Sosiologi dan Perkembangannya | Pengertian dan Penerapannya

Hi sobat sosiologi, pada kesempatan ini kita akan membahas sosiologi dan perkembangannya.

Sebelum kita mengenal lebih dalam mengenai pembelajaran sosiologi, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu tentang sosiologi, karena ada peribahasa mengatakan “tidak kenal, maka tak sayang, mau menyukai pelajaran sosiologi, yuk saya kenali “.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan mengenali Sosiologi dan Perkembangannya. Mau kenal lebih dalam ?, yuk baca sampai khatam.

Kata ‘sosiologi’ berasal dari bahasa latin yaitu socius yang berarti kawan atau teman, sedangkan dalam bahasa yunani logos yang berartikan sebuah ilmu pengetahuan.

Jikalau kita simpulkan ilmu sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari antar teman, yaitu antar perilaku sosial antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.

Baca juga: Pengertian Sosiologi Mudah dan Lengkap

Dan ilmu sosiologi setidaknya memenuhi empat unsur sifat, seperti dibawah ini :

  • Bersifat Empiris : Didasarkan terhadap realitas lapangan, dan tidak spekulatif.
  • Bersifat Teoritis : Didusun secara sistematis dengan abstraksi.
  • Bersifat Kumulatif : Mengevaluasi, memperhitungkan, dan memperbaiki studi sosiologi yang sudah ada sebelumnya.
  • Bersifat Non-etis : Tidak menilai benar atau salahnya, mengkaji apa yang nyatanya, dan bukan apa yang seharusnya.

Pengertian Sosiologi menurut Para Ahli

Manusia sebagai makhluk sosial tidak lepas dengan adanya hubungan sosial, karena bagaimana hubungan tersebut dapat memengaruhi perilaku orang – orang.

Sebagai sebuah cangkupan sosiologi sangatlah luas. Sosiologi juga meperhatikan dari bagaimana orang dapat mempengaruhi kita, bagaimana sebuah institute sosial utama seperti kepemerintahan, ekonomi, dan agama dalam mempengaruhi kita, serta bagaimana kita sendiri dapat pengaruh bagi orang lain. Sebuah kelompok, dan bahkan sebuah organisasi.

Seiring berjalannya waktu, dan semakin luasnya bidang sosiologi yang mencakupi dalam aspek kehidupan, oleh karena itu banyak seorang ahli mencoba untuk membataskan yang jelas tentang pengertian sosiologi. Adapun pengertian sosiologi menurut para ahli sebagai berikut :

1. Karl Marx

Marx mendefinisikan atau pengertian sosiologi tidak secara eksplisit, akan tetapi didalam studinya tentang ekonomi menjadi sebuah landasan teori – teori dalam sosiologi.

Menurutnya ilmu sosiologi dapat digunakan sebagai alat untuk mengangkat kaum yang tertindas dan melawan, serta mewujudkan cita – cita tanpa adanya sebuah batasan kelas.

2. Emile Durkheim

Perngertian sosiologi menurutnya adalah ilmu yang mempelajari sebuah fakta, dan institute sosial.

3. Auguste Comte

Ia mendefinisikan sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari fenomena sosial dengan adanya hokum – hokum tetap ( Ajeg ) yang sebagai sebuah objek investigasinya.

4. Max Weber

 Weber mendefinisikan sosiologi memiliki sebuah arti yaitu, sebagai ilmu yang mempelajari sebuah tindakan sosial sebagai penjelasan sebab akibat fenomena sosial yang sedang diteliti.

5. William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkoff

Menurut mereka pengertian sosiologi adalah sebagai studi ilmiah yang bertentangan dengan kehidupan sosial.

Karena ilmu sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari perilaku sosial antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok, apa yang menjadi objek kajian ilmu sosiologi ?.

Menurut Meyer F. Nimkoff, terhadap 7 hal yang menjadi sebuah objek studi sosiologi. Yaitu :

  1. Kebudayaan
  2. Sifat mutlak manusia
  3. Faktor – faktor dalam kehidupan manusia.
  4. Persekutuan dalam hidup
  5. Perilaku yang kolektif
  6. Sebagai lembaga – lembaga sosial
  7. Sosial Change ( Perubahan sosial ).

Penerapan Ilmu Sosiologi didalam Kehidupan

Menurut Ogburn dan Nimkoff memiliki beberapa syarat suatu perencanaan dapat berjalan efektif. Syarat – syarat tersebut adalah :

  1. Adanya suatu sistem pengumpulan keterangan serta keterangan yang baik.
  2. Adanya sebuah kepemimpinan yang progresif dalam bidang ekonomis dan politik.
  3. adanya sikap umum yang baik terhadap adanya sebuah usaha dalam perencanaan sosial.
  4. Adanya sebuah unsur modern dalam cangkupan masyarakat yang bersangkutan dengan suatu sistem ekonomi.

Selain itu juga Soerjono Soekanto menambahkan bahwa adanya konsentrasi wewenang dalam merumuskan dan menjalankan perencanaan sosial, agar perencanaan tersebut tidak terbawa oleh adanya perubahan sebagai akibatnya adanya tekanan dari golongan tertentu.

Baca juga: Fungsi Sosiologi dalam Pembangunan

Pada umumnya dibuatnya perencanaan sosial itu dalam rangka mengatasi rintangan dalam namanya sebuah pembangunan. Suatu perencanaan tersebut harus adanya kerja sama antarwarga terkait. Maka dalam hal itu perlu adanya usaha – usaha yang komunikatif dalam hubungan sosial sehingga adanya suatu kesepakatan.

Dalam hal inilah peranan sosiologi memiliki peran penting, karena hal tersebut ilmu pengetahuan sosiologi memiliki kaitannya dengan berbagai unsur – unsur kebudayaan, seperti halnya norma, nilai, sikap, serta peranan lainnya yang mampu mengajak masyarakat untuk ikut kerja sama untuk meningkatkan kehidupan sosial.

Dan pada dasarnya terdapat beberapa manfaat adanya penerapan ilmu sosiologi dalam perencanaan sosial, antara lain :

  1. Dari sudut pandang sosiologi, perencanaan sosial merupakan suatu alat untuk mengetahui adanya suatu perkembangan di kehidupan masyarakat, sehingga adanya perencanaan tersebut dapat bermanfaat dalam menghimpun sebuah kekuatan sosial untuk menciptakan ketertiban masyarakat.
  2. Adanya sebuah kedisiplinan ilmu yang objektif. Hal ini mengartikan proses pelaksanaan lebih diutamakan dalam spekulasi dan sebuah harapan yang ideal.
  3. Memiliki sebuah kemampuan dalam memahami hubungan manusia terhadap lingkungan sekitarnya. Hal ini dapat diartikan cara kerja sosiologi atas dasarnya kenyataan yang fakta, sehingga perencaan tersebut dapat dipercaya.
  4. Sosiologi memiliki sebuah dasar kemampuan tentang adanya perkembangan masyarakat dari hal kebudayaan tradisional hingga kebudayaan modern.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan mengenai Sosiologi dan Perkembangannya, semoga bermanfaat dan semakin penasaran dengan ilmu sosiologi. Sampai bertemu di pertemuan selanjutnya.

Bagikan Artikel melalui :