Anda mungkin tidak asing lagi ketika mendengar istilah tambal gigi atau bahasa lainnya yaitu “filling”. Namun tidak banyak dari kita yang benar-benar paham mengenai filling dan berbagai keuntungan serta resikonya.

Pengertian Tambal Gigi (Filling)

Tambal Gigi

Tambal gigi adalah tindakan yang dilakukan untuk mengisi bagian gigi berlubang dengan beberapa bahan pengganti. Tujuan utamanya ialah untuk mencegah gigi dari kerusakan yang lainnya. Selain itu filling gigi juga dapat membantu untuk mengembalikan fungsi dan penampilan gigi sehingga dapat terlihat lebih baik.

Tindakan filling gigi dilakukan saat ditemukan bagian pada gigi mengalami karies (berlubang). Umumnya penyebab terjadinya lubang gigi adalah karena adanya pembentukkan plak pada gigi.

Gigi yang berlubang akan ditambal dengan bahan pengganti (tambalan) yang terbuat dari bahan-bahan seperti perak, amalgam, kaca ionomer, maupun emas. Masing-masing bahan tambala tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya, sehingga Anda dapat mempertimbangkan bahan yang cocok untuk Anda.

Gigi berlubang muncul karena adanya bakteri didalam mulut yang memproduksi asam. Asam pada bakteri inilah yang berfungsi untuk membantu mencerna makanan. Bakteri tersebut bergabung dengan air liur dan makanan yang kemudian membentuk plak pada gigi.

Kerusakan gigi biasanya ditandai dengan munculnya lubang pada gigi. Sehingga jika tidak secepatnya diatasi maka akan menimbulkan kerusakan-kerusakan lainnya. Bahkan jika terus menerus didiamkan akan menyebabkan gangguan kesehatan yang lainnya.

Manfaat Tambal Gigi

Ada beberapa manfaat yang didapatkan setelah menambal gigi, yaitu:

  1. Memperbaiki gigi yang rusak seperti patah dan retak
  2. Memperpanjang usia gigi
  3. Mempertahankan struktur bentuk gigi
  4. Mengurangi bakteri yang aktif didalam mulut
  5. Mengembalikan fungsi gigi yang rusak
  6. Mencegah munculnya kerusakan gigi yang lain

Resiko Setelah Tambal Gigi

Selain memberikan berbagai manfaat, ternyata menambal gigi juga memiliki beberapa resiko yaitu:

1. Munculnya Rasa Nyeri

Setelah menambal gigi biasanya rasa nyeri akan timbul karena beberapa hal seperti saat menggigit, mengunyah makanan yang bertekstur sedikit keras, dan lain sebagainya.

Biasanya rasa nyeri ini muncul tidak lama setelah Anda baru menambal gigi, namun tenang saja… umumnya rasa nyeri ini tidak bertahan lama.

2. Infeksi dan Peradangan pada Pulpa Gigi

Munculnya infeksi setelah menambal gigi merupakan resiko yang biasanya terjadi pada bagian pulpa gigi, atau jaringan gusi yang ada disekitarnya.

Selain itu biasanya Anda juga akan mengalami peradangan yang bersifat sementara pada bagian pulpa gigi. Namun, jika peradangan tersebut terus dialami dalam waktu yang lama Anda dapat menghubungi Dokter.

3. Gigi Menjadi Sensitif

Resiko tambal gigi selanjutnya yaitu gigi menjadi lebih sensitif daripada biasanya. Hal ini merupakan keadaan umum yang banyak dialami setiap orang setelah giginya ditambal.

Gigi akan sensitif pada terhadap beberapa hal seperti udara, suhu, atau makanan yang manis. Biasanya keadaan ini akan terjadi sekitar 2-4 minggu, jika ternyata masih terjadi diluar waktu tersebut Anda dapat menghubungi dokter terdekat.

Demikian beberapa informasi yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan menjadi solusi bagi teman-teman sekalian.

Bagikan:
Dimas Shandy

Dimas Shandy

I love various things related to wordpress development, blogging and SEO My strengths are being able to work in a team and really like learning and discovering new things My weakness is that sometimes I get bored quickly when doing something I don’t like, but I will try to get rid of that deficiency.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia