik itu masyarakat tradisional bahkan masyarakat modern. Untuk dapat mengetahui terjadinya perubahan sosial ini. kita perlu memahami ciri-ciri dari perubahan sosial ini, berikut ulasannya:

1. Bersifat Dinamis

Ciri yang pertama dari perubahan sosial adalah sifatnya yang dinamis. Perubahan sosial bersifat dinamis karena perubahan tersebut tak dapat dihindari dan terjadi secara terus menerus atau berkelanjutan.

2. Imitatif

Perubahan sosial memiliki ciri imitatif maksudnya adalah bahwa perubahan ini terjadi pada masyarakat dan berlangsungnya dengan mengikuti masyarakat yang lainnya.

Hal tersebut dapat terjadi karena setiap masyarakat memiliki potensi untuk dipengaruhi dan mempengaruhi.

Pada dasarnya perubahan yang terjadi tersebut tak bisa dihindari oleh setiap orang, sehingga tidak ada celah bagi setiap orang untuk mengisolir diri dari perubahan ini.

3. Terjadi Dimana-mana

Tidak menutup kemungkinan bahwa perubahan sosial ini dapat terjadi pada semua lini masyarakat tanpa terkecuali. Baik masyarakat yang berada di kota hingga masyarakat yang tinggal di pedesaan, semua tak luput dari adanya perubahan sosial ini.

Umumnya perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat modern berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan dengan masyarakat tradisional.

Sebaliknya masyarakat tradisional memiliki perubahan sosial yang cenderung lebiih lambat jika dibandingkan dengan masyarakat di modern.

Perubahan Sosial Menurut Ahli

Para ahli memberikan definisi dan pengertian tentang perubahan sosial yaitu:

1. Gilin

Gilin memberikan teori bahwa:

Perubahan sosial adalah suatu perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang sudah diterima karena terdapat perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, maupun difusi atau penemuan-penemuan baru pada masyarakat.

2. Emile Durkheim

Menurut Emile Durkheim:

Perubahan sosial terjadi sebagai hasil dari adanya faktor-faktor ekologis serta demografis, yang mengubah kehidupan masyarakat yang awalnya kondisi tradisional yang diikat solidaritas mekanistik, berubah menjadi kondisi masyarakat modern yang diikat dengan solidaritas organistik.

3. Soerjono Soekanto

Perubahan sosial adalah suatu perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan pada suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk sikap, nilai-nilai, dan pola perilaku yang ada di antara kelompok di masyarakat.

4. Willian Ogburn

Perubahan sosial adalah perubahan yang didalamnya meliputi unsur-unsur kebudayaan, baik unsur material, maupun unsur non-material. Namun yang lebih ditekankan adalah pengaruh unsur material terhadap nonmaterial.

Teori Perubahan Sosial

Secara umum perubahan sosial mempunyai dua teori yaitu teori evolusi dan teori revolusi beriket ulasannya:

1. Teori Evolusi

Menurut teori evolusi perubahan sosial adalah suatu perubahan yang terjadi pada peng-organisasian masyarakat, khususnya pada hal pembagian kerja. 

Teori ini di prakarsai dari pemikiran Herbert Spencer, Emile Durkheim, serta Ferdinand Tonnies.

Teori ini menyatakan bahwa perubahan sosial terjadi secara lambat dan berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama serta tanpa adanya keinginan tertentu yang berasal dari masyarakat.

Terjadinya perubahan ini mengikuti pada kondisi perkembangan pada masyarakat, yaitu sejalan dengan adanya usaha-usaha masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Perubahan sosial ini dapat terjadi karena adanya dorongan dari usaha-usaha masyarakat dengan tujuan untuk menyesuaikan diri terhadap kebutuhan-kebutuhan yang ada pada hidupnya dengan adanya perkembangan masyarakat pada waktu tertentu.

Salah satu contoh perubahan sosial ini adalah kebiasaan masyarakat yang dahulu berburu untuk mencari makan, berubah menjadi menetap, kemudian menuju masyarakat meramu.

