Resensi : Pengertian, Tujuan, Jenis, Unsur dan Tahap-Tahap Penulisan

Diposting pada

Dalam dunia sastra, kita tentu sering mendengar istilah resensi. Sebuah tulisan ilmiah untuk membahas sebuah buku meliputi isi hingga tanggapan penulis terkait kelebihan dan kekurangan.

Selain buku, saat ini juga sering dilakukan pada film ataupun musik. Meskipun demikian, kata tersebut sangat melekat dengan sebuah buku.

Pengertian Resensi

Resensi adalah suatu penilaian yang diberikan seseorang terhadap sebuah karya tertentu. Kata resensi dalam bahasa Inggris memiliki kesamaan dengan Review.

Didalamnya terdapat penjelasan mengenai kelebihan, kekurangan, maupun berbagai informasi mengenai suatu karya yang di ulas.

Pada umumnya dalam menafsirkan sebuah istilah telah dilakukan oleh banyak pakar yang telah ahli dalam bidang tersebut.

Sama halnya dengan jenis karya ilmiah ini, penafsiran makna akan kata tersebut menghasilkan banyak versi.

Meskipun demikian, inti dan makna tetaplah sama. Memberikan ulasan tentang sebuah karya sastra (buku, film, musik) yang merujuk pada pandangan seseorang terkait kelebihan dan kekurangannya.

Tujuan Penulisan

Setiap aktivitas/kegiatan yang dilakukan oleh seseorang pasti memiliki sebuah tujuan. Dalam penulisan sebuah resensi, tujuan yang ingin dicapai secara garis besar merujuk pada peningkatan kualitas khususnya bagi pembuat/penulis karya.

Adapun jenis tanggapan yang nantinya diperoleh adalah cerminan dari karya tersebut. Untuk mengetahui secara jelas, berikut ini terdapat beberapa tujuan dari penulisan resensi yaitu:

  • Media pemahaman komprehensif kepada seseorang untuk mengenal suatu karya berdasarkan pandangan sendiri.
  • Sarana mengajak para pembaca untuk turut serta dalam berpikir, merenung, lalu melakukan diskusi terhadap sebuah karya.
  • Bahan pertimbangan kepada pembaca terkait kelebihan maupun kekurangan sebuah karya.
  • Untuk memberikan informasi secara lengkap meliputi nama pengarang/penulis, tahun terbit, latar belakang penulisan, inti, hingga hubungan karya tersebut dengan karya lain yang sejenis.

Jenis-Jenis Penulisan

Sebelum melakukan penulisan, terlebih dahulu Anda harus mengenal jenis-jenis dari sebuah resensi. Jangan memberikan ulasan hanya karena merasa memiliki sesuatu hal yang disukai atau tidak disukai dari suatu karya.

Pengertian Karya Sastra Lengkap!

Berdasarkan tujuan yang telah dibahas, pastikan keempat dari poin tersebut terpenuhi. Kemudian tentukan ulasan jenis apa yang akan dibuat. Adapun beberapa jenis ulasan yang dapat Anda pilih, diantaranya :

  • Resensi/ulasan yang bersifat informatif. Umumnya berupa sebuah ulasan singkat yang berisi informasi secara keseluruhan terkait suatu karya.
  • Ulasan yang bersifat deskriptif. Umumnya berupa ulasan panjang yang membahas setiap bab yang terdapat dalam karya tersebut. Jenis ulasan ini lebih detail dibandingkan dengan yang bersifat informatif.
  • Ulasan yang bersifat kritis atau biasa disebut dengan informatif-desktiptif. Umumnya berupa ringkasan singkat terkait suatu karya dan tanggapan subjektif dari penulis. Tanggapan tersebut dapat bernilai positif maupun negatif. Ulasan jenis ini lebih lengkap dibandingkan dengan 2 jenis ulasan sebelumnya.

Unsur-Unsur Resensi

Unsur-Unsur Resensi

Sebuah karya ilmiah maupun non ilmiah pasti memiliki sebuah untuk pembentuk. Unsur tersebut memuat hal-hal penting dalam sebuah karya.

Unsur terdiri dari bagian pembuka, isi, dan penutup. Setiap bagian kemudian terbagi lagi menjadi beberapa materi. Setiap materi pun memiliki maksud dan tujuan yang jelas dan dapat merepresentasikan karya.

Untuk mengetahui secara rinci, usur-unsur resensi dapat dilihat pada uraian berikut.

1. Judul

Judul adalah hal yang paling menonjol dalam sebuah karya. Umumnya judul menjadi cerminan dari isi maupun pembahasan yang terkandung didalamnya.

