Teks Anekdot

Teks Anekdot | Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur, dan Unsur Kesastraan

Diposting pada

Saat mempelajari mata pelajaran bahasa Indonesia tentunya istilah teks anekdot sudah tidak asing lagi di telinga.

Teks anekdot sendiri merupakan salah satu bahasan pada bahasa Indonesia yang cukup populer dan digemari banyak orang.

Baca juga: Kumpulan Materi Belajar Bahasa Indonesia

Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari pengertian teks anekdot dan berbagai penjelasan lainnya:

Pengertian Teks Anekdot

Teks anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena adanya unsur lucu dan mengesankan yang biasanya menceritakan tentang orang penting dan terkenal berdasarkan kejadian yang sebenarnya.

Biasanya maksud dari teks anekdot adalah untuk menyampaikan kritik dan pesan lewat kritikan tersebut.

Namun anekdot juga dapat berupa cerita rekaan yang tidak harus didasarkan pada kenyataan yang terjadi di kehidupan masyarakat.

Teks anekdot juga dapat terinspirasi dari kejadian nyata yang kemudian dijadikan sebagai dasar dari cerita lucu dengan menambahkan unsur rekaan didalamnya.

Pada zaman dahulu saat masyarakat hanya menggunakan media cetak saja, teks anekdot menjadi salah satu bagian dari rubrik hiburan bagi pembacanya.

Baca juga:

Pada umumnya teks anekdot berisikan kritik sosial mengenai kehidupan yang terjadi sehari-hari.

Pada saat ini teks anekdot tidak hanya ada di media masa cetak melainkan juga ada pada media sosial. Biasanya teks anekdot pada zaman ini berbentuk meme maupun cuplikan dialog lucu yang ada pada sebuah postingan.

Fungi dan Tujuan Teks Anekdot

Fungsi Teks Anekdot

  1. Sebagai wahana atau sarana ekspresi yang berhubungan dengan ketidakpuasan, kejengkelan, kemarahan, dan lain sebagainya.
  2. Sebagai bahan hiburan
  3. Mengasah pemikiran (analogi)
  4. Menarik perhatian
  5. Contoh dalam menjelaskan sesuatu

Tujuan Teks Anekdot

  1. Mengkritik sesuatu hal
  2. Menghibur
  3. Membangkitkan tawa
  4. Menggairahkan
  5. Menyampaikan perasaan

Ciri-Ciri Teks Anekdot

1. Berupa Teks Berita

Cerita pada teks anekdot dapat berupa imajinasi dan ditambah dengan berbagai hal yang bersifat nyata atau benar-benar terjadi di kehidupan masyarakat.

2. Menampilkan Kehidupan Tokoh Terkenal

Pada umumnya teks anekdot menampikan kehidupan tokoh yang terkenal di masyarakat atau dekat dengan kehidupan masyarakat. Tokoh yang paling banyak di tampilkan pada teks anekdot biasanya adalah orang-orang penting.

Biasanya pada teks anekdot terdapat tokoh tau figur yang ada dalam dunia nyata dan dapat dengan mudah ditemukan dalam keseharian.

3. Memiliki Sıfat Humoris

Pada dasarnya teks yang berupa anekdot dibuat untuk memberikan suatu kritik dengan cara yang berbeda, yaitu dengan cara humoris (lucu).

Biasanya candaan dibuat dengan tujuan tertentu, seperti memberikan sindiran atju kritikan. Pada umumnya hal yang dikiritik tersebut berkaitan dengan berbagai isu sosial yang muncul di masyarakat.

4. Terdapat Kritik stau Pesan

Didalam teks anekdot terselip sebuah kritik atau pesan tersirat yang hendak disampaikan pembuat oleh pembuat teks anekdot.

Dalam menyampaikan kritik atau pesan dalam teks anekdot disampaikan secara tidak langsung dan dikemas dengan bahasa dan struktur yang lucu sehingga dapat diterima oleh masyarakat.

Struktur Teks Anekdot

1. Abstraksi

Abstraksi adalah pendahuluan yang menjadi struktur teks paling awal yang ada di dalam teks anekdot.

Bagian abstraksi ini diletakan pada bagian pertama teks yang bertujuan untuk menggambarkan tentang teks tersebut secara umum atau bisa juga untuk menunjukkan berbagai hal unik yang akan ada di didalam teks.

Pada dasarnya abstraksi yang ada pada anekdot bersifat opsional (boleh ada dan boleh tidak).

2. Orientasi

Orientasi adalah awal kejadian pada suatu cerita atau yang menjelaskan latar belakang mengenai bagaimana dan mengapa suatu peristiwa yang ada didalam sebuah cerita dapat terjadi.

Baca juga: Pengertian Cerpen, Novel dan Drama

Pada umumnya penulis akan menceritakan secara detail pada bagian ini. Orientasi sendiri mengarah pada terjadinya suatu krisis, sehingga pada bagian ini yang dapat dijadikan sebab timbulnya timbulnya krisis.

