Trik Sukses Menembus Psikotes dan Tes Kemampuan Umum

Diposting pada

Dalam setiap recruitment karyawan, maupun tes masuk universitas, psikotes pasti menjadi salah satu syarat yang harus dilalui oleh setiap peserta. Tes ini sendiri bertujuan untuk menilai potensi yang dimiliki calon karyawan maupun calon mahasiswa agar perguruan tinggi atau perusahaan bisa menentukan apakah orang tersebut sesuai dan memiliki kemampuan maksimal bagi perusahaan maupun perguruan tinggi.

Melalui psikotes dapat diketahui tingkat kecerdasan masing-masing orang, motivasi kerja, bakat, keadaan emosional, hubungan dengan orang lain, serta bagaimana tindakan setiap orang saat berhadapan dengan sustu masalah. Untuk mengetahui semua itu, digunakanlah alat ukur tertentu yang dibuat oleh para praktisi psikolog.

Jika Anda terus mengalami kegagalan saat menjalani psikotes, jangan cepat mengira pasti ada sesuatu yang tidak beres dengan kejiwaan psikologis Anda. Bisa jadi ketidaklulusan tersebut diakibatkan karena Anda tidak memenuhi persyaratan yang seharusnya dimiliki untuk melakukan pekerjaan tertentu menurut standar perusahaan atau perguruan tinggi tersebut atau bisa jadi posisi yang Anda inginkan tidak cocok dengan bakat yang Anda miliki.

Perlu diketahui bahwa ukuran standar antara satu perusahaan atau perguruan tinggi lain tidaklah sama. Jadi, jika ditolak pada satu perusahaan maupun perguruan tinggi tertentu, belum tentu hal tersebut juga akan Anda alami pada perusahaan atau perguruan tinggi lainnya. Oleh karena itu tidak ada salahnya untuk mencoba jurusan dan perguruan tinggi maupun perusahaan lainnya.

Salah satu tips bagi Anda yang ingin menjalankan psikotes adalah jadilah diri sendiri sebab menjadi orang lain saat menjalankan psikotes adalah sebuah kesalahan besar. Pasalnya, psikotes sendiri adalah ajang penilaian untuk mencari pribadi yang tepat sesuai kriteria yang diinginkan oleh perguruan tinggi atau perusahaan tertentu. 

Bila Anda menjawab psikotes dengan jawaban yang tidak sesuai diri Anda atau menjawab sesuai dengan harapan suatu perguruan tinggi maupun perusahaan tertentu, boleh jadi itu akan menjadi bumerang untuk Anda sendiri. Boleh jadi jawaban yang Anda beräkna itu ternyata tidak diharapkan oleh perusahaan maupun universitas tertentu. Oleh karena itu, kunci sukses menjalankan psikotes adalah “Just be Yourself”.

Berikut penjelasan seputar ujian psikotes secara lengkap:

Ukur Kemampuan Intelegensi Anda

Intelegensi dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang dalam berpikir dan bernalar secara kompleks. Orang yang memiliki intelegensi tinggi sering diidentikan dengan orang yang cerdas atau pandai.

| Baca Juga: 8 Ciri Kepribadian Orang yang Sangat Cerdas

Sangat sulit untuk mengetahui kemampuan intelegensi seseorang sebab intelegensi atau IQ setiap individu berbeda bahkan terkadang dapat berubah-ubah.

Salah satu cara untuk mengukur intelegensi seseorang adalah dengan menggunakan tes psikologi atau disebut dengan psikotes.

Psikotes ini biasanya menjadi salah satu persyaratan yang harus dilalui oleh pencari kerja atau siswa yang ingin masuk ke perguruan tinggi.

Perusahaan yang mengharuskan para calon karyawannya mengikuti psikotes bertujuan untuk mendapatkan pegawai yang sesuai dengan standar dan kriteria yang diinginkan.

Anda sebagai calon karyawan harus melewati psikotes dengan sukses bila menginginkan posisi di perusahaan yang diidam-idamkan tersebut.

Salah satu caranya adalah dengan berlatih dan terus berlatih. Ini karena jika anda terbiasa menghadapi soal-soal psikotes maka dengan sendirinya akan menemukan skema tes yang dijalani.

