Sel Prokariotik

Sel Prokariotik (Pengertian, Ciri Umum, dll)

Diposting pada

Prokariotik, mungkin kita tidak asing lagi dengan istilah tersebut dimana sering kita jumpai pada pelajaran biologi khususnya saat mempelajari bab yang berkaitan dengan sel makhluk hidup baik itu hewan maupun tumbuhan, dan sebelumnya kita telah membahas seputar Eukariotik.

Pada artikel kali ini kita akan membahas seputar prokariotik, dimana Prokariotik ini tentunya berlainan dari sel Eukariotik dan perbedaanya pun sangat mencolok, berikut ulasannya:

Pengertian Prokariotik

Secara bahasa kata Prokariotik berasal dari bahasa yunani yaitu πρό- (pro-) yang berarti “sebelum” dan “κάρυον(karyon)” berarti “inti”.

Lalu apakah yang dimaksud dengan Eukariotik?, eukariotik adalah suatu organisme yang tidak memiliki membran inti (nukleus) serta berbagai membran lain yang ada didalam tubuh organelnya.

Sedangkan yang dimaksud dengan sel Prokariotik adalah suatu jenis sel yang tidak memiliki kompleksitas yang tinggi dibandingkan dengan jenis sel lainnya seperti Eukariota dimana sel Prokariotik sendiri tidak memiliki nukleus serta organel membran lainnya.

Baca: Sel (Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Sejarah)

Secara umum Prokariota sendiri terbagi menjadi dua domain yaitu: Bakteri dan Archaea. Archaea sendiri baru diakui sebagai domain sekitar tahun 1990.

Awalnya Archae pada jenis sel Prokariotik ditemukan pada lingkungan extrim seperti suhu, ph, dan radiasi yang tidak normal pada umumnya, akan tetapi saat ini Archae ini banyak ditemukan diberbagai macam habitat.

Ciri Umum Sel Prokariotik

Secara umum sel Prokariotik sendiri memiliki beberapa ciri yang membedakannya dari sel lainnya termasuk sel Eukariotik, berikut ciri-ciri sel Prokariotik:

1. Memiliki materi genetik berupa DNA yang didalamnya tidak di bungkus oleh Membran Inti (Nukleus)

2. Aktivitas yang terjadi didalam selnya berlangsung di membran plasma dan sitoplasma

3. Sebagian besar dari sel prokariotik memiliki dinding sel

4. Memiliki 4 bentuk dasar yaitu:

Struktur dan Fungsi Sel Prokariotik


sel prokariotik
Struktur Sel Prokariotik

Organel sel penyusun Prokariotik sendiri sedikitnya ada 6 dan memiliki fungsinya masing-masing, berikut uraiannya:

1. Membran Plasma

Membran plasma adalah suatu membran yang memiliki fungsi untuk memisahkan antara bagian dalam pada sel dengan bagian luar sel, pada bagian ini dikenal adanya ruang temu yang memisahkan antar selnya (periplasm).

Berikut beberapa fungsi membran plasma:

1. Sebagai penangung jawab kontrol zat organik serta ion agar mampu untuk keluar dan masuk sel

2. Memisahkan bagian dalam dan luar sel

3. Melindungi bagian sel yaitu dengan menyaring dan mengatur lalu lintas ion yang ada didalam maupun dari luar tubuh sel.

2. Sitoplasma

Singkatnya Sitoplasma adalah bagian didalam membran plasma yang memiliki bentuk berupa cairan yang disusun oleh air, protein, lipid, mineral, serta berbagai enzim.

Pada Sitoplasma juga terjadi proses metabolisme sel dimana terjadi penyusunan secara anabolisme dan katabolisme oleh zat yang gunakan oleh sel tersebut untuk keperluan energi.

3. Ribosom

Ribosom adalah bagian sangat kecil yang ada pada bagian sel prokariotik fungsinya adalah membantu proses sintesis protein. Ribosom juga memiliki fungsi sebagai penterjemah pesan yang dikirim dari DNA.

4. Materi Genetik

Secara umum materi genetik yang ada didalam sel Prokariotik terbagi menjadi dua unit besar, yaitu: DNA (asam deoksiribonukleat) dan RNA (asam ribonukleat).

DNA adalah salah satu bagian pada sel prokariotik yang memiliki fungsi sebagai pembawa informasi genetik (pewarisan sifat) yang berasal dari suatu organisme. DNA yang ada didalam sel prokariotik ditemukan tersebar di sitoplasma akan tetapi pada umumnya terlihat berkumpul pada satu area yang dinamakan nucleoid.

5. Dinding sel

Dinding sel adalah bagian terluar dari sel Prokariotik yang memiliki fungsi sebagai pemberi bentuk pada suatu sel.

Komponen struktur yang ada pada dinding sel prokariotik sebagian besar adalah peptidoglikan yang merupakan salah satu molekul kompleks.

6. Flagela

Flagela adalah bagian yang berbentuk tonjolan panjang seperti cambuk yang fungsinya adalah untuk membantu dalam gerak selular, akan tetapi juga sering memiliki fungsi sebagai organel sensorik, yang peka terhadap bahan kimia dan suhu yang berasal dari luar sel.

Gambar Gravatar
Founder pusilpen.online/pusatilmupengetahuan.com Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, dan qothrunnadaa.com