Self Healing, Luangkan Waktu untuk Dirimu Sendiri

Diposting pada

Self healing menurut psikologi adalah proses penyembuhan psikis seseorang, lewat dirinya sendiri. Pernahkah kalian merasa bahwa hidup ini tidak adil, membenci takdir, mengacuhkan tuhan, dan menyalahkan keadaan. Merasa bahwa semua hal yang kita kerjakan adalah kesia-siaan belaka. Serta semua yang kita harapkan, serta inginkan adanya malah yang terjadi sebaliknya.

Sadar ataupun tidak sadar perasaan tersebut sangat melukai diri kita. Awalnya merusak mood, atau mempengaruhi pikiran kita, membuat kita overthinking dalam menanggapi sesuatu. Lagi lagi juga mental breakdown seperti ini bisa mempengaruhi produktivitas kita. Dan yang paling parahnya lagi bisa membuat seseorang bisa stress dengan pikiran yang mereka bangun sendiri. Perasaan tersebut tentunya membuat kita trauma terhadap sesuatu, menghilangkan kepercayaan diri, dan menutup diri dari sekitar

Penyebab munculnya perasaan ini umumnya karena unfinished bussiness atau sesuatu yang terjadi tidak sesuai ekspektasi, dan kita tidak bisa menghandle resikonya. Bisa jadi juga karena kelelahan emosional terhadapt suatu hal yang menyakitkan. Seperti kehilangan orang tua, korban strict parens, cemas terhadap masa depan, atau gagal meraih sesuatu, mengalami peristiwa tidak menyenangkan.

Perasaan ini memang umum terjadi jika kita mengalami beberapa peristiwa tadi. Perasaan tersebut akan sembuh dengan sendirinya jika kita mencoba untuk melupakannya atau berdamai dengan keadaan. Namun tentu saja, bagi sebagian orang itu merupakan unforgettable experience yang menghambat pemikiran mereka.

Apalagi untuk orang orang yang menderita psikosomatik, menghadapi masalah seperti itu, akan terasa sangat berat baginya. Maka salah satu solusi menyembuhkan perasaan tersebut beserta gejalanya adalah dengan self healing.

Mengenal Apa Itu Self Healing

Mengenal Apa Itu Self Healing

Self healing secara bahasa berarti menyembuhkan diri. Dalam artian luasnya adalah suatu metode seseorang yang ingin menyembuhkan batinnya, menyembuhkan psikisnya yang lemah. Akibat dari beberapa pengalaman menyakitkan yang pernah ia alami. Yang mana membuat orang tersebut kehillangan gairahnya.

Self healing juga merupakan proses penyembuhan yang dilakukan secara mandiri. Karena konsep penyembuhan ala self healing adalah dorongan kuat dari dalam diri bahwa ia ingin keluar dari keterpurukan.

Baca Juga: Cara Ampuh Merelakan Orang yang Kita Sayang

Karena tingkatan stres orang bisa berbeda beda, maka cara healingnya juga bisa jadi berbeda beda. Ada yang proses sembuhnya sangat cepat, ketika dia mendapat masalah maka dengan mudah ia lupakan begitu saja. Ada juga yang berlarut larut dan tidak punya motivasi untuk bangkit, jadi memerlukan proses yang sangat panjang untuk menyembuhkan luka batinnya.

Apapun itu, dasar dari self healing adalah diri sendiri, mindset sendiri. Kita harus membangun mindset bahwa jika seseorang ingin mengakhiri rasa sakit nya, ya berarti ia harus bangkit. Mulai menyembuhkan batinnya dengan kemandiriannya.

Cara Melakukan Self Healing

Ada beberapa langkah self healing yang dapat kita lakukan dengan tujuan membantu proses penyembuhan diri menjadi semakin efektif, berikut langkahnya:

1. Memaafkan Diri Sendiri

Gambar Ilustrasi Menyesal atau Penyesalan

Memaafkan diri sendiri adalah perlu. Tapi bukan berarti kita mengabaikan segala kesalahan yang pernah kita buat dan melewatkannya begitu saja. Memaafkan diri sendiri juga bukan berarti membiarkan diri sendiri untuk berbuat bodoh, berbuat salah dengan seenanknya.

Setiap orang pasti memiliki kesalahan baik kepada orang lain maupun kepada diri sendiri. Namun sebagian orang cenderung sulit untuk memaafkan diri sendiri. Terlalu stuck dan menganggap diri sendiri adalah penyebab dari sebuah kesalahan, kesialan, atau bahkan kehancuran seuatu. Maka seseorang perlu sebuah mindset yang luas untuk memaafkan diri sendiri, bahwa luka tidak akan sembuh jika kita tidak berusaha mengobatinya.

Sikap memaafkan diri sendiri merupakan bentuk kelapangan hati untuk menerima segala sesuatu yang ternah terjadi. Serta berusaha melanjutkan kehidupan tanpa membayangkan kesalahan terdahulu. Guna memaafkan diri sendiri untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kualitas hidup, serta menjaga kesehatan fisik, dan mental.