Tak sedikit orang yang menilai dari hal tersebut dan menjadikan sebagai faktor penentu kualitas. Akan tetapi, tidak semua karya yang dianggap memiliki judul yang kurang menarik, memiliki isi yang sama.

Begitupun sebaliknya. Judul resensi harus merepresentasikan isi dari sebuah cerita.

2. Penyusun Isi Buku

Dalam sebuah karya sastra khususnya buku, memiliki beberapa penyusun isi. Unsur penyusun tersebut meliputi judul, nama pengarang/penulis, tahun penerbitan, penerbit, jumlah cetakan, jumlah halaman, serta harga dari buku tersebut.

Data-data tersebut menjadi poin utama yang harus Anda ketahui sebelum melakukan sebuah ulasan. Mengetahui unsur-unsur diatas dapat memudahkan seseorang untuk mengetahui isi buku.

3. Isi

Poin utama dari sebuah resensi adalah ini. Bagaimana kemampuan seseorang dalam memahami isi dari buku yang telah dibaca dan menuangkannya dalam sebuah tulisan.

Selain itu, penulisan isi juga menjadi parameter orang lain untuk membaca atau tidak buku yang telah diulas.

Jika tulisan yang Anda buat sangat menarik, maka peluang untuk orang lain agar ikut membaca jenis buku yang sama menjadi tinggi.

Adapun hal-hal penting yang harus ada dalam isi yaitu rumusan kerangka, keunggulan, kelemahan, hingga bahasa yang di gunakan oleh penulis.

Keunggulan maupun kelemahan bersifat subjektif pada setiap orang. Anda bebas menafsirkan pendapat sesuai dengan isi pikiran saat membaca buku tersebut. Meskipun demikian, jangan lupa untuk tetap menggunakan bahasan yang baik, sopan, dan benar.

4. Penutup

Unsur terakhir yang harus ada dalam penulisan resensi adalah penutup. Pada bagian ini biasanya seseorang menjelaskan sebuah alasan mengapa buku tersebut ditulis.

Selain itu, juga dicantumkan kepada siapa karya tersebut ditujukan. Hal ini tentu menjadi penting bagi orang-orang yang membaca ulasan yang Anda buat. Mereka dapat menebak jenis buku melalui pembacaan bagian penutup.

Tahap-Tahap Penulisan Resensi

Setelah memahami makna, tujuan, jenis, hingga unsur-unsur penulisan sebuah ulasan. Anda sudah bisa memulai untuk menulis dengan melewati beberapa tahap.

Tahap ini akan menjadi penuntun untuk memudahkan pekerjaan para penulis. Dengan melakukannya dengan benar akan memperoleh hasil yang lebih baik dan mudah untuk dipahami. Nah, adapun tahap-tahap penulisan yang dimaksud adalah sebagai berikut.

1. Tahap Persiapan

Tahap ini tentu menjadi tahap awal dari semua pengerjaan/penulisan resensi. Anda sebagai orang yang akan melakukan ulasan, terlebih dahulu wajib memilih jenis buku yang diinginkan.

Pemilihan tersebut tidak terikat oleh apapun, tergantung minat setiap orang. Anda bisa memilih genre komedi, pendidikan, romantis, horor, maupun science fiction. Jika pemilihan sesuai minat Anda, tentu proses ini akan dilakukan dengan waktu yang singkat.

­2. Tahap Pengerjaan

Pada tahap ini Anda terlebih dahulu harus membaca secara keseluruhan isi buku. Hal ini tentu saja bertujuan untuk mengetahui secara jelas terkait pembahasan yang Anda didalamnya dan menghindari penafsiran-penafsiran yang salah.

Selanjutnya catat hal-hal penting dalam bacaan tersebut (gunakan unsur-unsur penting buku). Lakukan dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan terutama saat menulis identitas buku.

Tahap penegerjaan dimulai dengan menentukan sebuah judul dari resensi yang akan Anda buat. Kemudian membuat sebuah ringkasan secara garis besar.

Jangan lupa untuk memberikan penilaian terkait buku/karya yang telah Anda baca. Penilaian tersebut dapat berupa kaidah bahasa, Ejaaan Yang Disempurnakan (EYD), sistematika, hingga sisi lain dari bacaan tersebut. Tulis dengan baik dan benar agar mudah dipahami oleh pembaca.

Nah itulah beberapa hal penting terkait penulisan sebuah resensi. Dimulai dari pengertian, tujuan, unsur, jenis, hingga tahap-tahap penulisan.

Setelah memahami semua hal tersebut, Anda sudah dapat membuat sebuah ulasan terhadap sebuah karya. Isi ulasan tentu sangat berpengaruh terhadap karya/buku tersebut. Hal ini disebabkan karena sebuah ulasan dapat menjadi media promosi hingga meningkatkan nilai ekonomis dari karya tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.