Teori Evolusi Perubahan

Soerjono Soekanto memberikan 3 teori terkait evolusi pada perubahan sosial ini, yaitu Unilinier Theories of Evolution, Universal Theory of Evolution, dan Multilined Theories of Evolution. Berikut ulasannya:

A. Unilinier Theories of Evolution: menyatakan bahwa setiap manusia atau masyarakat mengalami suatu perkembangan sesuai dengan tahapan-tahapan tertentu, dari yang awalnya sederhana berubah menjadi kompleks dan sampai pada tahap sempurna.

B. Universal Theory of Evolution: menyatakan bahwa perkembangan pada masyarakat tidak perlu melewati tahapan-tahapan tertentu yang sifatnya tetap. Menurut teori ini, kebudayaan pada manusia sudah mengikuti suatu garis evolusi tertentu.

C. Multilined Theories of Evolution: menekankan pada suatu penelitian terhadap tahap perkembangan tertentu pada evolusi di masyarakat. Misalnya, penelitian pada pengaruh perubahan sistem pencaharian masyarakat dimulai dari sistem berburu hingga sistem pertanian.

2. Teori Revolusi

Perubahan revolution adalah suatu perubahan pada masyarakat yang berlangsung dengan cepat tanpa adanya kehendak maupun perencanaan sebelumnya.

Perubahan revolusi ini secara sosiologis dapat diartikan sebagai perubahan sosial yang berkaitan dengan unsur-unsur maupun lembaga- lembaga kemasyarakatan dalam prosesnya berlangsung relatif cepat.

Dalam teori revolusi ini perubahan yang terjadi dapat berlangsung tanpa direncakan dan dengan proses yang cepat.

Pada umumnya perubahan revolusi ini identik dengan suasana tegang maupun konflik yang terjadi pada masyarakat yang bersangkutan.

Perubahan revolusi ini tidak terjadi pada setiap situasi maupun kondisi masyarakat. Terjadinya revolusi secara sosiologis harus memenuhi beberapa syarat tertentu, antara lain:

  1. Adanya keinginan didalam masyarakat untuk mengadakan suatu perubahan.
  2. Adanya pemimpin pada kelompok maupun masyarakat yang ingin mengadakan perubahan tersebut.
  3. Sebagai pemimpin dari masyarakat atau kelompok harus mampu menampung seluruh keinginan dari masyarakat tersebut.
  4. Harus adanya target penentuan waktu yang tepat untuk melaksanakan perubahan tersebut.

Bentuk Perubahan Sosial

Dalam terjadinya perubahan sosial terdapat beberapa bentuk yaitu: perubahan sosial yang direncakan dan perubahan sosial yang tidak direncanakan, berikut ulasannya:

1. Perubahan yang Direncakan

Perubahan yang direncanakan adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat yang telah diperkirakan dan direncakan oleh pihak-piihak yang menghendaki adanya suatu perubahan tersebut.

Pihak-pihak yang menghendaki suatu perubahan tersebut dinamakan agent of change.

Agent of change adalah seseorang atau sekelompok orang yang diberikan kepercayaan oleh masyarakat sebagai pemimpin pada satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan.

Umumnya perubahan perubahan berencana disebut juga dengan perubahan dikehendaki.

Contohnya untuk mengurangi angka kematian pada anak-anak akibat adanya penyakit polio maka pemerintah mengadakan gerakan PIN (Pekan Imunisasi Nasional) atau untuk mengurangi pertumbuhan jumlah penduduk lalu pemerintah mengadakan program KB (Keluarga Berencana).

2. Perubahan yang Tidak Direncanakan

Perubahan yang tidak direncanakan adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat tanpa adanya perkirakan maupun perencanaan oleh masyarakat.

Biasanya perubahan ini tidak dikehendaki dan terjadi di luar jangkauan masyarakat. Karena perubahan ini tidak dikehendaki oleh masyarakat biasanya adanya perubahan ini sering membawa masalah-masalah yang akan memicu kekacauan atau kendala yang muncul pada lingkungan masyarakat.

Gambar Gravatar
Founder pusilpen.online/pusatilmupengetahuan.com Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, dan qothrunnadaa.com