Memaafkan diri sendiri tidak semudah membalikkan tangan, butuh waktu, dan proses. Seseorang harus mengakui kesalahan diri, fokus memperbaiki diri, menghilangkan pikiran negatif, dan belajar mencintai diri sendiri.

2. Berterimakasih Kepada Diri Sendiri

Gambar Ilustrasi Berterimakasih Kepada Diri Sendiri

Mungkin sedari kecil kita terbiasa untuk berterimakasih kepada orang lain atas jasa jasa mereka yang mungkin sangat berarti dalam diri kita. Apa penyebab terbesar kita berterimakasih pada orang lain? Apakah karena mereka baik? Mereka peduli? Mereka memberi apa yang kita mau?

Mungkin kita belum sadar bahwa diri kita sendiri pun sudah melakukan banyak hal demi memenuhi apa yang kita inginkan dan perjuangkan. Tanpa kita sadari diri kita telah melakukan banyak hal demi bertahan, memaksa tubuh untuk tetap bergerak, memaksa mata untuk tetap terjaga, dan memaksa anggota tubuh kita yang lain demi memenuhi apa yang kita inginkan.

Ada kalanya kita harus berterimakasih kepada diri sendiri. Berterimakasih karena sudah bertahan se jauh ini. Karena diri kita sudah memperjuangkan yang terbaik untuk kita dan orang lain. Berterimakasih karena selama ini telah sekuat tenaga mengejar mimpi meskipun belum sepenuhnya tercapai.

Mulailah dengan membuat sticky notes, menulis di buku diary atau recording voice untuk konsumsi pribadi. Atau bisa juga dengan self reward, yakni membeli sesuatu yang kita suka setelah kita berhasil melakukan sesuatu. Hal hal manis seperti itulah yang ampuh untuk membuat kita mencintai diri kita sendiri, dan mempercepat self healing.

3. Mendengarkan Musik atau Podcast Motivasi

Gambar Ilustrasi Mendengarkan Musik atau Podcast Motivasi

Mendengarkan musik memang salah satu metode self healing yang sangat berengaruh pada perasaan kita. Karena musik sendiri memiliki keterkaitan dengan hormon yang memproduksi rasa bahagia. Mendengarkan musik juga bisa meningkatkan endorfin, yaitu hormon yang mengolah rasa ketidaknyamanan kita terhadap sesuatu.

Baca Juga: Manfaat Musik untuk Kesehatan Psikologis

Mendengarkan musik juga mampu menengangkan diri, dan menjernihkan pikiran, serta mengolah emosi dengan baik. Pilihlah jenis musik yang memiliki melodi lembut dan menenangkan.

Begitu juga dengan motivation podcast. Terkadang meminta pendapat terhadap orang lain tentang malah yang kita alami, malah membuat kita semakin down dengan opini mereka yang malah terkesan menjudge. Maka salah satu solusinya adalah dengan mendengar podcast yang membangun, podcast yang cocok dengan kondisi kita. Podcast yang solutif terhadap permasalahan diri sendiri.

Karena self healing juga butuh mindset yang luas, dan panduan untuk memiliki insight yang berbeda untuk menyikapi suatu permasalahan. Maka podcast bisa jadi salah satu solusi self healing.

4. Self Healing dengan Me Time

Gambar Ilustrasi Sendirian (Me Time)

Waktu. Self healing adalah soal waktu dan cara kita mengisi waktu dengan sesuatu yang dapat menyembuhkan luka batin kita. Ketika kita merasa bahwa dunia ini tidak adil, merasa bahwa semua orang membenci kita, atau terjebak dengan perasaan bahwa kita salah berbuat sesuatu.

Dari banyak cara self healing, me time adalah salah tu cara terbaiknya. Karena kadang kita terlalu memforsir pekerjaan kita, menetapkan standar atas kebahagiaan kita, menetapkan pencapaian orang lain sebagai tolak ukur kesuksesan kita. Sampai kita lupa bahwa bahagia terletak pada diri kita sendiri. Bahagia terletak pada bagaimana kita bersyukur terhadap apa yang kita punya.

Me time, adalah memberi waktu untuk diri kita merenung tentang segala pencapaian atau segala perjuangan yang selama ini kita lewati. Me time adalah dengan membawa diri kita pergi sendiri di tempat yang ramai. Membawa diri kita ke dalam situasi yang menyenangkan menurut kita tanpa ditemani atau dibarengi siapapun. Sehingga akan muncul sebuah kepuasan dalam diri kita bahwa kita semua berhak bahagia dengan cara kita. Tidak perlu melihat seberapa banyak orang lain dapatkan.

Karena sejatinya kia tidak tahu apakah mereka sebahagia apa yang mereka tampilkan di sosmed mereka, atau apakah mereka sepuas apa yang mereka bicarakan.

Semua orang berhak bahagia, maka berbahagialah anda. Tentunya perbanyaklah rasa syukur agar kita bisa lebih mendalami apa itu bahagia dengan versi kita sendiri.
.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.