Saat Sebelum dan Ketika Menjalani Psikotes

Agar psikotes yang anda jalankan sukses, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Di antaranya adalah mempersiapkan fisik dan mental dengan baik.

Untuk lebih jelasnya coba anda simak beberapa tip yang bisa diterapkan sebelum dan saat menjalani tes.

  • Pastikan posisi yang Anda inginkan sesuai dengan kemampuan, minat, dan bakat Anda
  • Pastikan Anda telah makan dan tidur yang cukup sebelum memulai tes. Jangan sampai waktu tes terganggu dengan rasa perut yang lapar dan mata yang mengantuk.
  • Siapkan diri dengan banyak berlatih soal-soal tes serupa
  • Jangan panik dan tetaplah tenang saat menghadapi soal-soal yang tidak Anda perkirakan sebelumnya.
  • Jawab setiap pertanyaan dengan jawaban yang benar-benar mewakili Anda.
  • Jangan menjawab secara asal-asalan atau memberikan jawaban yang menurut Anda diharapkan oleh perusahaan sebab hal ini pasti akan merugikan Anda Intinya Anda harus menjadi diri sendiri.
  • Baca dan dengarkan instruksi setiap soal dengan cermat.
    Berhati-hatilah karena ada beberapa soal psikotes yang dibatasi waktunya dan ada pula yang tidak.
  • Jangan terpaku pada satu soal yang sulit. Langsung saja beralih ke soal yang berikutnya. Ingat lah bahwa Anda berpacu dengan waktu!

Penilaian dalam Psikotes

Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya bahwa psikotes dibuat bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan intelektual seseorang. Secara garis besarnya terbagi menjadi 7 kelompok kemampuan yang dapat dinilai dari tes ini sebagai berikut:

1. Kemampuan Verbal

Kemampuan verbal adalah suatu kemampuan yang dimiliki seseorang dalam memahami dan menggunakan bahasa, baik secara lisan maupun tulisan.

Tes yang akan diujiankan seperti: tes lawan kata (antonim), Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia.

2. Kemampuan Numerik

Kemampuan numerik adalah suatu kemampuan yang dimiliki seseorang, ketepatan, maupun ketelitian dalam berhitung.

Tes yang di ujikan adalah matematika dan deret angka.

3. Kemampuan Spasial

Kemampuan spasial adalah kemampuan seseorang untuk merancang, menggambarkan, dan membayangkan suatu benda atau objek secara tepat.

Tes yang diujikan adalah tes gambar.

4. Kemampuan Reasoning

Kemampuan reasoning adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan sebuah masalah.

Tes yang di ujikan adalah pengetahuan umum.

5. Kemampuan Memori dan Kreativitas Berpikir

Kemampuan memori dan kreativitas berpikir adalah suatu kemampuan seseorang berkaitan dengan daya ingat (menghafal) dan kreativitas berpikir pada saat menyelesaikan sebuah masalah.

Tes yang diujiankan adalah tes daya ingat (memory test).

Skema Psikotes

Skema psikotes bertujuan untuk mengarahkan bakat yang Anda miliki dan menyesuaikannya dengan suatu bidang pekerjaan yang cocok.

Sebagai catatan:

kemampuan penalaran verbal dan numerik sering digabungkan menjadi satu karena kedua hal tersebut dianggap mewakili kemampuan dasar yang dimiliki seseorang.

1. Penalaran Verbal

Verbal = Tes yang di ujikan : antonim, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan pengetahuan umum.

| Baca Juga: Apa yang dimaksud Test Verbal ? Pengertian, Jenis, dan Contoh Soal

Verbal = Arah bakat : pemusik, sekretaris, wartawan, guru, dan ahli bahasa.

Penalaran verbal bertujuan untuk mengungkap kemampuan seseorang memahami konsep dalam bentuk tulisan dan verbal (kata-kata).

Penalaran verbal juga dapat memudahkan seseorang untuk berpikir secara logis.

Tujuan tes penalaran verbal adalah untuk mengetahui serta menilai kemampuan verbal dan perbendaharaan kata.

Harapannya, setelah menjalani tes ini seseorang akan memahami bakat yang ia miliki. Selanjutnya, bakat tersebut akan dikembangkan sesuai dengan minat yang diinginkannya.

