Syibhul Jumlah

Syibhul Jumlah | Pengertian, Pembagian dan Contoh

Diposting pada

Setelah sebelumnya kita sudah membahas mengenai jumlah mufidah, baik itu pengertian maupun pembagiannya.

Pada kesempatan ini kita akan melanjutkan pembahasan yaitu mengenai syibhul jumlah. Dimulai dari pengertian syibhul jumlah beserta contoh-contohnya.

Pengertian Syibhul Jumlah

Syibhul jumlah adalah sebuah rangkaian kata yang mirip dengan jumlah atau sebuah kalimat yang secara makna tidak dapat berdiri sendiri. Sehingga membutuhkan adanya kalimat lain yang disandarkan agar dapat menjadi sempurna.

Baca juga: Pengertian Jumlah Mufidah

Syibhul jumlah dikatakan sebagai rangkaian kata yang mirip dengan jumlah karena didalamnya tersusun dari gabungan kata yaitu dua kata atau lebih.

Syibhul jumlah tidak dapat dikatakan sebagai jumlah karena syibhul jumlah tidak mempunyai kaidah yang sempurna.

Agar makna dari syibhul jumlah menjadi sempurna maka ia harus ditambah dengan ta’alluq. Ta’alluq adalah sebuah keterkaitan yang ada didalam suatu kalimat dengan kejadian yang terjadi.

Pembagian Syibhul Jumlah

Pembagian Syibhul Jumlah
Pembagian Syibhul Jumlah

Secara umum syibhul jumlah dibagi menjadi 2, yaitu syibhul jumlah yang tersusun dari harfun jar (huruf jar) dan isim serta syibhul jumlah yang tersusun dari dzorof dan isim.

1. Jar Majrur

Berdasarkan susunannya syibhul jumlah jar majrur merupakan pembagian dari syibhul jumlah yang pertama.

Dimana susunannnya adalah huruf jar + isim. Huruf jar dapat membuat isim yang ada setelahnya menjadi berharokat kasroh. Sehingga apabila suatu isim didahului oleh huruf jari maka diakhir katanya akan berharokat kasroh.

Contoh:

فى المنزلِ

(Di dalam rumah)

على المكتبِ 

(Diatas Meja)

2. Dhorof Majrur

Dhorof adalah suatu kata yang digunakan untuk menunjukkan keterangan waktu maupun tempat.

Dhorof dapat dibagi menjadi 2, yaitu: dhorof zaman dan dhorof makan.

Dhorof zaman adalah suatu kata yang menunjukkan keterangan waktu, sedangkan dhorof makan adalah kata yang menunjukkan keterangan tempat.

Contoh dhorof zaman:

بَعدَ الصُبحِ

(Setelah Shubuh)

Contoh dhorof makan:

اَماَمَ الفَصلِ

(Di depan kelas)

Susunan dhorof dan isim juga dapat dikenal dengan susunan syibhul jumlah.

Demikian penjelasan mengenai syibhul jumlah, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan bahasa arab kita.

Gambar Gravatar
Founder pusilpen.online/pusatilmupengetahuan.com Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, dan qothrunnadaa.com