3. Krisis (Komplikasi)

Krisis adalah salah satu bagian pada teks anekdot yang menjelaskan mengenai masalah yang terjadi pada suatu teks anekdot.

Krisis atau komplikasi merupakan bagian dari inti peristiwa suatu anekdot. Sehingga krisis merupakan bagian yang menjelaskan permasalahan utama pada teks anekdot.

Pada bagian ini terjadinya masalah baik masalah si penulis maupun orang yang diceritakan dalam teks anekdot.

Pada bagian krisis terdapat berbagai kekonyolan yang menggelitik dan dapat mengundang gelak tawa karena bagian ini bertujuan untuk menghibur.

4. Reaksi (Respon)

Reaksi adalah sebuah tanggapan atau respons atas krisis yang dinyatakan sebelumnya. Sehingga reaksi atau respon sendiri memiliki hubungan yang erat dengan krisis.

Karena kaitannya yang erat dengan krisis maka bagian inilah yang akan melengkapi bagian krisis yang berupa penyelesaian masalah yang muncul dibagian sebelumnya.

Sehingga pada bagian ini kia dapat menangkap cara si penulis dalam menyelesaikan masalah yang sudah dihadapi dalam suatu cerita dengan caranya sendiri.

Karena reksi pada teks ini digunakan dalam cerita humor maka cara-cara yang digunakan oleh penulis dalam menyelesaikan masalah terkesan unik dan berbeda.

5. Koda

Koda adalah penutup atau kesimpulan tentang suatu kejadian yang dialami oleh penulis maupun orang yang ditulis dalam teks anekdot. Bagian ini juga dapat berfungsi sebagai penanda berakhirnya suatu cerita.

Didalam koda terdapat persetujuan, komentar, maupun berbagai penjelasan atas maksud dari cerita yang telah di paparkan sebelumnya.

Baca juga: Pengertian Hikayat Lengkap dan Mudah

Umumnya bagian ini ditandai oleh kata-kata seperti ‘akhirnya’ atau ‘demikianlah’.

Keberadaan koda sendiri bersifat opsional, sehingga bisa ada bisa tidak pada suatu cerita anekdot.

Unsur Kesastraan Teks Anekdot

1. Tema

Tema merupakan suatu gagasan utama yang ingin disampaikan oleh pengarang yang ada didalam teks anekdot.

2. Tokoh dan Penokohan

Tokoh merupakan pelaku yang ada pada sebuah teks anekdot dan digunakan untuk membawakan cerita didalam teks anekdot.

3. Latar

Latar merupakan penggambaran atas terjadinya suatu peristiwa yang ada didalam sebuah cerita yang meliputi waktu, tempat, maupun suasana.

4. Alur

Alur merupakan berbagai rangkaian suatu peristiwa yang membentuk jalannya suatu cerita pada teks anekdot.

Alur sendiri umumnya terbagi menjadi 3 yaitu: alur maju, alur mundur, dan alur campuran.

5. Sudut Pandang

Sudut pandang adalah penempatan diri pengarang serta cara pengarang dalam melihat berbagai macam kejadian atau peristiwa yang ada didalam sebuah cerita yang dipaparkan kepada para pembaca.

6. Amanat

Amanat merupakan pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca yang terdapat pada teks anekdot.

7. Nilai-Nilai dalam Kehidupan

Nilai-nilai dalam kehidupan yang ada pada teks anekdot meliputi nilai sosial, nilai moral, dan nilai budaya.

A. Nilai Sosial

Nilai sosial sendiri berhubungan dengan kehidupan antar manusa maupun kehidupan manusia dengan lingkungannya. Pada nilai sosial ini berkaitan juga dengan norma atau aturan dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca juga: Pengertian Nilai dan Norma

B. Nilai Moral

Nilai moral merupakan nilai kehidupan yang berkaitan dengan berbagai jenis tingkah laku, akhlak, maupun budi pekerti (baik dan buruk) manusia dengan sesamanya. Nilai moral sendiri juga berisi berbagai pelajaran yang mencakup aspek susila, seperti menghormati orang tua dan jujur.

C. Nilai Budaya

Nilai budaya merupakan nilai kehidupan yang berkaitan erat dengan kebiasaan maupun tradisi suatu masyarakat dan digunakan sebagai acuan dalam kehidupan bermasyarakat, contohnya seperti adat istiadat, cara berpakaian, kesenian tradisional dan lain sebagainya.

Demikian penjelasan mengenai pengertian teks anekdot dan berbagai penjelasan lainnya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan pengatahuan teman-teman.

Avatar
Founder and CEO pusilpen.online, pusatilmupengetahuan.com, saintek.id Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, qothrunnadaa.com, etc...