Bakat seseorang bisa berdasarkan penalaran verbal dan dapat dikelompokkan menjadi empat bagian.

  • Literary
    Literary adalah jenis pekerjaan yang berkaitan dengan literatur atau referensi, seperti mengarang, menulis, atau membaca.
    Seseorang yang memiliki kecerdasan literary memiliki kemampuan berkarier dengan baik dalam bidang sastra, bahasa, jurnalistik, atau kewartawanan, pendidik atau pengajar, editor, penulis, atau penerjemah.
  • Clerical
    Clerical adalah jenis pekerjaan yang berkaitan dengan kegiatan administrasi.
    Orang yang mempunyai kecerdasan clerical mampu berkarier dengan baik dalam bidang pengelolaan tata usaha, kepustakaan, sekretaris, atau administrasi.
  • Musical
    Musical adalah jenis pekerjaan yang berhubungan dengan musik-baik memainkan alat musik, menyanyi, mencipta lagu, atau kegiatan lainnya yang berkaitan dengan seni.
    Orang yang memiliki kecerdasan musical memiliki kemampuan berkarier dengan baik menjadi seorang pemusik, guru, musik, pencipta lagu, atau komposer.
  • Persuasive
    Persuasive merupakan jenis pekerjaan yang memiliki kemampuan mempengaruhi, mengarahkan, ataupun menasihati orang lain untuk mengikuti keinginannya.
    Orang yang memiliki kecerdasan Persuasive memiliki kemampuan berkarier dengan baik dalam bidang dakwah, motivator, humas (hubungan masyarakat), pemasaran (sales), atau personalia.

2. Penalaran Numerik

NUMERIK = Tes yang di ujikan : deret angka, matematika, tes mengingat, pengetahuan umum, dan pengetahuan alam.

NUMERIK = Arah bakat : dokter, perawat, pilot, arsitek, dan ahli komputer.

Penalaran numerik bertujuan untuk mengungkap kemampuan, pemahaman konsep, dan kecerdasan yang berupa berhitung dengan angka.

Dengan tes ini, diharapkan seseorang mampu berpikir secara teoritis-baik hitungan yang berupa angka maupun logika matematika.

Selain itu, tes ini juga bisa menilai kemampuan bernalar dan logika seseorang. Bakat seseorang berdasarkan penalaran numerik dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian, diantaranya:

  • Mechanical
    Mechanical adalah suatu jenis pekerjaan yang didalamnya berhubungan dengan mesin dan peralatan mekanis.
    Orang yang memiliki kecerdasan tipe mechanical mampu berkarier dengan baik dalam bidang ahli mesin.
  • Computational
    Computational merupakan jenis pekerjaan yaitu berhubungan dengan angka dan hitungan.
    Orang yang memiliki kecerdasan tipe computational mampu berkarier dengan baik dalam bidang akuntan, teller, ahli keuangan, arsitek, kasir, dan ahli matematika.
  • Selain kedua bidang di atas, penalaran numerik juga cocok untuk bidang-bidang pekerjaan, seperti penerbang, tentara, dokter, dan perawat.

3. Penalaran Abstrak

ABSTRAK = Tes yang di ujikan : tes gambar, tes mengingat, matematika, dan deret angka.

ABSTRAK = Arah bakat : astronot, polisi, detektif, ahli komputer, dan arsitek.

Penalaran abstrak adalah suatu instrumen non-verbal yang bertujuan untuk mengungkap kemampuan penalaran dan kemampuan seseorang dalam membayangkan suatu objek.

Subtes yang diujikan adalah tes gambar. Subtes gambar yang diharapkan mampu mengungkap seberapa baik seseorang dapat membayangkan atau membentuk gambar-gambar tanpa melihat objeknya secara langsung.

Dari bakat tersebut dapat dikembangkan sesuai dengan minat yang dimiliki setiap orang. Bakat penalaran abstrak seseorang dapat dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu:

  • Practical
    Practical adalah jenis. pekerjaan yang bersifat praktis, berkaitan langsung dengan penerapan.
    Orang yang memiliki kecerdasan tipe practical memiliiki kemampuan berkarier dengan baik dalam bidang penerbangan, ahli tata busana, perancangan, arsitek, perancangan program, dan ahli komputer.
  • Outdoor
    Outdoor adalah suatu jenis pekerjaan yang dilakukan di luar ruangan atau di tempat yang terbuka.
    Orang yang memiliki kecerdasan tipe outdoor mampu berkarier dengan baik dalam bidang penyidikan, antropolog, ahli kehutanan, dan ahli pertambangan.
    Seseorang yang memiliki skor tinggi dalam penalaran abstrak, jelas memiliki kemampuan nalar yang baik. Namun kemampuan tersebut harus sejalan dengan kemampuan numerik dan verbal.

Catatan

Jika Anda gagal dalam psikotes, janganlah berputus asa dan menyerah.

Sebab, tes ini hanya menguji kemampuan dan kepribadian yang Anda miliki. Jadi, bila gagal belum tentu Anda itu bodoh atau memiliki kepribadian yang kurang baik, melainkan perusahaan memiliki penilaian, kebutuhan, dan standar sendiri.

Mungkin dalam tes ini Anda tidak masuk ke dalam kriteria karyawan yang diinginkan.

Tetaplah menjadi pribadi yang optimistis, selalu berpikir positif, kreatif, dan tidak mudah menyerah.

Yakinlah suatu hari nanti Anda akan mendapatkan posisi pekerjaan yang diinginkan.

Psikotes

Pada bagian pertama ini terdapat sembilan macam tes yang berkaitan dengan tes psikologi untuk mengetahui potensi diri seseorang.

Latihan psikotes di bawah ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan verbal, kemampuan angka, penalaran abstrak, kecepatan dan ketelitian klerikal, penalaran mekanika, relasi ruang, dan pemakaian bahasa.

Sinonim (Tes Persamaan Kata)

Berbeda dengan antonim yang memerintahkan untuk mencari lawan kata maka pada tes kali ini, Anda harus mengartikan sebuah kata dan mencari kata lain yang artinya sama.

Contoh Latihan :
1. Agunan =
a. Setoran
b. Jaminan
c. Angsuran
d. Setoran
e. Kredit

Jawaban dari contoh soal diatas adalah b. Jaminan

Tes Lawan Kata (Antonim)

Tes lawan kata (antonim) digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam memaknai sebuah kata dan mencari lawan katanya.

Contoh Latihan:
1. Remisi =
a. Penetapan
b. Pengurangan
c. Pembetulan
d. Penambahan
e. Perubahan

Jawaban dari contoh soal di atas adalah d. Penambahan

Tes Analogi

Tes analogi digunakan untuk melihat kemampuan analogi verbal seseorang, mulai dari mengartikan makna, fungsi, dan pemakaian kata yang mempunyai hubungan.

Contoh Latihan:
1. Kuman : Penyakit || …
a. Ayam : Telur
b. Ayah : Anak
c. Dokter : Obat
d. Kapur : Guru
e. Api : Kebakaran

Jawaban dari contoh soal di atas adalah e. Api : Kebakaran

Tes Acak Kata

Tes ini merupakan tes verbal yang digunakan untuk mengukur kemampuan penalaran verbal seseorang dengan menggunakan kata-kata dengan pola tertentu.

Contoh Latihan :
1. Batu … Api
a. Keras
b. Cadas
c. Bara
d. Giok
e. Merah

Jawaban dari contoh soal di atas adalah c. Bara

Tes Matematika

Tes matematika ini berfungsi untuk mengukur kemampuan penalaran seseorang dalam berhitung dan berpikir secara logis.

Tes Matematika

Tes matematika ini berfungsi untuk mengukur kemampuan penalaran seseorang dalam berhitung dan berpikir secara logis.

Tes Matematika Berpola

Matematika berpola ialah tes angka yang bertujuan untuk mengukur kemampuan akurasi, kalkulasi, dan ketelitian seseorang.

Contoh Latihan:
1. Perhatikan bilang-bilangan dibawah ini, kemudian tentukan bilangan yang kosong di dalam tanda kurung!

81 (16) 49
36 (…) 64

a. 10
b. 12
c. 14
d. 16
e. 18

Jawaban dari contoh soal diatas adalah c. 14

Tes Deret Angka

Deret angka merupakan tes yang mampu mengukur ketelitian, keakuratan, dan kemampuan menghitung seseorang.

Contoh Latihan:

1. … 27 24 72 … 207 204
a. 8 dan 68
b. 9 dan 69
c. 9 dan 70
d. 10 dan 70
e. 10 dan 71

Jawaban dari contoh soal di atas adalah : b. (9 dan 69)

Tes Gambar

Tes gambar ini dapat melihat kemampuan penalaran spasial, yakni kemampuan seserang dalam membayangkan sebuah bangun ruang tanpa harus melihat secara nyata.

TPU (Tes Kemampuan Umum)

Tes kemampuan umum adalah serangkaian tes tentang pengetahuan yang bersifat umum dan akademik, dimana Anda diminta mengisi jawahan sesuai soal yang telah di dapatkan waktu sekolah.

Tes ini merupakan pelengkap dari suatu serangkaian tes masuk calon pegawai untuk melihat kecerdasasan dan pengetahuan Anda.

Tes Bahasa Indonesia

Tes bahasa Indonesia berguna untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia seseorang.

Tes ini meliputi pengertian makna kalimat, kosakata, pola kalimat, hingga majas.

Contoh Latihan :
1. Yang merupakan kalimat retoris di bawah ini adalah…

a. Siapakah yang sakit, biar diperiksa oleh dokter?
b. Kapan nenek datang, biar dijemput kakak?
c. Di manakah ia berobat, murah sekali biayanya?
d. Siapa nama ayahmu?
e. Apakah gunanya bertengkar, lebih baik kita berdamai bukan?

Jawaban dari contoh soal diatas adalah: e. Apakah gunanya bertengkar, lebih baik kita berdamai bukan?

Tes Bahasa Inggris

Tes ini berguna untuk mengukur kemampuan Inggris seseorang, baik dari arti sebuah kalimat, tenses, pola kalimat, hingga kosakata dalam bahasa Inggris.

Contoh Latihan:
1. Agus : Have you read a letter from Dini?
Fauzan : Yes, I read it last night.
Agus : What did she say?
Fauzan : She… that she was travelled all over Lombok Island.

Choose the correct answer to fill the blank !
a. says
b. ia saying
c. said
d. will say
e. has to say

Jawaban dari contoh soal di atas adalah c. said

Tes Sejarah

Tes sejarah kali ini berguna untuk mengukur pengetahuan sejarah seseorang khususnya sejarah Indonesia. Mulai dari masa kerajaan, penjajahan, hingga setelah kemerdekaan.

Contoh Latihan:
1. Wakil presiden ketiga Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Umum PBB ialah…
a. Umar Wirahadikusumah
b. Sri Sultan Hamengkubuwono IX
c. Adam Malik
d. Sudharmono
e. Try Sutrisno

Jawaban dari contoh soal di atas adalah c. Adam Malik

Tes Tata Negara

Tes ini digunakan untuk menguji kemampuan umum seseorang dalam bidang kenegaraan, mulai dari struktur pemerintahan hingga peraturan yang dikeluarkan oleh negara.

Contoh Latihan:
1. Terbentuknya suatu negara melalui adanya kelebihan dan dominasi seseorang atas orang lain, pemahaman itu merupakan intisari dari…
a. Teori perjanjian
b. Teori pemerintahan
c. Teori politik
d. Teori yuridis
e. Teori kekuasaan

Jawaban dari contoh soal di atas adalah e. Teori kekuasaan

Tes Geografi

Tes Geografi
Tes geografi berguna untuk mengukur kemampuan ilmu geografi seseorang. Misalnya, mengenai permukaan tanah, hasil bumi, iklim, penduduk, flora, dan fauna yang ada di Indonesia.

Contoh Latihan:
1. Pengikisan terhadap batuan yang dilakukan oleh air, angin, atau gletser disebut dengan…
a. Sedimentasi
b. Erosi
c. Pelapukan
d. Vulkanisme
e. Reboisasi

Jawaban dari contoh soal di atas adalah b. Erosi

Avatar
Founder and CEO pusilpen.online, pusatilmupengetahuan.com, saintek.id Playmaker dewicookies.com, nusacharity.org, qothrunnadaa.com, etc...